Berita Nabire
LMA Papua Tengah 2026–2030 Resmi Dilantik, Siap Bersinergi dengan Pemerintah dan Jaga Kondusivitas Daerah
NABIRE,Papua Tengah | News.papuatengah.info – Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Provinsi Papua Tengah beserta LMA Kabupaten se-Papua Tengah periode 2026–2030 resmi dilantik di Aula LPP RRI Nabire, Kabupaten Nabire. Mengusung tema “Lembaga Masyarakat Adat Bersama Pemerintah dan Masyarakat Wujudkan Provinsi Papua Tengah yang Aman, Damai dan Maju”, prosesi pelantikan ini dihadiri sekitar 130 peserta dari unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh adat, hingga para pengurus yang dilantik. Kegiatan ini digelar untuk memperkuat sinergi antara masyarakat adat dan pemerintah dalam menyelesaikan persoalan sosial, mencegah konflik, serta mengawal pembangunan sosial.
Ketua Lembaga Masyarakat Adat Tanah Papua sekaligus Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Kedaulatan NKRI, Letkol (Tituler) Dr. Lenis Kogoya, S.Th., M.Hum., menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan amanah besar untuk melayani masyarakat, bukan sekadar acara seremonial semata. Ia mengingatkan para pengurus agar senantiasa menjaga integritas dan mengedepankan pendekatan adat dalam menyelesaikan persoalan sosial, Senin (14/9/2026).


“Pelantikan ini merupakan pemberian amanah dan tanggung jawab kepada orang-orang yang dipercaya. Lembaga adat harus memiliki jiwa melayani, jiwa mendamaikan, jiwa melindungi, dan jiwa mengayomi masyarakat,” ujar Lenis.
Penjabat Gubernur Papua Tengah melalui Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan, Marten Ukago, mengapresiasi pengukuhan pengurus baru tersebut dan menekankan posisi strategis lembaga adat dalam struktur pembangunan daerah. Ia menegaskan pentingnya peran LMA dalam menjembatani aspirasi masyarakat adat dengan kebijakan pemerintah daerah.
“Masyarakat adat adalah bagian tak terpisahkan dari pembangunan. LMA harus mampu mendengar masyarakat, menyelesaikan persoalan dengan pendekatan adat dan dialog, serta menjadi jembatan yang baik antara masyarakat dan pemerintah,” kata Marten saat membacakan sambutan Gubernur Meki Nawipa.


Pelantikan ini diharapkan dapat memperkokoh koordinasi antara LMA, pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta mengawal Program Strategis Nasional (PSN) di Papua Tengah.
Lewat kepengurusan periode 2026–2030, LMA diharapkan mampu mewujudkan pemetaan hak ulayat yang jelas guna memberikan kepastian hukum bagi masyarakat adat, meminimalisir sengketa wilayah, serta menciptakan iklim kemasyarakatan yang aman, damai, dan sejahtera. (*)
Berita Nabire
Dari Nabire untuk Papua Tengah, Deinas Geley Dorong Percepatan Infrastruktur Transportasi
Jakarta | News.papuatengah.info – Pemerintah Provinsi Papua Tengah mendorong dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat pengembangan infrastruktur transportasi, khususnya Bandara dan Pelabuhan Nabire.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley, S.Sos., M.Si., usai melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Perhubungan RI Komjen Pol (Purn) Drs. Suntana, M.Si., bersama sejumlah pejabat Kementerian Perhubungan, Selasa (15/9/2026).
Ia mengatakan, pertemuan tersebut membahas rencana pengembangan Bandara Nabire, termasuk perpanjangan landasan pacu dari sekitar 1.400 meter lebih menjadi lebih dari 2.000 meter. Pengembangan ini dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas pelayanan serta konektivitas transportasi udara di Papua Tengah.

