Berita Dogiyai
Di Tengah Keterbatasan, Bupati Yudas Desak Pemprov Wujudkan Dogiyai Jadi Lumbung Pangan Papua Tengah
DOGIYAI, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Kabupaten Dogiyai menegaskan kesiapannya untuk menjadi lumbung dan penyangga pangan lokal di Provinsi Papua Tengah melalui optimalisasi sektor pertanian hortikultura, perkebunan kopi, hingga budidaya tanaman hias. Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, menyampaikan hal tersebut saat bertemu langsung dengan jajaran Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta masyarakat di Aula Kingmi Digikotu Moanemani, Kabupaten Dogiyai, Senin (7/9/2026).
Letak wilayah yang strategis di jalur lintas ekonomi penghubung antar-kabupaten menjadi modal utama Pemkab Dogiyai. Guna mengikis keterisolasian wilayah, pemerintah daerah terus mengalokasikan anggaran untuk membuka akses jalan, hingga kini 7 dari 10 distrik telah berhasil terhubung.
Kendati memiliki potensi komoditas unggulan yang besar, Dogiyai masih dihadapkan pada keterbatasan anggaran dan infrastruktur dasar yang memicu berbagai tantangan pelayanan publik. Pada sektor kesehatan, operasional 15 Puskesmas perawatan dan satu RSUD di Dogiyai masih kekurangan tenaga dokter umum maupun spesialis.


Sementara di bidang pendidikan, daerah ini mengalami krisis tenaga pengajar untuk mengisi 66 SD, 14 SMP, dan 4 SMA/SMK yang tersebar di wilayahnya.
Selain itu, keterbatasan lapangan kerja bagi kelompok usia produktif turut memicu potensi konflik sosial yang kerap mengganggu stabilitas perekonomian serta jalannya roda pemerintahan daerah.
Menghadapi berbagai keterbatasan tersebut, Pemkab Dogiyai mendorong adanya sinergi dan intervensi program yang nyata dari pemerintah provinsi demi keberlanjutan pembangunan daerah.
“Kabupaten Dogiyai adalah rumah atau honai pertama bagi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah, sehingga dukungan dan perhatian yang tulus melalui kebijakan program dari Pemda Provinsi sangat kami harapkan,” ujar Yudas Tebai.
Ia menambahkan, “Melalui momen kunjungan kerja ini, kami berharap ruas jalan yang berstatus jalan provinsi dapat menjadi perhatian sehingga mempermudah akses perekonomian masyarakat serta pelayanan pemerintahan yang lebih maksimal.”
Lewat komitmen bersama dan perhatian penuh pada sektor prioritas, Dogiyai diharapkan mampu lepas dari keterisolasian dan bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Papua Tengah. (*)
Berita Daerah
Kunker Gubernur Meki ke Dogiyai-Deiyai Dipuji MRP, Yehuda Gobai: “Langkah Nyata Majukan SDM”

NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah memberikan apresiasi tinggi atas rangkaian kunjungan kerja Gubernur Meki Nawipa di Kabupaten Dogiyai dan Deiyai pada Selasa (8/9/2026). Langkah ini dinilai sebagai bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Orang Asli Papua (OAP).
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur menyasar sejumlah sektor vital, mulai dari program pendidikan gratis, beasiswa, pemberdayaan pemuda, hingga bantuan pembangunan sarana keagamaan dan sekolah teologi, Rabu (9/9/2026).

Dukungan konkret ini ditegaskan oleh Anggota MRP Papua Tengah Pokja Agama, Yehuda Gobai, Menurutnya, program-program yang diluncurkan Gubernur Meki Nawipa sangat sejalan dengan tugas pokok MRP dalam memberikan perlindungan, pembiayaan, dan keberpihakan kepada masyarakat pribumi.
“Kami memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Gubernur Meki Nawipa dan Rombongan atas kunjungan kerja di Dogiyai dan Deiyai dengan beberapa program prioritas untuk kemajuan masyarakat. Pemberdayaan pemuda ini sangat penting karena mereka garda terdepan yang berani melayani warga di berbagai situasi lapangan,” ujar Yehuda Gobai.
Lebih lanjut, pihak MRP menekankan pentingnya keberlanjutan program akademis agar anak-anak Papua mampu bersaing di tingkat global.

