Berita Nabire
13 Tahun STAK Nabire, Marthen Ukago: Pendidikan Keagamaan Kunci Pembentukan Karakter SDM Papua
NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Sekolah Tinggi Agama Kristen (STAK) Nabire menggelar perayaan Dies Natalis XIII di Aula Chapel Pastoral Thomas Degei, Kali Merah, Distrik Nabire Barat. Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIT hingga selesai ini mengusung tema “13 Tahun Dalam Penyertaan Tuhan: Bertumbuh, Berakar, Berbuah dan Berdampak Bagi Tanah Papua”.
Perayaan tersebut menjadi momentum refleksi untuk memperkuat komitmen kampus keagamaan dalam mencetak generasi beriman, berilmu, dan berintegritas. Suasana acara berlangsung penuh sukacita dengan kehadiran para alumni, civitas akademika, pertunjukan seni puisi, serta penyerahan hadiah lomba, Rabu (16/9/2026).


Mewakili Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Marthen Ukago, hadir untuk menyampaikan amanat pemerintah daerah.
Marthen menekankan bahwa keberadaan perguruan tinggi keagamaan memiliki peran strategis dalam membangun kualitas moral generasi muda.
“Pendidikan tinggi keagamaan tidak hanya berbicara mengenai pengetahuan akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam membentuk pribadi yang memiliki iman, karakter, integritas, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan masyarakat,” ujar Marthen Ukago.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyampaikan apresiasi atas dedikasi STAK Nabire yang selama 13 tahun konsisten mengambil bagian dalam pembangunan sumber daya manusia.
Pemprov Papua Tengah berharap peringatan ini tidak sebatas kegiatan seremonial, melainkan pendorong pembenahan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah mendoakan agar STAK Nabire semakin berkembang dalam naungan hikmat Tuhan, serta terus melahirkan lulusan berkualitas yang siap membawa kedamaian dan kemajuan bagi Tanah Papua. (*)
Berita Kesehatan
FGD Pendidikan Inklusif di Nabire, Pemprov Papua Tengah Perkuat Layanan Disabilitas Lewat Sistem Rujukan ABK

NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Mewujudkan Pendidikan Inklusif dan Penguatan Unit Layanan Disabilitas Menuju Papua Tengah yang Ramah, Setara, dan Berkelanjutan” di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, Nabire, mulai pukul 08.00 WIT-Selesai, Rabu (16/9/2026).
Langkah ini diambil untuk merumuskan tugas dan fungsi Unit Layanan Disabilitas (ULD) serta membangun sistem rujukan penanganan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang terintegrasi di wilayah tersebut. Forum yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah ini melibatkan lintas sektor, mulai dari dinas kesehatan, dinas sosial, tenaga medis, psikolog, guru pendamping khusus, hingga orang tua.


Dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli Setda Papua Tengah sekaligus Asisten III, Viktor Fun, hadir mewakili Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa untuk membacakan sambutan resmi dan membuka acara secara resmi. Menyampaikan amanat Gubernur, Viktor menegaskan pentingnya pemenuhan hak belajar bagi seluruh anak tanpa diskriminasi.
“Pendidikan adalah hak setiap anak. Setiap anak di Papua Tengah harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang, termasuk Anak Berkebutuhan Khusus. Tidak boleh ada anak yang tertinggal hanya karena kondisi fisik, intelektual, maupun kebutuhan khusus yang dimilikinya,” ujar Viktor Fun.
Lebih lanjut, Gubernur Meki mengajak seluruh elemen masyarakat dan instansi pemerintah untuk mengubah cara pandang terhadap penyandang disabilitas.


“Jangan hanya melihat keterbatasannya. Setiap anak mempunyai potensi, kemampuan, dan masa depan. Tugas pemerintah adalah memastikan mereka mendapatkan ruang dan kesempatan untuk mengembangkan potensi tersebut,” tuturnya.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap forum FGD ini menghasilkan skema penanganan ABK yang sederhana, tidak rumit, dan dapat segera diterapkan sesuai dengan kondisi riil di Papua Tengah agar pelayanan inklusif dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. (*)
Berita Nabire
Dari Nabire untuk Papua Tengah, Deinas Geley Dorong Percepatan Infrastruktur Transportasi

Jakarta | News.papuatengah.info– Pemerintah Provinsi Papua Tengah mendorong dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat pengembangan infrastruktur transportasi, khususnya Bandara dan Pelabuhan Nabire.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley, S.Sos., M.Si., usai melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Perhubungan RI Komjen Pol (Purn) Drs. Suntana, M.Si., bersama sejumlah pejabat Kementerian Perhubungan, Selasa (15/9/2026).
Ia mengatakan, pertemuan tersebut membahas rencana pengembangan Bandara Nabire, termasuk perpanjangan landasan pacu dari sekitar 1.400 meter lebih menjadi lebih dari 2.000 meter. Pengembangan ini dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas pelayanan serta konektivitas transportasi udara di Papua Tengah.

