Berita Nabire
Taman Gizi Disiapkan untuk UMKM, Sekda Nabire Ajak Semua Pihak Dukung Penataan
NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Pemerintah Kabupaten Nabire mulai menata kawasan Taman Gizi untuk menjadi lokasi baru bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masyarakat. Penataan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan kawasan kota yang lebih tertib, nyaman, dan mendukung perkembangan ekonomi masyarakat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd., mengatakan Taman Gizi dipersiapkan sebagai lokasi bagi pelaku UMKM yang sebelumnya berjualan di kawasan Pantai Nabire, Jumat (18/9/2026).
Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di Taman Gizi, dalam kegiatan Karya Bakti TNI Peduli Sampah Bersama Masyarakat yang merupakan rangkaian menyongsong HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026.

Menurutnya, pemindahan UMKM dari kawasan Pantai Nabire dilakukan seiring perkembangan Kota Nabire yang semakin pesat. Kawasan pantai dinilai perlu dikembangkan dan ditata sebagai ruang wisata, sementara aktivitas UMKM membutuhkan lokasi yang lebih sesuai.
“Kalau tetap dijadikan di sana untuk tempat wisata, termasuk untuk pengembangan UMKM dari masyarakat, memang sudah tidak memenuhi syarat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti aspek keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam penataan kawasan tersebut. Menurutnya, aktivitas perdagangan dan lalu lintas masyarakat di lokasi sebelumnya perlu ditata agar tidak menimbulkan persoalan maupun potensi bahaya.
Karena itu, pemerintah mengarahkan para pelaku UMKM ke lokasi baru di Taman Gizi. Penataan kawasan tersebut diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih layak bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas ekonomi.


Ia menegaskan bahwa kebijakan pemerintah tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak TNI, Polri, organisasi masyarakat, serta tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk bersama-sama mendukung proses penataan.
“Memang perintah Pak Bupati, tetapi yang melaksanakan itu kita semua, baik dari TNI, Polri, seluruh elemen masyarakat dan organisasi,” katanya.
Ia berharap kebersamaan tersebut dapat mewujudkan cita-cita menjadikan Nabire sebagai ibu kota Provinsi Papua Tengah yang bersih, nyaman, dan indah.
“Setelah kita menjadi kota provinsi, apa yang kita cita-citakan, mari kita semua saling mendukung,” pungkasnya. (*)
Berita Daerah
Delion Daniel, Peserta Muda Turnamen Catur di Nabire yang Tampil Percaya Diri
NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Memperingati Hari Perdamaian Dunia, Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Papua Tengah berkolaborasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Tengah menggelar turnamen catur tingkat provinsi.
Berlokasi di Cafe Ahmad Amiin Girimulyo, Nabire, ajang terbuka dan gratis ini diikuti oleh 42 peserta yang bertanding dalam enam babak dengan sistem Swiss, Sabtu (19/9/2026).


Turnamen ini memperebutkan total hadiah senilai Rp 4,5 juta dari sponsor Ketua Percasi Papua Tengah, Tabroni M. Cahya, SH. Adapun rincian hadiah bagi para pemenang adalah:
Juara 1: Rp 1.000.000
Juara 2: Rp 900.000
Juara 3: Rp 800.000
Juara 4: Rp 700.000
Juara 5: Rp 600.000
Juara 6: Rp 500.000
Di tengah dominasi pecatur dewasa, kejuaraan ini menarik perhatian publik dengan hadirnya peserta termuda, Delion Daniel. Siswa kelas 5 SD Inpres Nabarua, Nabire, tersebut tampil percaya diri mengasah otak di atas papan catur menghadapi lawan-lawan yang jauh lebih berpengalaman.
Ibu dari Delion, Natalina Humuri, mengungkapkan bahwa ketertarikan buah hatinya pada olahraga catur berawal dari kebiasaan bermain game catur digital. Selain itu, Delion biasa melihat pamannya bermain catur, dari situ dia tertarik dan belajar otodidak serta sering bermain bersama teman-temannya di rumah. Begitu mendapat informasi mengenai turnamen terbuka ini, Delion secara mandiri meminta didaftarkan guna menguji kemampuan sekaligus mencari pengalaman.


”Ini pertama kalinya dia ikut lomba resmi. Walaupun lawan-lawannya didominasi oleh pemain dewasa, dia memiliki rasa percaya diri yang tinggi untuk mencoba bertanding,” ujar Natalina saat diwawancarai di sela-sela pertandingan.
Kehadiran talenta muda seperti Delion Daniel diharapkan menjadi stimulus pembinaan atlet catur berkelanjutan di Papua Tengah. Perhatian serta dukungan dari Pemerintah Kabupaten Nabire maupun Pemerintah Provinsi Papua Tengah dinilai krusial untuk membina potensi bakat muda agar mampu berprestasi di kancah yang lebih tinggi. (*)
Berita Nabire
Peringati Hari Perdamaian Dunia, Percasi Papua Tengah Gelar Turnamen Catur di Nabire, Udin: Catur Tingkatkan Kreativitas Berpikir
NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Memperingati Hari Perdamaian Dunia, Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Papua Tengah berkolaborasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Tengah menggelar turnamen catur tingkat provinsi.
Berlokasi di Cafe Ahmad Amiin Girimulyo, Nabire, ajang yang dibuka gratis ini diikuti oleh 42 peserta dan memperebutkan total hadiah Rp 4,5 juta sponsor dari Tabroni M. Cahya. Pertandingan berjalan sengit sebanyak enam babak dengan menerapkan sistem Swiss, Sabtu (19/9/2026).


