Berita Intan Jaya
Kunker ke Intan Jaya, Gubernur Meki Janjikan Gedung Sekolah dan Akses Listrik
INTAN JAYA, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Bupati Intan Jaya dan rombongan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua Tengah, memulai kunjungan kerja (kunker) ketiganya ke Kabupaten Intan Jaya, Selasa (15/9/2026). Selama dua hari, Gubernur meninjau langsung sejumlah program pembangunan, mulai dari pendidikan, kelistrikan, jaringan internet, kesehatan hingga pemberdayaan masyarakat.
Agenda awal menuju Distrik Wandai batal dilakukan karena kabut menutupi kawasan bandara sehingga helikopter tidak dapat mendarat. Rombongan kemudian tiba di Bandara Sokipaki Bilorai, Distrik Sugapa, dan disambut masyarakat menggunakan pakaian adat sebelum melanjutkan perjalanan ke kompleks pendidikan YPPK Bilogai.


Di SD YPPK Bilogai, Gubernur melihat langsung pelaksanaan program Sekolah Sepanjang Hari (SSH). Ketua PSW YPPK Tillemans Intan Jaya, Pater Yance Yogi, Pr., mengatakan sekolah tersebut memiliki 434 siswa yang berasal dari berbagai kampung dan distrik. Keterbatasan ruang membuat sebagian siswa harus belajar di ruangan guru, kepala sekolah hingga kantor PSW YPPK.
“Hebat ya. Bagus sekali,” ujarnya saat melihat pelaksanaan SSH.
Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur memastikan pemerintah akan membangun gedung sekolah dan menambah fasilitas pendukung SSH.
“Gedung ini juga kita akan bangun karena program SSH sudah berjalan dengan baik, dan juga alat untuk penunjang SSH kita akan tambah,” katanya.
Selanjutnya, Gubernur meninjau fasilitas PLN di Bilogai dan memastikan mesin pembangkit dapat beroperasi. Ia menargetkan fasilitas tersebut diresmikan pada akhir 2026.
“Ini kita akan resmikan akhir tahun sebagai hadiah Natal,” ujarnya.
Pemerintah juga berencana memperluas jaringan internet melalui fiber optic ke sejumlah kantor dan gereja milik Katolik, GKII, dan Kingmi Papua.


Di Yokatapa, Gubernur meletakkan batu pertama pembangunan asrama siswa, menyerahkan laptop kepada pelajar yang mengikuti festival pelajar tingkat Provinsi di Nabire, serta 34 unit motor kepada pemuda. Motor tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas ekonomi dan membantu mobilitas masyarakat.
Selain itu, bantuan dana Rp500 juta beserta peralatan penunjang diserahkan untuk Puskesmas Bilogai dan RSU Intan Jaya.
Kunker akan dilanjutkan Rabu (16/9/2026) ke Distrik Hitadipa untuk berdialog dan makan bersama masyarakat. Melalui kunjungan tersebut, pemerintah berharap berbagai program pembangunan dapat menjawab kebutuhan masyarakat dan mempercepat peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta perekonomian di Intan Jaya. (*)
Berita Daerah
Pemerintah Provinsi Papua Tengah Bersama FKUB Gelar Temu Kerukunan Pemimpin Agama Se-Papua Tengah di Nabire

Nabire, PT | News.papuatengah.info – Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Papua Tengah, akan menggelar kegiatan Temu Kerukunan Pemimpin Agama Papua Tengah Tahun 2026. Kegiatan akbar ini akan dilaksanakan pada Hari Rabu, (3/9/2026).
Tempat: Nabire – Ibu Kota Provinsi Papua Tengah Dengan mengusung tema besar: “Pimpinan Lintas Agama Bersatu Membangun Papua Tengah yang Cerdas, Sehat, Produktif, Aman, Damai, Harmonis dan Berkelanjutan”
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan dan kesatuan antar Tokoh lintas Agama dalam membangun Papua Tengah sebagai Gerbang Cenderawasih yang aman, damai dan harmonis.
Acara ini akan dihadiri langsung oleh Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, S.H. dan Wakil Gubernur Deinas Geley, S.Sos., M.Si., bersama Ketua FKUB dan jajaran pengurus.
Hadir sebagai penyelenggara kegiatan, Drs. Ignatius Robertus Adi, M.M., M.Pd. dan Muhammad Syarif, S.S., S.Pd.Diharapkan melalui temu kerukunan ini, para pimpinan agama dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga toleransi, merawat keberagaman, dan bersinergi membangun Papua Tengah yang Cerdas, Sehat, dan Produktif. (*)
Penulis : Redaksi
Berita Daerah
Memperkuat Peran Pemuda di Daerah: KNPI Papua Tengah Rampungkan Rakerda I dan Siapkan Rakornis
KNPI Papua Tengah merampungkan Rakerda I di Paniai dan menyiapkan Rakornis untuk mematangkan program kepemudaan dari provinsi hingga tingkat distrik.

