Connect with us

Berita Deiyai

Bantuan Prasarana Kesehatan Wujud Nyata Komitmen Pemkab Tingkatkan Layanan Kesehatan

Published

on

PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA NEWS- Pemerintah Kabupaten Nabire dibawah kepemimpinan Bupati Mesak Magai, S.Sos., M.Si terus menunjukkan komitmen dan realisasi visi misi ‘Nabire Hebat” dalam meningkatkan pelayanan masyarakat Kabupaten Nabire khususnya bidang kesehatan.
Penyerahan Prasarana 7 unit Soeedboat dan 3 mobil ambulans untuk sejumlah Puskesmas adalah salah satu komitmen itu.

(epala Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire Silas Nubonggre, dalam sambutanya pada acara penyerahan prasana tersebut, Jum’at (19/9/2025) di Pantai Nabire (dulu Pantai MAF) menyatakan, bantuan ini adalah wujud nyata komitmen Pemkab Nabire melalui Dinas Kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat secara khusus di Kabupaten Nabire.
Dikatakan Silas, Asta Cita Presiden Republik Indonesia, sebagaimana tertuan dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia ini, salah satu agenda prioritas adalah pembangunan peningkatan kualitas manusia Indonesia melalui pelayanan pendidikan dan kesehatan yang merata.
“Arahan ini menjadi landasan kuat bagi kita di daerah untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang inklusif, menjangkau hingga ke pelosok, kampung, dan wilayah pesisir serta kepulauan. Sedangkan pada Provinsi Papua Tengah, itu ada beberapa bagian dari, visi-misi yang dituangkan untuk menjadi pedoman bagi kita yakni meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pelayanan dasar, serta percepatan pembangunan di wilayah Papua Tengah,” tuturnya.

Ditegasjkan Silas, Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire senantiasa mendukung visi-misi tersebut dengan menghadirkan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan.

Menurutnya, Bupati Nabire mempunyai visi-misi yang menegaskan pentingnya pembangunan kesehatan yang merata, berkeadilan, dan berbasis kearifan lokal. “Hal ini sejalan dengan upaya kita memperkuat fasilitas kesehatan, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, kesehatan serta menjamin kesersediaannya sarana transportasi medis secara menyeluruh,” ungkap Kadinkes.
Untuk pencapaian kami di dalam kegiatan selama Pak Bupati Mesak Magai memimpin daerah ini dari tahun 2001-2025, ada beberapa hal yang perlu diperlukan.
” Bapak Bupati Mesak Magai mempunyai perhatian serius terhadap pelayanan bidang kesehatan dengan menghadirkan berbagai macam layanan lewat bantuan pemerintah pusat dan daerah untuk menunjang kapasitas dan kapabilitas layanan Puskesmas secara mandiri dan meluas sampai pelosok. Bapak Bupati mempunyai perhatian serius terhadap pelayanan bidang kesehatan,” terangnya.
Ditahun 2021, melalui Kas Reguler telah dibangun rumah dinas di Samabusa, Wanggar Sari, dan di SP 1. Di Wanggar Sari dan SP 1 telah di bangun Puskesmas.

Ditahun 2022, dari Dana OTSUS telah laksanakan pembangunan rumah medis, khusus tenaga medis di Kampung Kamarisano, Mambor, Napan, dan Siriwo. Selain itu beberapa Puskesmas dari 32 Puskesmas telah kita lengkapi dengan PLTS atau tenaga surya, mulai dari Goni sampai di Kamarisano, di Pameno, bahkan Maniwo.
Di tahun 2022, telah dibangun rumah tenaga medis di Kamarisano, Mamboor, Napan, dan Siriwo.
Selain itu sejumlah Puskesmas telah dilengkapi dengan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) mulai Goni sampai Kamarisano, Dipa dan Menou bahkan Maniwo.
Ditahun 2022, di Distrik Teluk Umar telah dilakukan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan, yaitu memberikan solar cell ini satu unit sehingga dapat memperluas penerangan dan transportasi bagi petugas kesehatan yang dapat melayani masyarakat di Puskesmas tersebut.
Di tahun 2003 melalui Dana DAK Fisik, diadakan 5 unit solar cell juga untuk mendukung keberlanjutan penerangan kesehatan di beberapa Puskesmas yaitu di Kepulauan Moor, Mambor, Napan sampai di Kamarisano bahkan juga Kuatisore, Topo, dan Siriwo, Diayikuno, dan Maniwo.
Tentu ini sangat membantu Tenaga Medis di Puskesmas untuk dapat melayani pasien di malam hari karena sudah tersedianya penerangan bagi Puskesmas-Puskesmas tersebut.

Di tahun 2004 melalui Dak Fisik telah dibangun unit air bersih atau WTP di lima titik dan lima unit IPAL (Instalabsi Pengolahan Air Limbah), tujuh unit solar cell.
Dari dana OTSUS direhab beberapa Pustu yaitu Yaur, Rawaudo, di Kaliharapan dan GSI, Puskesmas Wami, Kuatisore, dan Puskesmas Kiriwo. Pembangunan rumah dinas di Maniwo.
Tahun 2025 hingga September yang sedang berjalan ini, ada beberapa pembangunan strategis yang kami lakukan lewat DAK fisik, yaitu penambahan ruan di Puskesmas Kuatisore, yang dibangun berada di pinggiran Jalan Trans Papua. Di Lokodimi itu posisi lokasi bangunannya ada di Topo SP4, di Dikia berada di kilometer 86. Penambahan ruang juga di Puskesmas Daiguno. Dan ada perehaban Puskesmas Rumah Dinas di Siriwo dan Napan.