Menurutnya, kebutuhan anggaran untuk pengembangan Bandara Nabire diperkirakan mencapai sekitar Rp500 miliar. Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan mengalokasikan sekitar Rp80 miliar melalui anggaran daerah, sedangkan sisanya diharapkan mendapat dukungan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan.
“Bandara itu butuh kurang lebih dana Rp500 miliar. Pemprov kita anggarkan Rp80 miliar, kemudian sisanya sekitar Rp400 miliar bisa dibantu Kementerian Perhubungan,” katanya.
Dukungan pemerintah pusat tersebut, lanjutnya, merupakan tindak lanjut dari kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia ke Nabire. Dalam kunjungan tersebut, kondisi Bandara dan Pelabuhan Nabire menjadi salah satu perhatian pemerintah pusat.
Selain pengembangan landasan pacu, Kementerian Perhubungan juga menyatakan kesiapan membantu pembangunan terminal TPA dan TPEB. Untuk merealisasikan pembangunan tersebut, Pemprov Papua Tengah diminta menyiapkan lahan sekitar lima hektare.
Pembahasan juga mencakup peningkatan sejumlah bandara perintis di wilayah Papua Tengah, antara lain di Kabupaten Puncak, Ilaga, Timika, Deiyai, dan Dogiyai. Pemerintah daerah mendorong peningkatan fasilitas bandara-bandara tersebut agar pelayanan transportasi masyarakat semakin baik.
Deinas menegaskan, selain pembangunan infrastruktur besar, pemerintah juga mengusulkan pemasangan pembatas atau pagar pengaman di sepanjang sejumlah ruas jalan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
“Yang kecil-kecil juga kami dorong, tetapi yang besar adalah Bandara dan Pelabuhan Nabire. Itu harus kita tuntaskan,” tegasnya.
Ia berharap dukungan pemerintah pusat tersebut dapat segera direalisasikan melalui koordinasi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Dengan peningkatan infrastruktur transportasi, akses masyarakat di Papua Tengah diharapkan semakin terbuka, konektivitas antardaerah semakin baik, serta dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik di wilayah tersebut. (*)
Berita Daerah
Karhutla Landa Bukit di Giri Mulyo Nabire, Api Terlihat Hingga Malam Ini
NABIRE – News Papuatengah.info – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terjadi di wilayah Kelurahan Giri Mulyo, di Gunung belakang Kuburan Giri Mulyo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Senin sore 15 September 2026 hingga malam ini.

Dari pantauan warga, kobaran api terlihat jelas dari kejauhan membakar area perbukitan yang berada tepat di belakang pemukiman penduduk. Asap tebal menyelimuti kawasan tersebut dan cahaya api masih menyala di beberapa titik hingga malam hari.
Belum diketahui pasti penyebab dan luas lahan yang terbakar. Warga sekitar mengaku khawatir api akan merembet mendekati rumah warga mengingat lokasi kebakaran berdekatan dengan area permukiman dan kondisi angin yang cukup kencang sore tadi.
Hingga berita ini diturunkan, tim pemadam kebakaran dan aparat terkait dilaporkan telah menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman. Belum ada laporan korban jiwa.
Pihak BPBD Kabupaten Nabire masih dalam upaya konfirmasi terkait penanganan dan penyebab kebakaran.
Reporter: Yohan Gobai – Central Media News
Berita Nabire
Tak Disangka, Motor yang Hilang Enam Tahun Ditemukan Saat Aksi Demo Berlangsung
NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Enam tahun menjadi waktu penantian bagi pemilik sepeda motor Honda Beat yang dilaporkan hilang pada 2020. Harapan menemukan kendaraan tersebut akhirnya terwujud setelah Polres Nabire mengamankan satu unit sepeda motor yang teridentifikasi sebagai kendaraan dalam laporan kehilangan, Selasa (15/9/2026).
Hal tersebut disampaikan Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu saat memberikan keterangan di Polres Nabire, Selasa. Ia menjelaskan, kendaraan diamankan sekitar pukul 13.00 WIT setelah penyampaian aspirasi oleh massa yang mengatasnamakan Solidaritas Pelajar West Papua (SPWP).
“Setelah penyampaian aspirasi dari adik-adik kita yang mengatasnamakan organisasi SPWP, sempat diamankan satu kendaraan yang dicurigai merupakan hasil dari tindak pidana atau hasil pencurian,” ujarnya.
Kecurigaan tersebut ditindaklanjuti dengan pemeriksaan nomor rangka dan nomor mesin. Hasil pengecekan menunjukkan sepeda motor tersebut memiliki laporan kehilangan pada 2020.