Paniai, Papua Tengah | News.papuatengah.info — Dewan Pengurus Daerah (DPD) I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua Tengah sukses menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I di Aula Kantor Bupati Paniai, Rabu (26/8/2026).
Forum strategis ini diselenggarakan pascapelantikan pengurus guna merumuskan arah kebijakan serta program prioritas kepemudaan dari tingkat provinsi hingga basis terdepan di tingkat distrik.
Rakerda I ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP KNPI, Edi Wijaya, serta dihadiri jajaran pimpinan daerah, yakni Ketua DPD KNPI Papua Tengah Yustinus Tebai, Sekretaris Clarce Levina Wambrauw, dan Bendahara Betty Goo. Turut hadir jajaran pengurus Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) serta kelompok Cipayung Plus se-Papua Tengah.
Ketua DPD KNPI Papua Tengah, Yustinus Tebai, menegaskan bahwa Rakerda I menjadi pijakan awal untuk mengonsolidasikan seluruh potensi pemuda. Seluruh poin strategis yang telah disepakati nantinya dipaparkan secara mendalam pada Rapat Kerja Teknis (Rakornis) mendatang.
”Pembahasan program akan kita matangkan dalam Rakornis. Kami mencari ruang strategis agar seluruh program kerja dapat terealisasi dan menggerakkan potensi pemuda, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, hingga distrik dan basis terbawah. Jika masih ada kekurangan pada Rakerda ke-1 ini, kami berkomitmen menyelesaikannya dalam waktu dekat,” ujar Yustinus usai forum kegiatan.
Ia menambahkan, rincian teknis serta penataan struktur pengurus di tiap bidang akan dibedah lebih lanjut saat Rakornis agar setiap divisi dapat menelaah prioritas kerja secara terukur.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum DPP KNPI, Edi Wijaya, mendorong pengurus daerah untuk membangun kemitraan kritis dan konstruktif dengan Pemerintah Provinsi Papua Tengah.
”Kawan-kawan pengurus di Papua Tengah perlu memberikan masukan konstruktif kepada pemerintah daerah dan Gubernur agar kebijakan pembangunan senantiasa mengedepankan potensi pemuda. Kami berharap pemerintah memberikan ruang seluas-luasnya bagi KNPI untuk menjalankan program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” kata Edi.
By : Humas DPD I KNPI
Berita Intan Jaya
Dampak El Nino dan Kebakaran Lahan di Intan Jaya, Bupati Aner: “Kali Besar Kering, Warga Dilarang Bakar Hutan

News.papuatengah.info | INTAN JAYA — Pemerintah Kabupaten Intan Jaya resmi menetapkan status tanggap darurat bencana akibat gelombang kemarau panjang yang memicu kekeringan ekstrem dan kebakaran lahan di sejumlah distrik di wilayah Papua Tengah.
Kondisi kekeringan yang dipicu fenomena El Nino ini telah berlangsung selama hampir dua bulan. Tak hanya mengeringkan aliran sungai-sungai besar, dampak kemarau juga diperparah oleh musibah kebakaran lahan yang meluas hingga melahap pemukiman warga di Distrik Hitadipa dan Distrik Homeo.
Di Kampung Wabui, Distrik Hitadipa, sedikitnya lima unit rumah warga dilaporkan hangus terbakar. Sementara di Distrik Homeo, titik api melahap wilayah Sanepak Barak Guru. Meski kabut asap mulai dirasakan di area perkotaan, aktivitas penerbangan di Intan Jaya dipastikan masih beroperasi normal dengan kewaspadaan ekstra terhadap potensi angin kencang.

