Berita Nabire
Disdikbud Papua Tengah Perkuat Kapasitas Guru Mapega di Daerah 3T, Nurhaidah: “Hak Belajar Anak Wajib Terlayani”
NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah menggelar pelatihan Penguatan Kapasitas Tenaga Mapega Guru Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) secara serentak di tujuh kabupaten. Program yang diawali di Kabupaten Nabire pada 17–19 September 2026 ini dirancang untuk mengatasi krisis kekurangan dan kekosongan tenaga pendidik di wilayah pedalaman.
Selain membekali peserta dengan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), materi bahan ajar, serta pendidikan karakter berbasis bina keagamaan, kegiatan ini juga menjadi ajang evaluasi keaktifan mengajar serta validasi data guru agar tidak terjadi penumpukan status pengabdian ganda, Jumat (18/9/2026).


Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, Nurhaidah Nawipa, menegaskan pentingnya komitmen mengajar bagi para guru yang ditempatkan di garis depan pelayanan publik.
“Pemerintah Provinsi Papua Tengah berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan sekaligus menekan angka pengangguran dengan memberdayakan sarjana pendidikan orang asli Papua (OAP). Evaluasi ketat terhadap laporan aktivitas belajar-mengajar bulan Juli hingga Agustus 2026 terus dilakukan guna memastikan kehadiran guru di kelas secara konsisten,” ujar Nurhaidah Nawipa.
Memasuki agenda strategis tahun mendatang, Nurhaidah Nawipa menambahkan bahwa kuota penerimaan guru Mapega akan diperluas secara bertahap.

“Sesuai arahan Bapak Gubernur, pada tahun 2027 mendatang akan ada penambahan kuota penerimaan tenaga Mapega. Tenaga pendidik yang terbukti aktif dan disiplin sesuai SK akan menerima perpanjangan kontrak secara otomatis. Sementara bagi guru yang sering berpindah sekolah atau memiliki status ganda, mereka diwajibkan mengikuti seleksi ulang bersama calon guru baru,” tegas Nurhaidah Nawipa.
Pemerintah Daerah berharap keberadaan tenaga guru Mapega Daerah 3T ini mampu mengisi ruang-ruang kelas yang kosong serta menjamin hak anak-anak Papua untuk mendapatkan akses pendidikan yang layak. Langkah progresif ini diyakini efektif menekan Angka Anak Tidak Sekolah (ATS), menaikkan Angka Partisipasi Kasar (APK) dan Murni (APM), serta mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Papua Tengah secara berkelanjutan di masa depan. (*)
Berita Nabire
Ditresnarkoba Polda Papua Tengah Musnahkan 242 Gram Narkotika dari Tiga Perkara
NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Papua Tengah memusnahkan 242,0836 gram barang bukti narkotika jenis sabu dan ganja dari tiga perkara yang sedang ditangani penyidik. Pemusnahan ini menjadi bagian dari penegakan hukum terhadap tindak pidana narkotika di Papua Tengah.
Kegiatan berlangsung di Kantor Ditresnarkoba Polda Papua Tengah, Kabupaten Nabire, Jumat (18/9/2026), pukul 10.30 hingga 11.30 WIT. Pemusnahan dipimpin Kabag Wassidik Ditresnarkoba Polda Papua Tengah, Kompol Suheriadi, S.H., S.I.K., M.M.
Barang bukti yang dimusnahkan terdiri atas sabu seberat 7,1478 gram, sabu seberat 5,1211 gram, serta ganja seberat 229,8147 gram. Seluruh barang bukti tersebut berasal dari tiga perkara narkotika yang melibatkan tersangka berinisial SA, MI, dan RT.

Perkara yang melibatkan SA dan MI dilaporkan pada 1 September 2026, sedangkan perkara RT dilaporkan pada 5 September 2026. Ketiga tersangka turut hadir menyaksikan langsung pemusnahan barang bukti yang berkaitan dengan perkara masing-masing.
Dalam penanganan perkara tersebut, polisi melakukan pengembangan terhadap barang bukti yang diamankan. Salah satunya terkait perkara sabu yang melibatkan SA.
“Dari tangan tersangka, kami mengamankan satu paket sabu di rumah kos. Kemudian dilakukan pengembangan ke salah satu jasa pengiriman J&T dan kembali ditemukan tiga paket sabu yang diduga milik tersangka,” kata Kompol Henry Manurung.
Pemusnahan dilakukan setelah memperoleh izin dari Pengadilan Negeri Nabire pada 17 September 2026. Pelaksanaan kegiatan turut disaksikan Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Nabire, Ema K. Dogomo, S.H., penasihat hukum tersangka Dr. Mochamad Fadly Fitri, S.H., M.H., perwakilan Irwasda Ipda Anang, serta perwakilan Bidang Humas Polda Papua Tengah.