Yehuda Gobai menambahkan, “Pemerintah perlu menyiapkan pendidikan khusus bagi anak asli Papua yang unggul di bidang matematika, sains, dan teknologi. Kami berharap anak-anak cerdas Papua dipersiapkan menjadi ilmuwan masa depan melalui pendidikan terbaik hingga tingkat internasional, sehingga kelak mereka mampu membawa kemajuan besar bagi Papua Tengah dan Indonesia.”
Melalui sinergi yang makin solid antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan MRP, diharapkan seluruh program prioritas pendidikan dan pemberdayaan ini dapat terealisasi secara merata hingga ke pelosok kampung.
Pemerintah daerah diharapkan terus mengawal pembentukan pusat-pusat pelatihan khusus sains dan teknologi, sehingga generasi muda Papua Tengah tidak hanya mendapatkan beasiswa, tetapi juga pembinaan berkelanjutan untuk mencetak ilmuwan dan pemimpin masa depan yang berdaya saing internasional. (*)
Berita Dogiyai
Melalui Kopi Moanemani, Gubernur MEPA Tegaskan Perputaran Ekonomi Harus Kembali ke Masyarakat

DOGIYAI, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, memaparkan strategi penguatan ekonomi kerakyatan dan pembenahan birokrasi di Aula KINGMI Digikotu Moanemani, Usai meresmikan Asrama Putra STA Bomomani, Gubernur Meki menekankan bahwa kehadiran Provinsi Papua Tengah harus berdampak langsung pada kesejahteraan warga pedalaman melalui optimalisasi komoditas lokal dan penyerapan tenaga kerja.

Gubernur Meki mengarahkan agar rantai pendapatan daerah dikelola secara mandiri agar nilainya tidak mengalir ke luar wilayah. Melalui penguatan komoditas Kopi Moanemani, Gubernur Nawipa menegaskan bahwa perputaran ekonomi harus kembali ke masyarakat, Senin (7/9/2026).
“Petani memanen dan menjual kopi ke koperasi, lalu koperasi memasarkannya. Kita bangun sistem yang sehat dari hilir ke hulu agar nilai tambah dan keuntungan ekonomi dinikmati langsung oleh warga Dogiyai,” tegas Meki Nawipa.

Lewat tatap muka ini, Kabupaten Dogiyai diharapkan makin mandiri, aman, dan berdaya secara ekonomi tanpa kehilangan akar budayanya.
Seluruh jajaran ASN, unsur Forkopimda, serta masyarakat diimbau untuk terus merawat persatuan, menjaga kondusivitas wilayah, dan bersama-sama mengawal pembangunan demi kemajuan Tanah Papua Tengah. (*)
Berita Dogiyai
Kunker Perdana di Dogiyai, Gubernur Meki Tekankan Kolaborasi Pembangunan Daerah dan Sektor Pendidikan Dimulai dari Mapia

DOGIYAI, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa memulai rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Dogiyai yang diawali dengan prosesi peletakan batu pertama pembangunan gedung dan asrama SMP YPPK Santo Fransiskus Asisi serta peresmian Sekolah Teologia Atas (STA) Bomomani di Distrik Mapia, Senin (7/9/2026).
Acara yang terpusat di Kampung Omakapau Diyoudimi, Distrik Mapia, Kabupaten Dogiyai ini menjadi awal dari komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk membangun fasilitas pendidikan secara menyeluruh di wilayah pegunungan, sebelum kunker berlanjut ke Kabupaten Deiyai dan daerah sekitarnya.