Menurutnya, kebutuhan anggaran untuk pengembangan Bandara Nabire diperkirakan mencapai sekitar Rp500 miliar. Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan mengalokasikan sekitar Rp80 miliar melalui anggaran daerah, sedangkan sisanya diharapkan mendapat dukungan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan.
“Bandara itu butuh kurang lebih dana Rp500 miliar. Pemprov kita anggarkan Rp80 miliar, kemudian sisanya sekitar Rp400 miliar bisa dibantu Kementerian Perhubungan,” katanya.
Dukungan pemerintah pusat tersebut, lanjutnya, merupakan tindak lanjut dari kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia ke Nabire. Dalam kunjungan tersebut, kondisi Bandara dan Pelabuhan Nabire menjadi salah satu perhatian pemerintah pusat.
Selain pengembangan landasan pacu, Kementerian Perhubungan juga menyatakan kesiapan membantu pembangunan terminal TPA dan TPEB. Untuk merealisasikan pembangunan tersebut, Pemprov Papua Tengah diminta menyiapkan lahan sekitar lima hektare.
Pembahasan juga mencakup peningkatan sejumlah bandara perintis di wilayah Papua Tengah, antara lain di Kabupaten Puncak, Ilaga, Timika, Deiyai, dan Dogiyai. Pemerintah daerah mendorong peningkatan fasilitas bandara-bandara tersebut agar pelayanan transportasi masyarakat semakin baik.
Deinas menegaskan, selain pembangunan infrastruktur besar, pemerintah juga mengusulkan pemasangan pembatas atau pagar pengaman di sepanjang sejumlah ruas jalan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
“Yang kecil-kecil juga kami dorong, tetapi yang besar adalah Bandara dan Pelabuhan Nabire. Itu harus kita tuntaskan,” tegasnya.
Ia berharap dukungan pemerintah pusat tersebut dapat segera direalisasikan melalui koordinasi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Dengan peningkatan infrastruktur transportasi, akses masyarakat di Papua Tengah diharapkan semakin terbuka, konektivitas antardaerah semakin baik, serta dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik di wilayah tersebut. (*)
Berita Daerah
Karhutla Landa Bukit di Giri Mulyo Nabire, Api Terlihat Hingga Malam Ini

NABIRE – News Papuatengah.info – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terjadi di wilayah Kelurahan Giri Mulyo, di Gunung belakang Kuburan Giri Mulyo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Senin sore 15 September 2026 hingga malam ini.

Dari pantauan warga, kobaran api terlihat jelas dari kejauhan membakar area perbukitan yang berada tepat di belakang pemukiman penduduk. Asap tebal menyelimuti kawasan tersebut dan cahaya api masih menyala di beberapa titik hingga malam hari.
Belum diketahui pasti penyebab dan luas lahan yang terbakar. Warga sekitar mengaku khawatir api akan merembet mendekati rumah warga mengingat lokasi kebakaran berdekatan dengan area permukiman dan kondisi angin yang cukup kencang sore tadi.
Hingga berita ini diturunkan, tim pemadam kebakaran dan aparat terkait dilaporkan telah menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman. Belum ada laporan korban jiwa.
Pihak BPBD Kabupaten Nabire masih dalam upaya konfirmasi terkait penanganan dan penyebab kebakaran.
Reporter: Yohan Gobai – Central Media News
Berita Nabire
Tak Disangka, Motor yang Hilang Enam Tahun Ditemukan Saat Aksi Demo Berlangsung

NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Enam tahun menjadi waktu penantian bagi pemilik sepeda motor Honda Beat yang dilaporkan hilang pada 2020. Harapan menemukan kendaraan tersebut akhirnya terwujud setelah Polres Nabire mengamankan satu unit sepeda motor yang teridentifikasi sebagai kendaraan dalam laporan kehilangan, Selasa (15/9/2026).
Hal tersebut disampaikan Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu saat memberikan keterangan di Polres Nabire, Selasa. Ia menjelaskan, kendaraan diamankan sekitar pukul 13.00 WIT setelah penyampaian aspirasi oleh massa yang mengatasnamakan Solidaritas Pelajar West Papua (SPWP).
“Setelah penyampaian aspirasi dari adik-adik kita yang mengatasnamakan organisasi SPWP, sempat diamankan satu kendaraan yang dicurigai merupakan hasil dari tindak pidana atau hasil pencurian,” ujarnya.
Kecurigaan tersebut ditindaklanjuti dengan pemeriksaan nomor rangka dan nomor mesin. Hasil pengecekan menunjukkan sepeda motor tersebut memiliki laporan kehilangan pada 2020.


