Berita Papua Pegunungan
Noak Tabo Pulangkan Kendaraan Dinas, Jadi Teladan Tertib Kelola Aset Daerah
WAMENA, Papua Pegunungan| News.papuatengah.info — Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Tolikara, Noak Tabo, S.IP., M.KP., mengembalikan satu unit kendaraan dinas yang sebelumnya digunakan selama menjalankan tugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tolikara.
Penyerahan kendaraan dinas tersebut berlangsung pada Senin, 7 September 2026, sekitar pukul 10.00 WIT. Kendaraan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tolikara, Dr. Yosua Noak Douw, S.Sos., M.Si., MA., sebagai bagian dari proses pengembalian aset milik pemerintah daerah.
Pengembalian kendaraan dilakukan setelah Noak Tabo tidak lagi menjalankan tugas sebagai Kepala DPMK Kabupaten Tolikara. Ia diketahui telah berpindah tugas dan kini dipercaya menjabat sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Papua Pegunungan, Senin (7/9/2026).
Sebelum meninggalkan jabatannya di lingkungan Pemkab Tolikara, Noak Tabo memastikan kendaraan yang menjadi fasilitas penunjang tugas kedinasan tersebut dikembalikan kepada pemerintah daerah melalui DPMK Kabupaten Tolikara.
Noak Tabo menjelaskan, pengembalian kendaraan dinas merupakan bagian dari tanggung jawab seorang pejabat terhadap aset pemerintah yang digunakan selama menjalankan tugas. Menurutnya, fasilitas kendaraan dinas bukan merupakan milik pribadi pejabat, melainkan aset pemerintah yang penggunaannya berkaitan dengan jabatan dan kepentingan kedinasan.

“Penyerahan kendaraan dinas ini merupakan bentuk tanggung jawab dan juga bukti teladan. Ketika seseorang sudah tidak lagi bertugas di sebuah instansi, maka aset daerah yang digunakan untuk menunjang tugas harus dikembalikan kepada pemerintah,” ujarnya.
Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi contoh bagi pejabat maupun mantan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya yang telah berpindah tugas agar turut memastikan aset pemerintah yang sebelumnya digunakan dapat dikembalikan sesuai ketentuan.
Pengelolaan dan pengembalian aset secara tertib dinilai penting untuk menjaga administrasi barang milik daerah. Selain memastikan keberadaan aset tercatat dengan baik, langkah tersebut juga memungkinkan kendaraan maupun fasilitas pemerintah lainnya dapat kembali dimanfaatkan untuk menunjang pelayanan publik dan pelaksanaan pemerintahan.
Penyerahan kendaraan oleh Noak Tabo sekaligus menunjukkan bahwa pergantian atau perpindahan jabatan tetap diikuti dengan tanggung jawab terhadap fasilitas dan aset daerah yang digunakan selama menjalankan tugas.
Dengan pengembalian tersebut, kendaraan dinas yang sebelumnya digunakan Noak Tabo kini kembali berada dalam pengelolaan Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui DPMK sesuai mekanisme administrasi dan pengelolaan barang milik daerah.
Berita Jayawijaya
3 Petugas Bapang Tewas Ditembak OTK di Jayawijaya, Ini Pelanggaran HAM Berat!

JAYAWIJAYA, Papua Pegunungan | News.papuatengah.info – Aksi penembakan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) meneror rombongan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Kampung Muliama, Distrik Muliama, pukul 15.47 WIT. Peristiwa berdarah ini menimpa delapan petugas yang tengah menjalankan tugas kemanusiaan mendistribusikan Bantuan Pangan (Bapang), Rabu (9/9/2026).

Serangan fatal terhadap warga sipil dan pekerja kemanusiaan ini dinilai sebagai bentuk pelanggaran HAM berat. Penyerangan tersebut mengakibatkan tiga orang korban tewas diterjang timah panas, yaitu :
- drh. Alvone Mehan,
- Ida Rapi, Kepala Bidang Peternakan Jayawijaya
- Wili Mbuik.
Sementara lima anggota rombongan lainnya berhasil menyelamatkan diri ke Puskesmas Muliama
Seluruh korban dievakuasi dari lokasi kejadian menuju RSUD untuk penanganan medis serta pemulasaraan jenazah. Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, membenarkan terjadinya aksi penyerangan brutal terhadap para petugas penyalur bantuan tersebut.

“Kejadiannya betul. Saat ini korban sudah dibawa ke RSUD dan yang selamat sedang diambil keterangannya di Polres,” kata Kombes Pol Yusuf saat dikonfirmasi Jurnalis Matapapua.com di Nabire.
Hingga saat ini, insiden penembakan oleh OTK di Jayawijaya tersebut masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh aparat kepolisian guna mengidentifikasi para pelaku serta mengungkap motif di balik penyerangan ini.
Di sisi lain, aparat keamanan langsung memperketat pengamanan di sekitar lokasi kejadian dan meningkatkan patroli menyusul aksi penembakan tersebut.
“Pengamanan di wilayah Distrik Muliama diperketat, personel gabungan telah dikerahkan untuk menjaga situasi tetap kondusif,” tegas Kombes Pol Yusuf. (*)
-
Berita Nabire3 hari agoSebulan Dialog Konflik Intan Jaya Buntu, Jozan Sani Ancam Bakar Gedung DPR dan Kantor Gubernur Papua Tengah
-
Berita Nabire3 hari agoPemprov Papua Tengah Luruskan Isu Relokasi PKL Nabire, Dorong Kolaborasi Lintas Pemerintah
-
Berita Nabire2 hari agoGPMI-I Menolak Keras Kunker Gubernur Meki dan Rombongan Ke Intan Jaya, Jozan Sani: “Hentikan Kegiatan Seremonial dan Segera Bentuk Pansus”
-
Berita Nabire2 hari agoKarhutla di Nabire Barat Lahap 67 Hektare Lahan Sawit: Terbakar atau Dibakar?
-
Berita Jayawijaya6 hari ago3 Petugas Bapang Tewas Ditembak OTK di Jayawijaya, Ini Pelanggaran HAM Berat!
-
Berita Nabire1 hari agoLantik 5 Pejabat Papua Tengah, Gubernur MEPA Tegaskan Kemajuan Birokrasi Ada di Tangan Pemimpin yang Amanah
-
Berita Nabire2 hari agoSentuhan Kasih Bhayangkari Papua Tengah Salurkan Logistik Korban Kebakaran Kompas Paniai
-
Berita Nabire6 hari agoTiba di Nabire Dini Hari, 11 Korban Kebakaran Bapouda Dimakamkan di Pemakaman Muslim Kampung Kimi


















