Prosesi peletakan batu pertama tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Dogiyai Yudas Tebai bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Gubernur Meki menegaskan bahwa dinamika politik pemilihan kepala daerah telah usai dan kini saatnya seluruh elemen berkolaborasi memajukan daerah, dimulai dari perbaikan sarana pendidikan, infrastruktur jalan, fasilitas umum, hingga percepatan penyediaan aliran listrik.
​”Atas dukungan suara masyarakat, saya tidak membagikan uang, melainkan membalasnya dengan pembangunan. Kita akan membangun jalan, sekolah, serta pasar agar perekonomian warga hidup,” ujar Gubernur Nawipa.


​Gubernur Meki turut mengimbau masyarakat untuk mendukung penuh jalannya proyek pembangunan dan menghentikan aksi pemalangan lahan yang selama ini menjadi penghambat kemajuan daerah.
Lewat sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam menghadirkan infrastruktur dasar, kunjungan kerja ini diharapkan menjadi titik balik terciptanya peradaban pendidikan yang mapan, aman, dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Dogiyai. (*)
Berita Dogiyai
Gubernur Meki Nawipa dan Rombongan Tiba di Dogiyai, Berikut Sejumlah Agenda Strategisnya

DOGIYAI, Papua Tengah | News.papuatengah.info — Gubernur Provinsi Papua Tengah Meki Fritz Nawipa melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Dogiyai untuk meresmikan sejumlah fasilitas pendidikan dan menyerahkan bantuan. Gubernur Meki beserta rombongan mendarat di Bandara Udara Moanamani, Distrik Kamuu, menggunakan pesawat Caravan PK-SNR sekitar pukul 09.15 WIT, Senin (7/9/2026).
Kedatangan rombongan disambut oleh jajaran Forkopimda, ASN, serta masyarakat setempat melalui prosesi adat pengalungan noken anggrek.

Agenda utama kunjungan ini berfokus pada penguatan sarana pendidikan dan penyerahan bantuan sosial bagi pemuda. Gubernur Meki dijadwalkan meletakkan batu pertama pembangunan Asrama SMP YPPK ST Fransiskus di Mapia, meresmikan dua asrama di Bomomani dan Moanemani, serta menyerahkan bantuan sepeda motor secara simbolis. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, memastikan program berjalan tepat sasaran, sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung.
Kunjungan ini diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan infrastruktur serta kualitas sumber daya manusia di Dogiyai sebelum Gubernur melanjutkan peninjauan ke Kabupaten Deiyai pada Selasa (8/9/2026).

“Kami hadir langsung untuk memastikan pembangunan sarana pendidikan tepat sasaran dan menjemput aspirasi masyarakat Dogiyai,” ujar Meki Nawipa saat memberikan keterangan di ruang VIP Bandara Moanamani.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Dogiyai Yudas Tebai menyambut baik kehadiran jajaran provinsi di wilayahnya. “Pemerintah daerah dan masyarakat Dogiyai mengapresiasi kunjungan ini sebagai bentuk perhatian nyata provinsi terhadap kebutuhan daerah,” kata Yudas.
Penulis : Alvira
Berita Daerah
Kunjungan Gubernur Meki Nawipa ke Dogiyai Dinilai Jadi Momentum Percepatan Pembangunan

DOGIYAI, Papua Tengah | News.papuatengah.info – DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua Tengah memberikan apresiasi yang mendalam atas rencana kunjungan kerja Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, ke Kabupaten Dogiyai yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (7/9/2026).
Ketua DPD KNPI Papua Tengah, Yustinus Tebai, menyatakan bahwa niat baik Gubernur Meki Nawipa untuk turun langsung menyapa dan melihat kondisi masyarakat di Dogiyai merupakan langkah konkret yang patut didukung penuh oleh seluruh lapisan elemen masyarakat.
“Sebagai anak asli Dogiyai dan juga mewakili wadah pemuda, saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur Meki Nawipa. Niat baik beliau untuk datang dan melihat langsung Kabupaten Dogiyai adalah bukti nyata kepedulian seorang pemimpin terhadap rakyatnya,” kata Yustinus Tebai saat memberikan keterangannya, Minggu (6/9/2026).
Yustinus mengapresiasi kepedulian Gubernur Meki Nawipa. Menurutnya, momentum kehadiran orang nomor satu di Papua Tengah ini sangat bernilai historis bagi masyarakat lokal.