Kendaraan itu dilaporkan hilang pada 6 Mei 2020 sekitar pukul 17.00 WIT di Jalan Medan, Kelurahan Karangmulia, Kabupaten Nabire.
Sepeda motor tersebut merupakan Honda Beat berwarna pink-hitam dengan nomor polisi PA 6399 KD, nomor rangka MH1JM1128KK134190 dan nomor mesin JM11E2116341 atas nama Hamzah Musa. Saat ditemukan, warna kendaraan telah berubah dari warna aslinya.
“Ini motor awalnya warna pink-hitam, tapi sudah diubah warnanya,” jelasnya.
Anak Hamzah Musa kemudian hadir di Polres Nabire untuk melihat kendaraan tersebut. Pemilik saat ini berada di Morawali sehingga diwakili oleh anaknya.
“Bapaknya sekarang berada di Morawali. Jadi diwakilkan anaknya untuk datang melihat kendaraan yang kita amankan, sekaligus nanti kita kembalikan,” katanya.
Ia juga menanggapi klaim salah satu peserta aksi yang mengaku kehilangan sepeda motor. Ia meminta yang bersangkutan menunjukkan STNK dan BPKB sebagai bukti kepemilikan. Namun, orang tersebut menyampaikan dokumen berada di dalam jok kendaraan.
Kapolres mengatakan pihaknya telah mengarahkan yang bersangkutan ke Polres Nabire untuk klarifikasi, tetapi yang bersangkutan meninggalkan lokasi.
“Kami dari Polres Nabire bersama Satreskrim dan jajaran pada prinsipnya akan tetap menegakkan kebenaran serta menjaga keamanan di Nabire sebagai bagian dari Provinsi Papua Tengah,” pungkasnya. (*)
Berita Nabire
Kawal Aksi SPWP di Nabire hingga Kondusif, Danlanal Nabire: “Sinergitas TNI-Polri dan Pelajar Kunci Keamanan Daerah”

NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Penyampaian aspirasi oleh Solidaritas Pelajar West Papua (SPWP) Wilayah Nabire pada Selasa berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Sekitar 300 massa gabungan pelajar dan mahasiswa menggelar aksi long march melintasi rute BMW, Pasar Karang, hingga halaman kantor lama Bandara Nabire di depan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah.
Berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 12.40 WIT, massa menyuarakan penolakan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta menuntut penyediaan pendidikan gratis di Tanah Papua. Selama kegiatan berlangsung, situasi keamanan tetap terkendali sehingga aktivitas masyarakat sekitar dapat berjalan normal.


Pengamanan aksi ini dikawal ketat oleh aparat gabungan TNI-Polri, termasuk Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Nabire, Letkol Laut (P) Mario Marco, bersama jajaran kepolisian dan personel satgas. Danlanal Nabire menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kelancaran serta kedamaian selama proses pengawalan unjuk rasa tersebut. Menurutnya, terciptanya suasana yang aman tidak terlepas dari kolaborasi lintas pihak di lapangan, Selasa (15/9/2026).
“Kondisi yang tetap kondusif ini dapat terwujud berkat sinergitas serta kerja sama yang baik antara aparat TNI-Polri, para pelajar, hingga dukungan dari kalangan wartawan,” ujar Letkol Laut (P) Mario Marco.


Lebih lanjut, Letkol Laut (P) Mario Marco menegaskan komitmen TNI Angkatan Laut untuk terus menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah Nabire melalui pendekatan yang persuasif serta koordinasi yang solid. Ia juga mengimbau seluruh elemen masyarakat dan para pelajar untuk terus merawat komunikasi yang baik dalam setiap penyampaian aspirasi demi ketenteraman bersama.
“Keberhasilan pengamanan ini juga tidak lepas dari rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kami berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan di Nabire melalui komunikasi persuasif dan koordinasi yang solid agar situasi daerah tetap harmonis,” tegasnya. (*)
-
Berita Nabire4 hari agoSebulan Dialog Konflik Intan Jaya Buntu, Jozan Sani Ancam Bakar Gedung DPR dan Kantor Gubernur Papua Tengah
-
Berita Nabire4 hari agoPemprov Papua Tengah Luruskan Isu Relokasi PKL Nabire, Dorong Kolaborasi Lintas Pemerintah
-
Berita Nabire3 hari agoGPMI-I Menolak Keras Kunker Gubernur Meki dan Rombongan Ke Intan Jaya, Jozan Sani: “Hentikan Kegiatan Seremonial dan Segera Bentuk Pansus”
-
Berita Jayawijaya7 hari ago3 Petugas Bapang Tewas Ditembak OTK di Jayawijaya, Ini Pelanggaran HAM Berat!
-
Berita Nabire3 hari agoKarhutla di Nabire Barat Lahap 67 Hektare Lahan Sawit: Terbakar atau Dibakar?
-
Berita Nabire2 hari agoLantik 5 Pejabat Papua Tengah, Gubernur MEPA Tegaskan Kemajuan Birokrasi Ada di Tangan Pemimpin yang Amanah
-
Berita Nabire3 hari agoSentuhan Kasih Bhayangkari Papua Tengah Salurkan Logistik Korban Kebakaran Kompas Paniai
-
Berita Paniai5 hari agoWagub Deinas Geley Minta Kepala Kampung Jaga Kondusivitas Pembangunan di Paniai

















