Adapun rincian hadiah untuk para pemenang adalah sebagai berikut:
Juara 1: Rp 1.000.000
Juara 2: Rp 900.000
Juara 3: Rp 800.000
Juara 4: Rp 700.000
Juara 5: Rp 600.000
Juara 6: Rp 500.000
Jadi jumlah total sponsor hadiah sebanyak Rp 4.500.000 dari Ketua Percasi Papua Tengah, Tabroni M. Cahya, SH.
Panitia sekaligus Wasit Pertandingan, Fahrudin yang akrab disapa Pak Udin menegaskan bahwa kejuaraan ini membawa misi menciptakan kedamaian serta keharmonisan di tengah masyarakat.


“Melalui momentum Hari Perdamaian Dunia ini, kami berharap olahraga catur bisa membawa masyarakat menuju kehidupan yang lebih tenang, nyaman, rukun, dan sejahtera,” ujar Udin di lokasi pertandingan.
Di samping itu, Udin menyoroti pentingnya olahraga catur untuk mengasah ketajaman mental dan konsentrasi generasi muda di era digital.
”Anak-anak sekarang terlalu sering scrolling gawai hingga hilang fokus. Catur hadir untuk meningkatkan daya kreativitas berpikir mereka, dan kami berharap kedepan ada sponsor agar olahraga ini bisa masuk sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah,” tuturnya. (*)
Berita Nabire
Pemprov Resmi Buka Peparda I Papua Tengah di Nabire, Gubernur Meki: Keterbatasan Bukan Penghalang Raih Prestasi
NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi membuka Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparda) Pertama Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 di Nabire. Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Asisten I Setda Papua Tengah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Alanthino Wiay, yang hadir mewakili Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa.
Ajang olahraga yang mempertandingkan cabang atletik, bulu tangkis, tenis meja, karate, dan catur ini diselenggarakan sebagai wadah pembinaan serta ruang ekspresi bagi para pelajar penyandang disabilitas, Jumat (18/9/2026).


Dalam sambutannya, Alanthino menegaskan bahwa keterbatasan fisik tidak boleh menjadi penghalang bagi para pelajar untuk meraih prestasi dan menatap masa depan.
“Peparda Pertama ini merupakan momentum penting untuk memberikan ruang kepada para pelajar penyandang disabilitas dalam mengembangkan potensi dan menunjukkan kemampuan mereka. Jadikan kesempatan ini sebagai ajang membuktikan bahwa perbedaan bukanlah kendala untuk meraih sukses,” ujarnya.
Ia juga membakar semangat peserta agar tampil percaya diri tanpa rasa minder. “Jangan takut untuk berkompetisi dan jangan merasa rendah diri. Menang atau kalah adalah hal biasa, yang terpenting adalah keberanian untuk tampil dan berusaha sungguh-sungguh,” tambahnya.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap ajang bertema “Pemulihan Bersinar, Daerah Bergema” ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, melainkan sarana mempererat persaudaraan dan membangun karakter generasi muda yang disiplin.
Melalui Peparda I, Pemprov Papua Tengah berkomitmen terus mendukung pembinaan atlet difabel secara berkesinambungan agar potensi para pelajar Papua Tengah dapat terus terasah hingga kancah yang lebih tinggi. (*)
Berita Intan Jaya
Pemprov Papua Tengah Salurkan Bantuan Rp.500 Juta dan Alkes ke RSUD Intan Jaya, Meki Nawipa: “Fasilitas Medis Wajib Memadai”
INTAN JAYA, Papua Tengah | News.papuatengah.info Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyalurkan bantuan alat kesehatan (alkes) serta dana pendukung program “Ko Harus Sehat” senilai Rp 500 juta untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Intan Jaya dan sejumlah puskesmas di wilayah tersebut.
Penyerahan bantuan dilakukan dalam rangkaian kunjungan kerja (kunker) ketiga Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Rabu (16/9/2026). Penyerahan alkes mencakup berbagai peralatan medis vital, seperti USG, incubator, phototherapy unit, infant bubble CPAP system, ECG, hingga Reagen Puskesmas.

Dalam sambutan Gubernur Meki Nawipa menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat layanan kesehatan dasar masyarakat pedalaman. Ia berharap bantuan fasilitas medis ini dapat langsung dimaksimalkan oleh para tenaga medis agar pelayanan masyarakat di daerah pedalaman semakin baik dan cepat terlayani, Jumat (18/9/2026).
“Fasilitas medis wajib memadai agar masyarakat pedalaman tidak lagi terkendala saat membutuhkan perawatan darurat. Saya berharap RSUD Intan Jaya memanfaatkannya secara maksimal untuk menyelamatkan banyak nyawa,” ujar Meki Nawipa.


