Berita Papua Tengah
Pemprov Papua Tengah dan DPRPT Gelar RDP Bahas Penanganan Karhutla Dampak El-Nino
NABIRE, PAPUA TENGAH, News.papauatengah.info – Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah (DPRPT) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Ruang Rapat Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRPT, pukul 15.15 WIT.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Papua Tengah Viktor Fun yang hadir mewakili Penjabat Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, Pejabat Utama (PJU) DPRPT, Kabinda Papua Tengah, unsur TNI-Polri, Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Pertanahan (DLHKP), serta BPBD Papua Tengah. Kamis (27/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Asisten III Setda Papua Tengah, Viktor Fun, menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama instansi teknis serta TNI-Polri telah melakukan langkah-langkah strategis untuk menanggulangi Karhutla yang dipicu oleh cuaca ekstrem El Nino sejak Juli hingga Agustus 2026.
Pemadaman di lapangan disiagakan secara rutin 24 jam oleh tim gabungan BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup dengan dukungan personel Kapolda Papua Tengah serta Danrem. Selain Nabire, wilayah terdampak Karhutla juga mencakup Kabupaten Paniai, Deiyai, hingga Puncak Jaya.

“Kami berharap melalui sinergi bersama seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan, tidak ada lagi muncul titik api (hotspot) baru di wilayah Papua Tengah. Pemerintah daerah juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat hingga maskapai penerbangan guna mengupayakan bantuan penanganan Karhutla di titik-titik lokasi terpencil yang sulit dijangkau oleh armada pemadam darat.” ujar Viktor Fun.
Ke depannya, hasil RDP ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor antara eksekutif, legislatif, dan institusi keamanan dalam memetakan serta mengeksekusi penanganan bencana Karhutla secara lebih efisien.
Selain itu, kolaborasi ini diharapkan mampu memicu kesadaran kolektif masyarakat Papua Tengah untuk menghentikan aktivitas pembakaran lahan mandiri demi mencegah meluasnya dampak bahaya kabut asap di kawasan regional. (*)
Berita Intan Jaya
Meki Nawipa Kunjungi Intan Jaya, Janjikan Gedung Sekolah dan PLN Terang Akhir 2026

INTAN JAYA, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Bupati Intan Jaya dan rombongan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua Tengah, memulai kunjungan kerja (kunker) ketiganya ke Kabupaten Intan Jaya, Selasa (15/9/2026). Selama dua hari, Gubernur meninjau langsung sejumlah program pembangunan, mulai dari pendidikan, kelistrikan, jaringan internet, kesehatan hingga pemberdayaan masyarakat.
Agenda awal menuju Distrik Wandai batal dilakukan karena kabut menutupi kawasan bandara sehingga helikopter tidak dapat mendarat. Rombongan kemudian tiba di Bandara Sokipaki Bilorai, Distrik Sugapa, dan disambut masyarakat menggunakan pakaian adat sebelum melanjutkan perjalanan ke kompleks pendidikan YPPK Bilogai.


Di SD YPPK Bilogai, Gubernur melihat langsung pelaksanaan program Sekolah Sepanjang Hari (SSH). Ketua PSW YPPK Tillemans Intan Jaya, Pater Yance Yogi, Pr., mengatakan sekolah tersebut memiliki 434 siswa yang berasal dari berbagai kampung dan distrik. Keterbatasan ruang membuat sebagian siswa harus belajar di ruangan guru, kepala sekolah hingga kantor PSW YPPK.
“Hebat ya. Bagus sekali,” ujarnya saat melihat pelaksanaan SSH.
Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur memastikan pemerintah akan membangun gedung sekolah dan menambah fasilitas pendukung SSH.
“Gedung ini juga kita akan bangun karena program SSH sudah berjalan dengan baik, dan juga alat untuk penunjang SSH kita akan tambah,” katanya.
Selanjutnya, Gubernur meninjau fasilitas PLN di Bilogai dan memastikan mesin pembangkit dapat beroperasi. Ia menargetkan fasilitas tersebut diresmikan pada akhir 2026.
“Ini kita akan resmikan akhir tahun sebagai hadiah Natal,” ujarnya.
Pemerintah juga berencana memperluas jaringan internet melalui fiber optic ke sejumlah kantor dan gereja milik Katolik, GKII, dan Kingmi Papua.


