Berita Nabire
Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: Masyarakat Adat Harus Dilibatkan dalam Pembangunan Papua Tengah
Published
2 bulan agoon
NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info– Pelantikan Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Koordinator Wilayah Provinsi Papua Tengah menjadi momentum untuk memperkuat peran masyarakat adat dalam pembangunan daerah. Dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli III, Marten Ukago, membacakan sambutan Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat adat, dan seluruh pemangku kepentingan.
Pelantikan LMA Koordinator Wilayah Provinsi Papua Tengah berlangsung di Gedung Aula RRI Nabire, Senin (14/9/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Lembaga Masyarakat Adat Bersama Pemerintah dan Masyarakat Wujudkan Provinsi Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Maju.”


Dalam sambutan yang dibacakan Marten Ukago, Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa menyampaikan bahwa keberadaan lembaga adat memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat Papua. LMA diharapkan dapat menjadi mitra pemerintah dalam menjaga nilai adat, menyelesaikan persoalan sosial, serta mendukung terciptanya keamanan dan kedamaian.
“Pemerintah dan masyarakat adat harus berjalan bersama dalam membangun Papua Tengah. Lembaga adat memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai adat dan budaya sekaligus membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat,” Ujarnya.
Gubernur Papua Tengah juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi dalam setiap program pembangunan yang berkaitan dengan masyarakat adat, khususnya menyangkut tanah dan hak ulayat.

Menurutnya, pembangunan tidak boleh mengabaikan keberadaan serta hak masyarakat adat. Karena itu, pemerintah dan pihak-pihak yang berkepentingan perlu membangun komunikasi melalui musyawarah sebelum menjalankan program di wilayah adat.
“Setiap pembangunan harus memperhatikan kepentingan masyarakat adat. Komunikasi, koordinasi, dan musyawarah harus dikedepankan agar pembangunan dapat berjalan dengan baik tanpa mengabaikan hak-hak masyarakat adat,” lanjutnya.
Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa berharap LMA Koordinator Wilayah Papua Tengah yang telah dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Papua Tengah yang aman, damai, dan maju. (*)
You may like
-

Nelius Agapa Soal Lahan PT Kristalin: Jangan Mau Dibodohi, Kembalikan Hak Ulayat!
-

Festival Kopi Papua Tengah Resmi Ditutup, UMKM dan Potensi Petani Lokal Didorong Tembus Pasar Global
-

Gubernur Meki Nawipa Buka Festival Kopi Papua Tengah 2026, Dorong Potensi Lokal Mendunia
-

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, SMP Negeri 5 Nabire Gelar Upacara dan Berbagai Lomba Edukatif
-

Peringati Sumpah Pemuda, DPD BMP RI Papua Tengah dan DPC BMP RI Nabire Rangkul Pemuda Merajut Persatuan
-

Polres Nabire Peringati Sumpah Pemuda ke-98: AKBP Samuel Tegaskan Pentingnya Empati dan Edukasi Kamtibmas
-

Rakerwil BAMAGNAS Papua Tengah Bahas Sinergi Gereja dan Pemerintah untuk Bangun Moral Masyarakat
-

Aksi Gen Z Papua Tengah Lawan Stunting dan Jaga Kamtibmas, Marsel Asyerem: “Jauhi Narkoba dan Sebarkan Energi Positif”
-

Terbukti Ilegal, Lahan PT Kristalin Nabire Resmi Diambil Alih PT Antam, Ini Penjelasan Menhan Sjafrie
-

Pangdam XXIX/Mambruk Tiba di Nabire, Mayjen Manurung Tegaskan Komitmen Keamanan dan Dorong Ekonomi Papua Tengah



