“Sejujurnya, sepanjang sejarah pemerintahan yang ada, baru kali ini ada gubernur yang bersedia datang dan berkunjung langsung ke Kabupaten Dogiyai. Langkah Bapak Meki Nawipa ini menunjukkan bentuk keseriusan yang luar biasa dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah kita agar menjadi lebih baik,” ujar Yustinus.
Lebih dari sekadar kunjungan kerja biasa, Yustinus mengungkapkan Gubernur Meki Nawipa juga dijadwalkan untuk membuka ruang dialog interaktif dan tatap muka secara langsung bersama seluruh komponen masyarakat setempat.
“Bapak Gubernur datang tidak hanya untuk sekadar berkunjung atau lewat begitu saja, tetapi beliau akan hadir dan berdialog langsung dengan kita. Oleh karena itu, saya mengimbau kepada seluruh kelompok masyarakat mulai dari elemen pemuda, kaum perempuan, tokoh agama, tokoh adat, hingga organisasi kemasyarakatan lainnya agar memanfaatkan kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya,” ungkap Yustinus.
Ia meminta setiap perwakilan elemen masyarakat untuk merumuskan dan menyiapkan poin-poin aspirasi serta pemikiran strategis yang ingin disampaikan secara konstruktif demi kemajuan Dogiyai.

“Mari kita siapkan aspirasi, keluhan, maupun masukan positif yang memang menjadi kebutuhan riil daerah kita. Ini adalah panggung terbuka bagi pemuda, ibu-ibu, tokoh agama, dan seluruh warga untuk berbicara langsung dari hati ke hati dengan pimpinan provinsi,” tambahnya.
Yustinus mengajak masyarakat Kabupaten Dogiyai untuk bersatu padu menjaga keamanan, ketertiban, dan menyambut kedatangan rombongan gubernur dengan penuh kehangatan.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Dogiyai, mari kita dukung penuh agenda kunjungan kerja ini. Jadikan momentum kedatangan Bapak Gubernur sebagai sarana silaturahmi yang menyejukkan. Kita berikan ruang seluas-luasnya agar beliau dapat menyaksikan dan mendengarkan langsung kondisi riil Kabupaten Dogiyai seperti apa. Dengan demikian, kedepannya Dogiyai bisa melangkah lebih jauh, semakin maju, dan berkembang pesat,” tutup Yustinus Tebai.
-
Berita Nabire3 hari agoSebulan Dialog Konflik Intan Jaya Buntu, Jozan Sani Ancam Bakar Gedung DPR dan Kantor Gubernur Papua Tengah
-
Berita Nabire3 hari agoPemprov Papua Tengah Luruskan Isu Relokasi PKL Nabire, Dorong Kolaborasi Lintas Pemerintah
-
Berita Nabire2 hari agoGPMI-I Menolak Keras Kunker Gubernur Meki dan Rombongan Ke Intan Jaya, Jozan Sani: “Hentikan Kegiatan Seremonial dan Segera Bentuk Pansus”
-
Berita Jayawijaya6 hari ago3 Petugas Bapang Tewas Ditembak OTK di Jayawijaya, Ini Pelanggaran HAM Berat!
-
Berita Nabire2 hari agoKarhutla di Nabire Barat Lahap 67 Hektare Lahan Sawit: Terbakar atau Dibakar?
-
Berita Nabire1 hari agoLantik 5 Pejabat Papua Tengah, Gubernur MEPA Tegaskan Kemajuan Birokrasi Ada di Tangan Pemimpin yang Amanah
-
Berita Nabire2 hari agoSentuhan Kasih Bhayangkari Papua Tengah Salurkan Logistik Korban Kebakaran Kompas Paniai
-
Berita Nabire6 hari agoTiba di Nabire Dini Hari, 11 Korban Kebakaran Bapouda Dimakamkan di Pemakaman Muslim Kampung Kimi

















