Kendaraan itu dilaporkan hilang pada 6 Mei 2020 sekitar pukul 17.00 WIT di Jalan Medan, Kelurahan Karangmulia, Kabupaten Nabire.
Sepeda motor tersebut merupakan Honda Beat berwarna pink-hitam dengan nomor polisi PA 6399 KD, nomor rangka MH1JM1128KK134190 dan nomor mesin JM11E2116341 atas nama Hamzah Musa. Saat ditemukan, warna kendaraan telah berubah dari warna aslinya.
“Ini motor awalnya warna pink-hitam, tapi sudah diubah warnanya,” jelasnya.
Anak Hamzah Musa kemudian hadir di Polres Nabire untuk melihat kendaraan tersebut. Pemilik saat ini berada di Morawali sehingga diwakili oleh anaknya.
“Bapaknya sekarang berada di Morawali. Jadi diwakilkan anaknya untuk datang melihat kendaraan yang kita amankan, sekaligus nanti kita kembalikan,” katanya.
Ia juga menanggapi klaim salah satu peserta aksi yang mengaku kehilangan sepeda motor. Ia meminta yang bersangkutan menunjukkan STNK dan BPKB sebagai bukti kepemilikan. Namun, orang tersebut menyampaikan dokumen berada di dalam jok kendaraan.
Kapolres mengatakan pihaknya telah mengarahkan yang bersangkutan ke Polres Nabire untuk klarifikasi, tetapi yang bersangkutan meninggalkan lokasi.
“Kami dari Polres Nabire bersama Satreskrim dan jajaran pada prinsipnya akan tetap menegakkan kebenaran serta menjaga keamanan di Nabire sebagai bagian dari Provinsi Papua Tengah,” pungkasnya. (*)
Berita Nabire
Kawal Aksi SPWP di Nabire hingga Kondusif, Danlanal Nabire: “Sinergitas TNI-Polri dan Pelajar Kunci Keamanan Daerah”
NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Penyampaian aspirasi oleh Solidaritas Pelajar West Papua (SPWP) Wilayah Nabire pada Selasa berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Sekitar 300 massa gabungan pelajar dan mahasiswa menggelar aksi long march melintasi rute BMW, Pasar Karang, hingga halaman kantor lama Bandara Nabire di depan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah.
Berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 12.40 WIT, massa menyuarakan penolakan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta menuntut penyediaan pendidikan gratis di Tanah Papua. Selama kegiatan berlangsung, situasi keamanan tetap terkendali sehingga aktivitas masyarakat sekitar dapat berjalan normal.


Pengamanan aksi ini dikawal ketat oleh aparat gabungan TNI-Polri, termasuk Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Nabire, Letkol Laut (P) Mario Marco, bersama jajaran kepolisian dan personel satgas. Danlanal Nabire menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kelancaran serta kedamaian selama proses pengawalan unjuk rasa tersebut. Menurutnya, terciptanya suasana yang aman tidak terlepas dari kolaborasi lintas pihak di lapangan, Selasa (15/9/2026).
“Kondisi yang tetap kondusif ini dapat terwujud berkat sinergitas serta kerja sama yang baik antara aparat TNI-Polri, para pelajar, hingga dukungan dari kalangan wartawan,” ujar Letkol Laut (P) Mario Marco.