Pemusnahan tersebut menjadi bagian penting dalam penanganan barang sitaan untuk mencegah penyalahgunaan selama proses hukum berlangsung. Henry menegaskan pemusnahan dilakukan sebagai bagian dari penanganan perkara.
“Pemusnahan ini merupakan bagian dari proses penanganan perkara sekaligus memastikan barang bukti yang telah diamankan tidak kembali beredar di masyarakat,” pungkasnya.
Meski barang bukti telah dimusnahkan, penyidikan terhadap SA, MI, dan RT tetap berlanjut. Ketiga perkara tersebut masih diproses Ditresnarkoba Polda Papua Tengah sesuai tahapan hukum yang berlaku.
Kegiatan pemusnahan berlangsung hingga pukul 11.30 WIT dengan melibatkan unsur kepolisian, kejaksaan, pengadilan, penasihat hukum, dan pihak terkait lainnya.
Berita Nabire
Taman Gizi Disiapkan Jadi Lokasi UMKM, Satpol PP Pastikan Keamanan Pedagang
NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Penataan kawasan Taman Gizi Nabire mulai dilakukan sebagai bagian dari persiapan relokasi pelaku UMKM yang sebelumnya beraktivitas di kawasan Pantai Nabire. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Nabire memastikan proses pemindahan hingga aktivitas para pedagang di lokasi baru akan mendapat pengamanan dan pengawasan.
Hal tersebut disampaikan Plt. Kasatpol PP Kabupaten Nabire, Konstantina Waray, S.IP, saat ditemui di Taman Gizi, Jumat (18/9/2026), dalam kegiatan Karya Bakti TNI bertema “TNI Peduli Sampah Bersama Masyarakat” dalam rangka menyongsong HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026.

Ia mengatakan, Satpol PP siap menjalankan kebijakan pimpinan terkait penataan kota, termasuk penataan kawasan Taman Gizi yang nantinya akan menjadi lokasi aktivitas UMKM masyarakat.
“Kami dari Satpol PP sebagai perangkat daerah siap mengamankan perintah pimpinan, dalam hal ini penataan kota,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebelum proses penataan dilakukan, Satpol PP telah berdialog dengan pihak-pihak yang mengklaim kawasan tersebut. Dialog dilakukan untuk memastikan proses penataan berjalan dengan baik sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang nantinya beraktivitas di lokasi tersebut.
“Kami telah melakukan dialog dengan pihak yang mengklaim dan mereka sendiri tahu bahwa ini aset Pemda yang harus ditata oleh pemerintah,” jelasnya.
Penataan kawasan diawali dengan kegiatan pembersihan sampah di area Taman Gizi bersama TNI dan masyarakat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembongkaran dinding sebagai bagian dari persiapan lokasi yang akan digunakan para pedagang dari Pantai Nabire.


Terkait jadwal pemindahan, Konstantina mengatakan pihaknya akan menyesuaikan dengan jadwal yang telah disampaikan Bupati Nabire.
“Ketika hari ini temboknya dirobohkan, berarti hari Senin kami sudah mulai menata para pedagang,” katanya.
Untuk memastikan keamanan dan ketertiban, Satpol PP akan melakukan pengawasan serta menyiapkan pos penjagaan di kawasan tersebut.
“Ketika ini ditata baik dan mereka jualan di sini, kami akan buat pos penjagaan. Kami dari Satpol PP akan selalu mengawasi dan menjaga keamanan yang ada di sini,” tegasnya.
Ia berharap proses penataan dan pemindahan para pedagang dapat berjalan tertib, aman, dan lancar. Ia juga berharap Taman Gizi dapat dimanfaatkan secara baik sebagai ruang aktivitas UMKM masyarakat sekaligus menjadi kawasan yang lebih bersih, aman, nyaman, dan tertata. (*)
Berita Nabire
Taman Gizi Disiapkan untuk UMKM, Sekda Nabire Ajak Semua Pihak Dukung Penataan
NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Pemerintah Kabupaten Nabire mulai menata kawasan Taman Gizi untuk menjadi lokasi baru bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masyarakat. Penataan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan kawasan kota yang lebih tertib, nyaman, dan mendukung perkembangan ekonomi masyarakat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd., mengatakan Taman Gizi dipersiapkan sebagai lokasi bagi pelaku UMKM yang sebelumnya berjualan di kawasan Pantai Nabire, Jumat (18/9/2026).
Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di Taman Gizi, dalam kegiatan Karya Bakti TNI Peduli Sampah Bersama Masyarakat yang merupakan rangkaian menyongsong HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026.