Merespons kondisi krisis tersebut, Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, mengonfirmasi langkah cepat pemerintah daerah dalam menerbitkan surat keputusan penanganan darurat serta menerjunkan tim khusus ke lokasi terdampak melalui sambungan telepon.
“Dengan adanya musim kemarau atau kekeringan El Nino ini hampir dua bulan sampai sekarang. Ada beberapa sumber air yang sudah mulai kering, sekalipun kali-kali besar juga sudah mulai kering.
Kami sudah buat surat tanggap darurat bencana dan membentuk tim Satgas. Kami juga mengimbau kepada kepala desa dan camat supaya masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan atau rumput,” tegas Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, Senin (24/8/2026).
Pemerintah daerah kini tengah menyalurkan bantuan logistik awal, termasuk penyaluran tenda darurat bagi masyarakat di Kampung Wabui yang kehilangan tempat tinggal.
Melalui langkah penanganan ini, Pemerintah Kabupaten Intan Jaya berharap kolaborasi aktif antara pemerintah distrik, perangkat kampung, dan seluruh lapisan masyarakat dapat mempercepat proses pemulihan serta mencegah munculnya titik api baru, sehingga dampak bencana tidak kian meluas dan keselamatan warga tetap terjamin. (*)
Berita Daerah
“Mempercepat Pelayanan”, Meki Nawipa Apresiasi Landing Perdana PT AMA di Sugapa Intan Jaya

SUGAPA, CENTRAL MEDIA NEWS – Roda pesawat perintis PT Associate Mission Aviation (AMA) menyentuh landasan Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Senin (24/8/2026) pukul 13.30 WIT.
Pendaratan perdana ini menandai mulainya operasional penerbangan bersubsidi Pemprov Papua Tengah untuk menembus keterisolasian kawasan pegunungan.
Langkah ini menjadi strategi Pemprov Papua Tengah guna memangkas biaya dan waktu tempuh warga pedalaman menuju ibu kota provinsi maupun sebaliknya, di tengah minimnya akses jalur darat.

Juru Bicara Gubernur Papua Tengah, Emanuel You, menyampaikan bahwa Gubernur Meki Nawipa mengapresiasi penerbangan perdana ini sebagai urat nadi pembangunan daerah. Program yang diawali nota kesepahaman pada 17 Agustus 2026 ini diharapkan mempercepat pelayanan pemerintahan, serta mendorong sektor ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan warga.

Juru Bicara Gubernur Papua Tengah ( Imanual You )
Gubernur Meki Nawipa pun memanjatkan doa dan menyampaikan harapannya agar kehadiran penerbangan subsidi ini senantiasa membawa keberkahan, keselamatan, serta kemudahan bagi seluruh masyarakat Intan Jaya.
Layanan perintis yang mulai beroperasi di bulan kemerdekaan ini turut dipersembahkan sebagai kado spesial HUT Ke-81 RI bagi warga di wilayah kabupaten pedalaman Papua Tengah, demi mewujudkan kemerdekaan aksesibilitas dan pemerataan kesejahteraan yang nyata.
Jubir Gubernur Meki : Emanuel You
(Red)
Berita Daerah
Pemprov Papua Tengah Gelar Apel Karhutla El Niño, Wakapolda: “Prioritaskan Pencegahan dan Kolaborasi”

NABIRE, CENTRAL MEDIA NEWS – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Halaman Bandara Lama Nabire, Senin (24/8/2026).

Langkah strategis lintas sektoral ini dilaksanakan guna merespons ancaman puncak musim kemarau El Niño yang diprakirakan BMKG berlangsung pada Agustus hingga September 2026.
Apel dipimpin oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua Tengah Kombes Pol. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Si. yang mewakili Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si. selaku Ketua Satgas Karhutla, serta dihadiri jajaran ASN Pemprov Papua Tengah, TNI-Polri, Forkopimda, BPBD, BMKG, Satpol PP, hingga perwakilan pihak swasta.
Dalam pembacaan amanat Ketua Satgas Karhutla, Wakapolda Papua Tengah Kombes Pol. Gustav Urbinas menegaskan bahwa keberhasilan penanganan karhutla bergantung pada kesiapan preventif dan sinergi bersama seluruh elemen. Pihaknya menekankan agar seluruh instansi tidak bekerja sendiri-sendiri dalam memitigasi risiko bencana.

