Berita Nabire
Peringati Hari Perdamaian Dunia, Percasi Papua Tengah Gelar Turnamen Catur di Nabire, Udin: Catur Tingkatkan Kreativitas Berpikir
NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Memperingati Hari Perdamaian Dunia, Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Papua Tengah berkolaborasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Tengah menggelar turnamen catur tingkat provinsi.
Berlokasi di Cafe Ahmad Amiin Girimulyo, Nabire, ajang yang dibuka gratis ini diikuti oleh 42 peserta dan memperebutkan total hadiah Rp 4,5 juta sponsor dari Tabroni M. Cahya. Pertandingan berjalan sengit sebanyak enam babak dengan menerapkan sistem Swiss, Sabtu (19/9/2026).


Adapun rincian hadiah untuk para pemenang adalah sebagai berikut:
Juara 1: Rp 1.000.000
Juara 2: Rp 900.000
Juara 3: Rp 800.000
Juara 4: Rp 700.000
Juara 5: Rp 600.000
Juara 6: Rp 500.000
Jadi jumlah total sponsor hadiah sebanyak Rp 4.500.000 dari Ketua Percasi Papua Tengah, Tabroni M. Cahya, SH.
Panitia sekaligus Wasit Pertandingan, Fahrudin yang akrab disapa Pak Udin menegaskan bahwa kejuaraan ini membawa misi menciptakan kedamaian serta keharmonisan di tengah masyarakat.


“Melalui momentum Hari Perdamaian Dunia ini, kami berharap olahraga catur bisa membawa masyarakat menuju kehidupan yang lebih tenang, nyaman, rukun, dan sejahtera,” ujar Udin di lokasi pertandingan.
Di samping itu, Udin menyoroti pentingnya olahraga catur untuk mengasah ketajaman mental dan konsentrasi generasi muda di era digital.
”Anak-anak sekarang terlalu sering scrolling gawai hingga hilang fokus. Catur hadir untuk meningkatkan daya kreativitas berpikir mereka, dan kami berharap kedepan ada sponsor agar olahraga ini bisa masuk sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah,” tuturnya. (*)
Berita Daerah
Turnamen Catur Memperingati Hari Perdamaian Dunia Sukses Digelar di Nabire Papua Tengah
NABIRE, News. papuatengah.info – Turnamen Catur dalam rangka memperingati Hari Perdamaian Dunia sukses digelar, Sabtu (19/9/2026) di Cafe Ahmad Amiin Girimulyo, Nabire, Papua Tengah.



Even perdana yang mengusung jargon “Catur Mempersatukan dan Mengutakan Perdamaian” ini diselenggarakan oleh Percasi Papua Tengah bersama KONI Provinsi Papua Tengah dan diikuti sebanyak 42 peserta dari berbagai daerah di Papua Tengah.
Turnamen yang direncanakan mulai pukul 13.00 WIT dengan Technical Meeting ini, secara resmi dibuka sekitar pukul 15.15 WIT oleh YOMI WANIMBO, Wakil Ketua II KONI Provinsi Papua Tengah.
Dalam sambutannya, Yomi Wanimbo menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen catur perdana ini. Menurutnya, catur bukan hanya olahraga prestasi, tetapi juga media untuk membangun perdamaian, sportivitas dan persatuan.
Turnamen mempertandingkan 6 babak dengan sistem Swiss. Seluruh hadiah disponsori oleh Tabroni M. Cahya, S.H. dengan total hadiah sebesar Rp 4.500.000 dan pendaftaran peserta digratiskan.
Setelah melalui persaingan sengit dan ketat di atas 64 petak, keluar sebagai juara:
DAFTAR JUARA:
Juara 1: Basir – Rp 1.000.000
Juara 2: Ermin – Rp 900.000
Juara 3: Aris – Rp 800.000
Juara 4: Marlon – Rp 700.000
Juara 5: Hanafi – Rp 600.000
Juara 6: Haji Anto – Rp 500.000
Basir tampil dominan dan keluar sebagai juara umum. Sementara perebutan juara 2 hingga 5 berlangsung sangat ketat dengan poin yang sama dan harus ditentukan melalui sistem perhitungan Buchholz.