Menurutnya, pemindahan UMKM dari kawasan Pantai Nabire dilakukan seiring perkembangan Kota Nabire yang semakin pesat. Kawasan pantai dinilai perlu dikembangkan dan ditata sebagai ruang wisata, sementara aktivitas UMKM membutuhkan lokasi yang lebih sesuai.
“Kalau tetap dijadikan di sana untuk tempat wisata, termasuk untuk pengembangan UMKM dari masyarakat, memang sudah tidak memenuhi syarat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti aspek keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam penataan kawasan tersebut. Menurutnya, aktivitas perdagangan dan lalu lintas masyarakat di lokasi sebelumnya perlu ditata agar tidak menimbulkan persoalan maupun potensi bahaya.
Karena itu, pemerintah mengarahkan para pelaku UMKM ke lokasi baru di Taman Gizi. Penataan kawasan tersebut diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih layak bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas ekonomi.


Ia menegaskan bahwa kebijakan pemerintah tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak TNI, Polri, organisasi masyarakat, serta tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk bersama-sama mendukung proses penataan.
“Memang perintah Pak Bupati, tetapi yang melaksanakan itu kita semua, baik dari TNI, Polri, seluruh elemen masyarakat dan organisasi,” katanya.
Ia berharap kebersamaan tersebut dapat mewujudkan cita-cita menjadikan Nabire sebagai ibu kota Provinsi Papua Tengah yang bersih, nyaman, dan indah.
“Setelah kita menjadi kota provinsi, apa yang kita cita-citakan, mari kita semua saling mendukung,” pungkasnya. (*)
Berita Daerah
Menuju HUT ke-81 TNI, Ratusan Peserta Bergerak Bersihkan Taman Gizi
NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Dalam rangka menyongsong HUT ke-81 TNI yang akan diperingati pada 5 Oktober 2026, sekitar 300 peserta dari berbagai unsur menggelar Karya Bakti TNI Peduli Sampah Bersama Masyarakat di kawasan Taman Gizi Nabire, Jumat (18/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap kebersihan lingkungan melalui gotong royong bersama masyarakat dan pemerintah daerah.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIT tersebut melibatkan personel TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Nabire, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nabire, organisasi masyarakat Barisan Merah Putih (BMP) Nabire.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembersihan sampah di sejumlah titik dalam kawasan Taman Gizi. Setelah aksi bersih-bersih, kegiatan dilanjutkan dengan pembongkaran sejumlah bagian dinding yang mengarah ke pantai.


Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Korem 173/PVB Papua Tengah, Kolonel Inf Fajar Wibawa Angkasa, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Jadi, hari ini kami bersama TNI, Polri, dan pemerintah daerah melaksanakan kegiatan dalam rangka HUT ke-81 TNI. Kegiatan ini intinya adalah Karya Bakti, salah satunya dengan melaksanakan pembersihan di area Taman Gizi,” katanya.
Ia menjelaskan, pembongkaran dinding juga menjadi bagian dari persiapan penataan kawasan Taman Gizi. Nantinya, kawasan tersebut akan dimanfaatkan sebagai lokasi bagi pelaku UMKM yang sebelumnya beraktivitas di kawasan Pantai Nabire.