Di Yokatapa, Gubernur meletakkan batu pertama pembangunan asrama siswa, menyerahkan laptop kepada pelajar yang mengikuti festival pelajar tingkat Provinsi di Nabire, serta 34 unit motor kepada pemuda. Motor tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas ekonomi dan membantu mobilitas masyarakat.
Selain itu, bantuan dana Rp500 juta beserta peralatan penunjang diserahkan untuk Puskesmas Bilogai dan RSU Intan Jaya.
Kunker akan dilanjutkan Rabu (16/9/2026) ke Distrik Hitadipa untuk berdialog dan makan bersama masyarakat. Melalui kunjungan tersebut, pemerintah berharap berbagai program pembangunan dapat menjawab kebutuhan masyarakat dan mempercepat peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta perekonomian di Intan Jaya. (*)
Berita Papua Tengah
Pesawat Aman Air Tergelincir di Bandara Mulia, Angin Kencang Diduga Jadi Penyebab

PUNCAK JAYA, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Pesawat udara Aman Air dengan nomor registrasi PK-WNU tergelincir di area runway Bandar Udara Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, sekitar pukul 11.22 WIT. Pesawat bermuatan bahan bakar minyak (BBM) yang dipiloti Capt. Sriram Manoharan tersebut hilang kendali hingga keluar dari jalur pendaratan akibat hempasan angin kencang.
Personel gabungan Polres Puncak Jaya, Polsek Mulia, dan TNI langsung mengamankan lokasi guna membantu evakuasi, menjaga kondusivitas area, serta memastikan proses operasional di sekitar bandara tetap terkendali, Selasa (15/9/2026).


Kapolres Puncak Jaya AKBP Yudha Wicaksono mengonfirmasi bahwa seluruh awak pesawat dipastikan selamat tanpa ada korban jiwa, meski armada mengalami kerusakan pada beberapa bagian.
“Pada saat melakukan pendaratan, pesawat mengalami kendala akibat kondisi angin yang cukup kencang sehingga keluar dari jalur runway dan tergelincir ke sisi kanan,” ujar AKBP Yudha.
Ia menambahkan bahwa Satuan Reskrim Polres Puncak Jaya telah menerjunkan tim untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Langkah ini dilakukan untuk mengetahui secara jelas kronologi maupun faktor penyebab terjadinya insiden tersebut,” jelasnya.
Insiden ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi otoritas penerbangan dan pihak maskapai untuk terus memperketat mitigasi risiko serta pengawasan cuaca ekstrem di kawasan pegunungan Papua.
Diharapkan pula proses investigasi dan evakuasi bangkai pesawat berjalan lancar tanpa mengganggu suplai logistik maupun penerbangan perintis lainnya, sehingga aktivitas perekonomian dan stabilitas keamanan di Puncak Jaya tetap terjaga dengan kondusif. (*)
Berita Nabire
Dari Nabire untuk Papua Tengah, Deinas Geley Dorong Percepatan Infrastruktur Transportasi

Jakarta | News.papuatengah.info– Pemerintah Provinsi Papua Tengah mendorong dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat pengembangan infrastruktur transportasi, khususnya Bandara dan Pelabuhan Nabire.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley, S.Sos., M.Si., usai melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Perhubungan RI Komjen Pol (Purn) Drs. Suntana, M.Si., bersama sejumlah pejabat Kementerian Perhubungan, Selasa (15/9/2026).
Ia mengatakan, pertemuan tersebut membahas rencana pengembangan Bandara Nabire, termasuk perpanjangan landasan pacu dari sekitar 1.400 meter lebih menjadi lebih dari 2.000 meter. Pengembangan ini dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas pelayanan serta konektivitas transportasi udara di Papua Tengah.