Lebih lanjut, Letkol Laut (P) Mario Marco menegaskan komitmen TNI Angkatan Laut untuk terus menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah Nabire melalui pendekatan yang persuasif serta koordinasi yang solid. Ia juga mengimbau seluruh elemen masyarakat dan para pelajar untuk terus merawat komunikasi yang baik dalam setiap penyampaian aspirasi demi ketenteraman bersama.
“Keberhasilan pengamanan ini juga tidak lepas dari rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kami berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan di Nabire melalui komunikasi persuasif dan koordinasi yang solid agar situasi daerah tetap harmonis,” tegasnya. (*)
Berita Nabire
Aksi Damai SPWP di Nabire Berlangsung Aman dan Kondusif, Kapolres Nabire: “Mari Jaga Sinergitas dan Hindari Provokatif”
NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Penyampaian aspirasi oleh Solidaritas Pelajar West Papua (SPWP) Wilayah Nabire pada Selasa berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Sekitar 300 massa gabungan pelajar dan mahasiswa menggelar aksi long march melintasi rute BMW, Pasar Karang, hingga halaman kantor lama Bandara Nabire di depan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah.
Berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 12.40 WIT, massa menyuarakan penolakan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta menuntut penyediaan pendidikan gratis di Tanah Papua. Selama kegiatan berlangsung, situasi keamanan tetap terkendali sehingga aktivitas masyarakat sekitar dapat berjalan normal, Selasa (15/9/2026).


Pengamanan aksi ini dikawal langsung oleh Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, bersama Danlanal Nabire,Wakapolres, serta gabungan 467 personel TNI-Polri, Brimob, dan Satgas. Dalam keterangannya usai pengawalan, Kapolres menyampaikan apresiasi atas komunikasi dan koordinasi yang terjalin baik antara koordinator lapangan (korlap) aksi dengan aparat keamanan di lapangan.
“Secara umum situasi berjalan aman lancar, dan komunikasi antara kami dan adik-adik juga terjalin baik. Meskipun tadi ada sedikit long march, para korlap berkoordinasi dengan seluruh personel sehingga kegiatan berjalan tertib, lancar, dan berakhir tenang,” ujar AKBP Tatiratu.


Menyikapi jalannya aksi tersebut, AKBP Samuel D. Tatiratu berharap sinergitas dan komunikasi harmonis ini dapat terus dipertahankan demi menjaga stabilitas daerah. Beliau juga menegaskan imbauan agar dalam menyampaikan pendapat di muka umum, massa tidak menyisipkan ujaran provokatif maupun ancaman tindakan yang melanggar hukum.
“Ke depan, koordinasi seperti ini harus terus terjalin agar hal-hal yang perlu diantisipasi dapat disiapkan dan tidak terjadi chaos. Kami mengimbau, sekiranya ada aspirasi yang belum terpenuhi, jangan lagi menyampaikan ujaran provokatif atau bernada ancaman pembakaran karena itu berkaitan dengan pidana. Mari kita belajar berorganisasi dan menyampaikan aspirasi secara tertib untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian di Tanah Nabire,” pungkasnya. (*)
-
Berita Nabire3 hari agoSebulan Dialog Konflik Intan Jaya Buntu, Jozan Sani Ancam Bakar Gedung DPR dan Kantor Gubernur Papua Tengah
-
Berita Nabire4 hari agoPemprov Papua Tengah Luruskan Isu Relokasi PKL Nabire, Dorong Kolaborasi Lintas Pemerintah
-
Berita Nabire2 hari agoGPMI-I Menolak Keras Kunker Gubernur Meki dan Rombongan Ke Intan Jaya, Jozan Sani: “Hentikan Kegiatan Seremonial dan Segera Bentuk Pansus”
-
Berita Jayawijaya6 hari ago3 Petugas Bapang Tewas Ditembak OTK di Jayawijaya, Ini Pelanggaran HAM Berat!
-
Berita Nabire2 hari agoKarhutla di Nabire Barat Lahap 67 Hektare Lahan Sawit: Terbakar atau Dibakar?
-
Berita Nabire1 hari agoLantik 5 Pejabat Papua Tengah, Gubernur MEPA Tegaskan Kemajuan Birokrasi Ada di Tangan Pemimpin yang Amanah
-
Berita Nabire2 hari agoSentuhan Kasih Bhayangkari Papua Tengah Salurkan Logistik Korban Kebakaran Kompas Paniai
-
Berita Nabire7 hari agoTiba di Nabire Dini Hari, 11 Korban Kebakaran Bapouda Dimakamkan di Pemakaman Muslim Kampung Kimi