Panitia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, khususnya kepada sponsor, KONI Papua Tengah dan seluruh peserta. Diharapkan turnamen ini menjadi agenda rutin tahunan dan menjadi wadah pembinaan atlet catur di Papua Tengah menuju event yang lebih besar” Prapon/Kejurda” memepersiapkan altet catur menuju PON 2028.
Acara ditutup dengan penyerahan hadiah yang diserahkan langsung oleh Arfa Hamzah mewakili sponsor, selanjutnya dilakukan foto bersama di depan spanduk Turnamen Catur Provinsi Papua Tengah. (*)
Redakasi
Berita Daerah
Korwil LMA Papua Tengah Salurkan Baksos, Yona Kogoya Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Kawal Pembangunan
NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Koordinator Wilayah Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Provinsi Papua Tengah, Yona Kogoya, menyalurkan bantuan sosial (baksos) berupa sembako sekaligus menyosialisasikan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Nabarua, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Sabtu (19/9/2026).
Langkah ini diambil untuk memperkuat sinergi dan mendorong partisipasi aktif warga dalam mengawal percepatan pembangunan di provinsi baru tersebut. Yona menekankan bahwa ruang penyampaian aspirasi dan kritik terhadap kebijakan pemerintah tetap terbuka lebar, selama dilakukan melalui saluran yang tepat dan mengutamakan kedamaian daerah.
“Kita harus bersama-sama menjaga stabilitas keamanan di wilayah. Kalau ada pendapat atau kritik terhadap kebijakan pemerintah, silakan disampaikan dengan baik melalui cara yang tepat, jangan sampai menimbulkan gangguan stabilitas di daerah,” kata Yona di sela-sela kegiatan yang berlangsung aman dan tertib tersebut.
Melalui aksi sosial ini, LMA Papua Tengah berharap program serupa dapat berjalan berkesinambungan demi mempererat komunikasi antara masyarakat adat dan pemerintah. Keterlibatan aktif seluruh elemen warga menjadi kunci utama agar manfaat pembangunan daerah dapat dirasakan secara nyata, merata, dan berkelanjutan di Kabupaten Nabire.
“Pembangunan tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat,” ujar Yona. (*)
Berita Daerah
Delion Daniel, Peserta Muda Turnamen Catur di Nabire yang Tampil Percaya Diri
NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Memperingati Hari Perdamaian Dunia, Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Papua Tengah berkolaborasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Tengah menggelar turnamen catur tingkat provinsi.
Berlokasi di Cafe Ahmad Amiin Girimulyo, Nabire, ajang terbuka dan gratis ini diikuti oleh 42 peserta yang bertanding dalam enam babak dengan sistem Swiss, Sabtu (19/9/2026).


Turnamen ini memperebutkan total hadiah senilai Rp 4,5 juta dari sponsor Ketua Percasi Papua Tengah, Tabroni M. Cahya, SH. Adapun rincian hadiah bagi para pemenang adalah:
Juara 1: Rp 1.000.000
Juara 2: Rp 900.000
Juara 3: Rp 800.000
Juara 4: Rp 700.000
Juara 5: Rp 600.000
Juara 6: Rp 500.000
Di tengah dominasi pecatur dewasa, kejuaraan ini menarik perhatian publik dengan hadirnya peserta termuda, Delion Daniel. Siswa kelas 5 SD Inpres Nabarua, Nabire, tersebut tampil percaya diri mengasah otak di atas papan catur menghadapi lawan-lawan yang jauh lebih berpengalaman.
Ibu dari Delion, Natalina Humuri, mengungkapkan bahwa ketertarikan buah hatinya pada olahraga catur berawal dari kebiasaan bermain game catur digital. Selain itu, Delion biasa melihat pamannya bermain catur, dari situ dia tertarik dan belajar otodidak serta sering bermain bersama teman-temannya di rumah. Begitu mendapat informasi mengenai turnamen terbuka ini, Delion secara mandiri meminta didaftarkan guna menguji kemampuan sekaligus mencari pengalaman.


”Ini pertama kalinya dia ikut lomba resmi. Walaupun lawan-lawannya didominasi oleh pemain dewasa, dia memiliki rasa percaya diri yang tinggi untuk mencoba bertanding,” ujar Natalina saat diwawancarai di sela-sela pertandingan.
Kehadiran talenta muda seperti Delion Daniel diharapkan menjadi stimulus pembinaan atlet catur berkelanjutan di Papua Tengah. Perhatian serta dukungan dari Pemerintah Kabupaten Nabire maupun Pemerintah Provinsi Papua Tengah dinilai krusial untuk membina potensi bakat muda agar mampu berprestasi di kancah yang lebih tinggi. (*)
Berita Nabire
Pemprov Resmi Buka Peparda I Papua Tengah di Nabire, Gubernur Meki: Keterbatasan Bukan Penghalang Raih Prestasi
NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi membuka Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparda) Pertama Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 di Nabire. Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Asisten I Setda Papua Tengah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Alanthino Wiay, yang hadir mewakili Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa.
Ajang olahraga yang mempertandingkan cabang atletik, bulu tangkis, tenis meja, karate, dan catur ini diselenggarakan sebagai wadah pembinaan serta ruang ekspresi bagi para pelajar penyandang disabilitas, Jumat (18/9/2026).