Menurutnya, kebutuhan anggaran untuk pengembangan Bandara Nabire diperkirakan mencapai sekitar Rp500 miliar. Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan mengalokasikan sekitar Rp80 miliar melalui anggaran daerah, sedangkan sisanya diharapkan mendapat dukungan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan.
“Bandara itu butuh kurang lebih dana Rp500 miliar. Pemprov kita anggarkan Rp80 miliar, kemudian sisanya sekitar Rp400 miliar bisa dibantu Kementerian Perhubungan,” katanya.
Dukungan pemerintah pusat tersebut, lanjutnya, merupakan tindak lanjut dari kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia ke Nabire. Dalam kunjungan tersebut, kondisi Bandara dan Pelabuhan Nabire menjadi salah satu perhatian pemerintah pusat.
Selain pengembangan landasan pacu, Kementerian Perhubungan juga menyatakan kesiapan membantu pembangunan terminal TPA dan TPEB. Untuk merealisasikan pembangunan tersebut, Pemprov Papua Tengah diminta menyiapkan lahan sekitar lima hektare.
Pembahasan juga mencakup peningkatan sejumlah bandara perintis di wilayah Papua Tengah, antara lain di Kabupaten Puncak, Ilaga, Timika, Deiyai, dan Dogiyai. Pemerintah daerah mendorong peningkatan fasilitas bandara-bandara tersebut agar pelayanan transportasi masyarakat semakin baik.
Deinas menegaskan, selain pembangunan infrastruktur besar, pemerintah juga mengusulkan pemasangan pembatas atau pagar pengaman di sepanjang sejumlah ruas jalan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
“Yang kecil-kecil juga kami dorong, tetapi yang besar adalah Bandara dan Pelabuhan Nabire. Itu harus kita tuntaskan,” tegasnya.
Ia berharap dukungan pemerintah pusat tersebut dapat segera direalisasikan melalui koordinasi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Dengan peningkatan infrastruktur transportasi, akses masyarakat di Papua Tengah diharapkan semakin terbuka, konektivitas antardaerah semakin baik, serta dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik di wilayah tersebut. (*)
Berita Daerah
Karhutla Landa Bukit di Giri Mulyo Nabire, Api Terlihat Hingga Malam Ini

NABIRE – News Papuatengah.info – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terjadi di wilayah Kelurahan Giri Mulyo, di Gunung belakang Kuburan Giri Mulyo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Senin sore 15 September 2026 hingga malam ini.

Dari pantauan warga, kobaran api terlihat jelas dari kejauhan membakar area perbukitan yang berada tepat di belakang pemukiman penduduk. Asap tebal menyelimuti kawasan tersebut dan cahaya api masih menyala di beberapa titik hingga malam hari.
Belum diketahui pasti penyebab dan luas lahan yang terbakar. Warga sekitar mengaku khawatir api akan merembet mendekati rumah warga mengingat lokasi kebakaran berdekatan dengan area permukiman dan kondisi angin yang cukup kencang sore tadi.
Hingga berita ini diturunkan, tim pemadam kebakaran dan aparat terkait dilaporkan telah menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman. Belum ada laporan korban jiwa.
Pihak BPBD Kabupaten Nabire masih dalam upaya konfirmasi terkait penanganan dan penyebab kebakaran.
Reporter: Yohan Gobai – Central Media News
Berita Nabire
Tak Disangka, Motor yang Hilang Enam Tahun Ditemukan Saat Aksi Demo Berlangsung

NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Enam tahun menjadi waktu penantian bagi pemilik sepeda motor Honda Beat yang dilaporkan hilang pada 2020. Harapan menemukan kendaraan tersebut akhirnya terwujud setelah Polres Nabire mengamankan satu unit sepeda motor yang teridentifikasi sebagai kendaraan dalam laporan kehilangan, Selasa (15/9/2026).
Hal tersebut disampaikan Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu saat memberikan keterangan di Polres Nabire, Selasa. Ia menjelaskan, kendaraan diamankan sekitar pukul 13.00 WIT setelah penyampaian aspirasi oleh massa yang mengatasnamakan Solidaritas Pelajar West Papua (SPWP).
“Setelah penyampaian aspirasi dari adik-adik kita yang mengatasnamakan organisasi SPWP, sempat diamankan satu kendaraan yang dicurigai merupakan hasil dari tindak pidana atau hasil pencurian,” ujarnya.
Kecurigaan tersebut ditindaklanjuti dengan pemeriksaan nomor rangka dan nomor mesin. Hasil pengecekan menunjukkan sepeda motor tersebut memiliki laporan kehilangan pada 2020.


Kendaraan itu dilaporkan hilang pada 6 Mei 2020 sekitar pukul 17.00 WIT di Jalan Medan, Kelurahan Karangmulia, Kabupaten Nabire.
Sepeda motor tersebut merupakan Honda Beat berwarna pink-hitam dengan nomor polisi PA 6399 KD, nomor rangka MH1JM1128KK134190 dan nomor mesin JM11E2116341 atas nama Hamzah Musa. Saat ditemukan, warna kendaraan telah berubah dari warna aslinya.
“Ini motor awalnya warna pink-hitam, tapi sudah diubah warnanya,” jelasnya.
Anak Hamzah Musa kemudian hadir di Polres Nabire untuk melihat kendaraan tersebut. Pemilik saat ini berada di Morawali sehingga diwakili oleh anaknya.
“Bapaknya sekarang berada di Morawali. Jadi diwakilkan anaknya untuk datang melihat kendaraan yang kita amankan, sekaligus nanti kita kembalikan,” katanya.
Ia juga menanggapi klaim salah satu peserta aksi yang mengaku kehilangan sepeda motor. Ia meminta yang bersangkutan menunjukkan STNK dan BPKB sebagai bukti kepemilikan. Namun, orang tersebut menyampaikan dokumen berada di dalam jok kendaraan.
Kapolres mengatakan pihaknya telah mengarahkan yang bersangkutan ke Polres Nabire untuk klarifikasi, tetapi yang bersangkutan meninggalkan lokasi.
“Kami dari Polres Nabire bersama Satreskrim dan jajaran pada prinsipnya akan tetap menegakkan kebenaran serta menjaga keamanan di Nabire sebagai bagian dari Provinsi Papua Tengah,” pungkasnya. (*)
-
Berita Nabire4 hari agoSebulan Dialog Konflik Intan Jaya Buntu, Jozan Sani Ancam Bakar Gedung DPR dan Kantor Gubernur Papua Tengah
-
Berita Nabire4 hari agoPemprov Papua Tengah Luruskan Isu Relokasi PKL Nabire, Dorong Kolaborasi Lintas Pemerintah
-
Berita Nabire2 hari agoGPMI-I Menolak Keras Kunker Gubernur Meki dan Rombongan Ke Intan Jaya, Jozan Sani: “Hentikan Kegiatan Seremonial dan Segera Bentuk Pansus”
-
Berita Jayawijaya6 hari ago3 Petugas Bapang Tewas Ditembak OTK di Jayawijaya, Ini Pelanggaran HAM Berat!
-
Berita Nabire2 hari agoKarhutla di Nabire Barat Lahap 67 Hektare Lahan Sawit: Terbakar atau Dibakar?
-
Berita Nabire2 hari agoLantik 5 Pejabat Papua Tengah, Gubernur MEPA Tegaskan Kemajuan Birokrasi Ada di Tangan Pemimpin yang Amanah
-
Berita Nabire3 hari agoSentuhan Kasih Bhayangkari Papua Tengah Salurkan Logistik Korban Kebakaran Kompas Paniai
-
Berita Nabire7 hari agoTiba di Nabire Dini Hari, 11 Korban Kebakaran Bapouda Dimakamkan di Pemakaman Muslim Kampung Kimi

















