“Setelah itu nanti akan ada relokasi yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Pembersihan dan pembongkaran tembok ini merupakan langkah lanjutan pemerintah daerah untuk merelokasi pedagang-pedagang di Pantai MAP yang akan dipindahkan ke sini,” ujarnya.
Kolonel Fajar menambahkan, setelah proses tersebut selesai, pemerintah daerah akan melakukan penataan kawasan agar dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Nantinya ini akan ditata rapi oleh pemerintah daerah sehingga layak untuk dijadikan sarana atau tempat keluarga dan pariwisata di wilayah Kota Nabire,” katanya.
Kegiatan Karya Bakti berlangsung hingga selesai dan melibatkan berbagai unsur sebagai wujud gotong royong dalam menjaga kebersihan serta mendukung penataan kawasan di Kabupaten Nabire. (*)
Berita Nabire
Gelar HUT Dishub Ke-55 di Nabire, Fransiskus Magai: Fokus Sinergi Darat, Laut, dan Udara
NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Dinas Perhubungan Kabupaten Nabire memfokuskan peringatan Hari Perhubungan Nasional Ke-55 Tahun 2026 pada pelaksanaan upacara bendera serta penguatan koordinasi antarinstansi. Terbatasnya alokasi anggaran dan efisiensi waktu menjadi alasan utama tidak digelarnya rangkaian kegiatan tambahan pada peringatan tahun ini. Meskipun demikian, penguatan konektivitas di wilayah darat, laut, dan udara tetap menjadi prioritas pelayanan publik di kawasan ibu kota Provinsi Papua Tengah tersebut, Kamis (17/9/2026).
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Nabire Fransiskus Magai menyampaikan, fokus peringatan tahun ini diarahkan penuh pada kekhidmatan upacara bendera.


“Kami tidak melakukan kegiatan tambahan karena waktu yang mendesak serta adanya koordinasi dengan pemerintah provinsi. Kami berfokus pada upacara untuk menegaskan komitmen perhubungan dalam menyambungkan wilayah melalui transportasi darat, laut, dan udara,” ujar Fransiskus saat ditemui di ruang kerjanya.
Fransiskus menambahkan, sinergi dan koordinasi aktif antarpangku kepentingan menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran arus transportasi publik di tengah tantangan daerah. Di samping perbaikan tata kelola moda transportasi lokal, ia berharap seluruh pemangku kepentingan sektor perhubungan dapat terus memperkuat kolaborasi, terlebih di tengah paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang saat ini melanda wilayah Nabire.


“Perhubungan menyangkut tiga matriks vital darat, laut, dan udara sehingga butuh kebersamaan untuk memberikan pelayanan maksimal. Kami berharap koordinasi ini semakin solid, khususnya dalam menjaga keselamatan serta kelancaran transportasi masyarakat saat jarak pandang dan aktivitas penerbangan terganggu akibat kabut asap,” pungkas Fransiskus.
-
Berita Nabire6 hari agoSebulan Dialog Konflik Intan Jaya Buntu, Jozan Sani Ancam Bakar Gedung DPR dan Kantor Gubernur Papua Tengah
-
Berita Nabire6 hari agoPemprov Papua Tengah Luruskan Isu Relokasi PKL Nabire, Dorong Kolaborasi Lintas Pemerintah
-
Berita Nabire5 hari agoGPMI-I Menolak Keras Kunker Gubernur Meki dan Rombongan Ke Intan Jaya, Jozan Sani: “Hentikan Kegiatan Seremonial dan Segera Bentuk Pansus”
-
Berita Nabire5 hari agoKarhutla di Nabire Barat Lahap 67 Hektare Lahan Sawit: Terbakar atau Dibakar?
-
Berita Nabire4 hari agoLantik 5 Pejabat Papua Tengah, Gubernur MEPA Tegaskan Kemajuan Birokrasi Ada di Tangan Pemimpin yang Amanah
-
Berita Nabire5 hari agoSentuhan Kasih Bhayangkari Papua Tengah Salurkan Logistik Korban Kebakaran Kompas Paniai
-
Berita Nabire2 hari agoJadwal KM Gunung Dempo Jayapura-Nabire Mundur 3 Jam, Ini Penjelasan Pelni Nabire
-
Berita Daerah2 hari agoTurnamen Catur PERCASI Papua Tengah Digelar Peringati Hari Perdamaian Dunia, Panitia Tekankan Semangat “Untuk Menguatkan Persatuan Dan Perdamaian”