Dalam sambutannya, Alanthino menegaskan bahwa keterbatasan fisik tidak boleh menjadi penghalang bagi para pelajar untuk meraih prestasi dan menatap masa depan.
“Peparda Pertama ini merupakan momentum penting untuk memberikan ruang kepada para pelajar penyandang disabilitas dalam mengembangkan potensi dan menunjukkan kemampuan mereka. Jadikan kesempatan ini sebagai ajang membuktikan bahwa perbedaan bukanlah kendala untuk meraih sukses,” ujarnya.
Ia juga membakar semangat peserta agar tampil percaya diri tanpa rasa minder. “Jangan takut untuk berkompetisi dan jangan merasa rendah diri. Menang atau kalah adalah hal biasa, yang terpenting adalah keberanian untuk tampil dan berusaha sungguh-sungguh,” tambahnya.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap ajang bertema “Pemulihan Bersinar, Daerah Bergema” ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, melainkan sarana mempererat persaudaraan dan membangun karakter generasi muda yang disiplin.
Melalui Peparda I, Pemprov Papua Tengah berkomitmen terus mendukung pembinaan atlet difabel secara berkesinambungan agar potensi para pelajar Papua Tengah dapat terus terasah hingga kancah yang lebih tinggi. (*)
Berita Intan Jaya
Pemprov Papua Tengah Salurkan Bantuan Rp.500 Juta dan Alkes ke RSUD Intan Jaya, Meki Nawipa: “Fasilitas Medis Wajib Memadai”
INTAN JAYA, Papua Tengah | News.papuatengah.info Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyalurkan bantuan alat kesehatan (alkes) serta dana pendukung program “Ko Harus Sehat” senilai Rp 500 juta untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Intan Jaya dan sejumlah puskesmas di wilayah tersebut.
Penyerahan bantuan dilakukan dalam rangkaian kunjungan kerja (kunker) ketiga Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Rabu (16/9/2026). Penyerahan alkes mencakup berbagai peralatan medis vital, seperti USG, incubator, phototherapy unit, infant bubble CPAP system, ECG, hingga Reagen Puskesmas.

Dalam sambutan Gubernur Meki Nawipa menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat layanan kesehatan dasar masyarakat pedalaman. Ia berharap bantuan fasilitas medis ini dapat langsung dimaksimalkan oleh para tenaga medis agar pelayanan masyarakat di daerah pedalaman semakin baik dan cepat terlayani, Jumat (18/9/2026).
“Fasilitas medis wajib memadai agar masyarakat pedalaman tidak lagi terkendala saat membutuhkan perawatan darurat. Saya berharap RSUD Intan Jaya memanfaatkannya secara maksimal untuk menyelamatkan banyak nyawa,” ujar Meki Nawipa.


Pihak rumah sakit pun menyambut positif penyerahan dukungan sarana medis tersebut.
“Kami RSUD Intan Jaya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Papua Tengah melalui Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah atas bantuan alat-alat kesehatan untuk RSUD Intan Jaya,” tutur perwakilan tenaga kesehatan RSUD Intan Jaya di Sugapa.
Pemkab Intan Jaya dan jajaran tenaga medis setempat berharap Pemprov Papua Tengah terus menempatkan fasilitas kesehatan di wilayah pedalaman terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T) sebagai prioritas utama, sejalan dengan pembangunan sektor pendidikan, demi mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat Papua. (*)
-
Berita Nabire7 hari agoGPMI-I Menolak Keras Kunker Gubernur Meki dan Rombongan Ke Intan Jaya, Jozan Sani: “Hentikan Kegiatan Seremonial dan Segera Bentuk Pansus”
-
Berita Nabire7 hari agoKarhutla di Nabire Barat Lahap 67 Hektare Lahan Sawit: Terbakar atau Dibakar?
-
Berita Nabire2 hari agoDisdikbud Papua Tengah Perkuat Kapasitas Guru Mapega di Daerah 3T, Nurhaidah: “Hak Belajar Anak Wajib Terlayani”
-
Berita Nabire6 hari agoLantik 5 Pejabat Papua Tengah, Gubernur MEPA Tegaskan Kemajuan Birokrasi Ada di Tangan Pemimpin yang Amanah
-
Berita Nabire7 hari agoSentuhan Kasih Bhayangkari Papua Tengah Salurkan Logistik Korban Kebakaran Kompas Paniai
-
Berita Daerah4 hari agoTurnamen Catur PERCASI Papua Tengah Digelar Peringati Hari Perdamaian Dunia, Panitia Tekankan Semangat “Untuk Menguatkan Persatuan Dan Perdamaian”
-
Berita Jayapura2 hari agoTabroni M Cahya Resmi Jadi Advokat, LAWINDO Papua Tengah Kini di Bawah Kepemimpinannya
-
Berita Nabire4 hari agoJadwal KM Gunung Dempo Jayapura-Nabire Mundur 3 Jam, Ini Penjelasan Pelni Nabire