“Penanganan karhutla harus mengutamakan upaya pencegahan sejak dini dengan memperkuat sinergi, koordinasi, dan kolaborasi lintas sektoral agar setiap potensi api dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terpadu,” ujar Wakapolda Gustav membacakan amanat Kapolda Papua Tengah.
Sebagai pedoman operasional di lapangan, Satgas Karhutla Papua Tengah menetapkan tujuh poin penekanan utama yang wajib dilaksanakan oleh seluruh personel dan instansi terkait :
- Langkah Preventif dan Preemtif: Mengedepankan sosialisasi, edukasi, serta pembinaan kepada masyarakat terkait bahaya dan dampak pembukaan lahan dengan cara membakar.
- Pemetaan dan Pemantauan: Melakukan pemetaan serta pemantauan wilayah rawan karhutla secara berkelanjutan, khususnya kawasan hutan, perkebunan, dan lahan pertanian.
- Deteksi Dini dan Patroli Terpadu: Meningkatkan patroli gabungan guna mendeteksi titik api sedini mungkin agar dapat segera ditangani sebelum meluas.
- Penguatan Sinergi Lintas Sektor: Memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara TNI-Polri, Pemda, BPBD, Basarnas, dunia usaha, serta tokoh masyarakat.
- Kesiapan Personel dan Sarpras: Memastikan seluruh peralatan pemadam dan sarana pendukung dalam kondisi optimal melalui pengecekan berkala.
- Pelaksanaan Tugas Profesional: Bertindak secara humanis, responsif, dan profesional dengan tetap mengutamakan keselamatan personel serta masyarakat.
- Penegakan Hukum Tegas: Melakukan penindakan hukum secara tegas dan terukur terhadap setiap pihak yang sengaja maupun lalai menyebabkan karhutla.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama Polda Papua Tengah mengimbau seluruh elemen masyarakat, pemangku adat, dan pelaku usaha untuk tidak melakukan pembakaran lahan demi mencegah terjadinya bencana kabut asap.
Harapan ke depan, kesiapsiagaan terpadu ini dapat terus terjalin secara konsisten sehingga wilayah Papua Tengah tetap aman, hijau, serta terhindar dari ancaman kerugian ekologis maupun kesehatan akibat karhutla.
Penulis : Alvira
-
Berita Nabire4 hari agoSebulan Dialog Konflik Intan Jaya Buntu, Jozan Sani Ancam Bakar Gedung DPR dan Kantor Gubernur Papua Tengah
-
Berita Nabire4 hari agoPemprov Papua Tengah Luruskan Isu Relokasi PKL Nabire, Dorong Kolaborasi Lintas Pemerintah
-
Berita Nabire2 hari agoGPMI-I Menolak Keras Kunker Gubernur Meki dan Rombongan Ke Intan Jaya, Jozan Sani: “Hentikan Kegiatan Seremonial dan Segera Bentuk Pansus”
-
Berita Jayawijaya7 hari ago3 Petugas Bapang Tewas Ditembak OTK di Jayawijaya, Ini Pelanggaran HAM Berat!
-
Berita Nabire2 hari agoKarhutla di Nabire Barat Lahap 67 Hektare Lahan Sawit: Terbakar atau Dibakar?
-
Berita Nabire2 hari agoLantik 5 Pejabat Papua Tengah, Gubernur MEPA Tegaskan Kemajuan Birokrasi Ada di Tangan Pemimpin yang Amanah
-
Berita Nabire3 hari agoSentuhan Kasih Bhayangkari Papua Tengah Salurkan Logistik Korban Kebakaran Kompas Paniai
-
Berita Nabire7 hari agoTiba di Nabire Dini Hari, 11 Korban Kebakaran Bapouda Dimakamkan di Pemakaman Muslim Kampung Kimi
















