Pihak rumah sakit pun menyambut positif penyerahan dukungan sarana medis tersebut.
“Kami RSUD Intan Jaya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Papua Tengah melalui Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah atas bantuan alat-alat kesehatan untuk RSUD Intan Jaya,” tutur perwakilan tenaga kesehatan RSUD Intan Jaya di Sugapa.
Pemkab Intan Jaya dan jajaran tenaga medis setempat berharap Pemprov Papua Tengah terus menempatkan fasilitas kesehatan di wilayah pedalaman terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T) sebagai prioritas utama, sejalan dengan pembangunan sektor pendidikan, demi mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat Papua. (*)
Berita Nabire
DPO Napi Lapas Nabire Ditangkap di Kampung Harapan, Polisi Ungkap Dugaan Curanmor dan Ganja
NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Setelah lebih dari setahun melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Nabire, ST (21), narapidana berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO), akhirnya ditangkap Tim Khusus Reskrim Umum Polda Papua Tengah di Kampung Harapan, Nabire, Kamis (17/9/2026) malam.
Penangkapan dilakukan di kawasan ujung Lapangan Terbang Lama Nabire saat polisi menyelidiki dugaan keterlibatan sejumlah orang dalam kasus pencurian, pembegalan, dan penyalahgunaan narkotika jenis ganja.
Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah, Kompol Henry J. Manurung, mengatakan tim mengamankan tiga pemuda di lokasi. Setelah pemeriksaan, polisi mengetahui salah satunya merupakan ST, narapidana yang melarikan diri dari Lapas Nabire pada 2025.
“Setelah kita lakukan pemeriksaan, diketahui bahwa salah satu dari mereka adalah ST, yang merupakan DPO narapidana yang melarikan diri dari Lapas Kelas II B Nabire pada tahun 2025,” kata Kompol Henry.
Dari hasil pemeriksaan sementara, ST diduga terlibat dalam sejumlah aksi kriminal di wilayah Kampung Harapan, termasuk pencurian sepeda motor, pembegalan, serta peredaran ganja.
“ST mengakui beberapa kali melakukan pencurian sepeda motor dan aksi begal. Dia juga diduga terlibat dalam aktivitas peredaran atau penjualan ganja. Jadi kami berhasil mengamankan barang bukti narkotika jenis ganja sebanyak 43 paket yang dimilikinya,” ujarnya.
Kompol Henry menegaskan, penyidik masih mendalami dugaan keterlibatan ST dalam sejumlah kasus tersebut. Polisi juga berkoordinasi dengan pihak Lapas Kelas II B Nabire untuk memastikan status dan riwayat pelariannya.
Sementara itu, dua pemuda lainnya yang turut diamankan, berinisial BP dan AG, masih menjalani pemeriksaan untuk mendalami kemungkinan keterlibatan mereka dalam perkara tersebut.
“Jadi untuk dua orang lainnya, saat ini masih kita lakukan pemeriksaan,” pungkasnya.
ST sebelumnya merupakan narapidana kasus pencurian sepeda motor. Ia melarikan diri dari Lapas Kelas II B Nabire pada Juni 2025 bersama 18 narapidana lainnya.
Kini, S kembali diamankan aparat kepolisian untuk menjalani proses hukum, sementara penyidik terus mengembangkan penyelidikan terhadap sejumlah dugaan tindak pidana yang melibatkan dirinya. (*)
-
Berita Nabire7 hari agoSebulan Dialog Konflik Intan Jaya Buntu, Jozan Sani Ancam Bakar Gedung DPR dan Kantor Gubernur Papua Tengah
-
Berita Nabire6 hari agoGPMI-I Menolak Keras Kunker Gubernur Meki dan Rombongan Ke Intan Jaya, Jozan Sani: “Hentikan Kegiatan Seremonial dan Segera Bentuk Pansus”
-
Berita Nabire6 hari agoKarhutla di Nabire Barat Lahap 67 Hektare Lahan Sawit: Terbakar atau Dibakar?
-
Berita Nabire19 jam agoDisdikbud Papua Tengah Perkuat Kapasitas Guru Mapega di Daerah 3T, Nurhaidah: “Hak Belajar Anak Wajib Terlayani”
-
Berita Nabire5 hari agoLantik 5 Pejabat Papua Tengah, Gubernur MEPA Tegaskan Kemajuan Birokrasi Ada di Tangan Pemimpin yang Amanah
-
Berita Nabire6 hari agoSentuhan Kasih Bhayangkari Papua Tengah Salurkan Logistik Korban Kebakaran Kompas Paniai
-
Berita Daerah3 hari agoTurnamen Catur PERCASI Papua Tengah Digelar Peringati Hari Perdamaian Dunia, Panitia Tekankan Semangat “Untuk Menguatkan Persatuan Dan Perdamaian”
-
Berita Nabire3 hari agoJadwal KM Gunung Dempo Jayapura-Nabire Mundur 3 Jam, Ini Penjelasan Pelni Nabire