Terkait ambulans, Kadinkes Silas menerangkan, ambulans yang tersedia di 2025 Puskesmas Dikia, Lokodimi, dan Lagari SP4. Untuk fasilitas Speedboat untuk Yeretuar, Kwantisore, Moor, Mamboor, Napan, Kamarisano dan 1 unit untuk Dinas Kesehatan sebagai operasional.
Kadinkes meminta agar bantuan prasara penunjang layanan kesehatan betul-betul diperhatikan karena Bupati Mesak Magai betul-betul secara serius memperhatikan layanan kesehatan.
Lanjut Silas, dalam APBD-P, Bupati memberikan sumber dana bantuan (DAU) untuk membelikan 3 unit mobil lagi untuk Puskesmas Karang Tumaritis, Kalibobo, dan Kwantisore.Mobil-mobil itu dibeli secara online dengan sistem e-katalog sehingga akan menghindari penyimpangan penggunaan anggaran.
Dalam kesempatan itu Kadinkes menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati karena,secara serius telah memperhatikan Dinas Kesehatan berikut perangkat, satana, dan prasarana sampai bawah. (Red)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Daerah

DinKes Papua Tengah Gelar OJT di Deiyai, Isak Waine : Layanan Harus Sesuai Standar

Published

on

PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA – Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah melalui Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) menggelar On the Job Training (OJT) Program Kusta, Filariasis, Hepatitis, dan ISPA/Pneumonia di Kabupaten Deiyai pada Rabu (5/8/2026).

Pelatihan berbasis tempat kerja yang melibatkan pengelola program dari Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai serta seluruh Puskesmas setempat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi tenaga kesehatan dalam surveilans, penemuan kasus secara dini, tata laksana pasien, hingga perbaikan sistem pencatatan dan pelaporan pelayanan dasar.

Kegiatan teknis ini diselenggarakan sebagai langkah nyata mewujudkan visi dan misi Gubernur Papua Tengah dalam menghadirkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera melalui penguatan mutu sumber daya manusia kesehatan hingga ke tingkat distrik dan kampung.

Kepala Seksi P2PM Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, Isak Waine, S.KM., M.Kes., menegaskan pentingnya pembinaan berkelanjutan bagi garda terdepan fasilitas kesehatan. “Melalui OJT ini, kami berkomitmen meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan agar mampu memberikan pelayanan yang profesional dan sesuai standar, utamanya dalam memperkuat deteksi dini serta menghapus stigma penyakit kusta di tengah masyarakat,” ujar Isak Waine.

Melalui sinergi yang makin kokoh antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan seluruh Puskesmas, kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat upaya pengendalian penyakit menular dan berdampak langsung pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Deiyai secara berkelanjutan. (Red)

Continue Reading

Berita Daerah

Sekda Buka Seminar SSH Secara Resmi

Published

on

Gubernur Meki : “SSH, Tingkatkan Mutu Pendidikan Papua Tengah “

PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA NEWS – Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, diwakili Sekda dr.Silwanus Sumule secara resmi membuka Seminar Pelaksanaan Sekolah Sepanjang Hari (SSH) tingkat Provinsi Papua Tengah yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah, Senin (20/7/2026).


Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat implementasi program SSH sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk generasi Papua Tengah yang cerdas, berkarakter, disiplin, serta berintegritas.
Seminar dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah Nurhalida, para kepala sekolah, tenaga pendidik, serta pemangku kepentingan di bidang pendidikan dari berbagai kabupaten di Papua Tengah.
Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa Sekolah Sepanjang Hari tidak boleh dipahami hanya sebagai penambahan jam belajar bagi peserta didik. Menurutnya, pelaksanaan SSH harus menjadi sarana untuk memperkuat kualitas proses pembelajaran, pembinaan karakter, pengembangan minat dan bakat, serta memberikan pendampingan yang lebih terarah kepada siswa.
“SSH harus menjadi instrumen untuk meningkatkan mutu pendidikan. Sekolah yang menerapkan program ini harus menjadi contoh dalam penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, menghadirkan pembelajaran yang inovatif, menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, serta menghasilkan lulusan yang cerdas, tangguh, dan berdaya saing,” tegas Gubernur.


Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan SSH sejalan dengan Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah. Karena itu, implementasinya harus dilakukan secara terencana dengan melibatkan seluruh unsur pendidikan, mulai dari kepala sekolah, guru, orang tua, hingga peserta didik melalui sistem evaluasi yang berkelanjutan.
Selain membahas peningkatan mutu pembelajaran, Gubernur juga menyoroti pentingnya dukungan anggaran bagi sektor pendidikan. Ia mengingatkan seluruh pemerintah daerah agar mematuhi ketentuan dalam Surat Penegasan Nomor 38/VII/2026/BP3OKP.PT mengenai pengalokasian minimal 30 persen Dana Otonomi Khusus bidang pendidikan mulai Tahun Anggaran 2027.
Menurutnya, alokasi anggaran tersebut harus benar-benar digunakan untuk memenuhi Standar Nasional Pendidikan sekaligus mendukung operasional Program Sekolah Sepanjang Hari di seluruh wilayah Papua Tengah.
“Saya meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah Provinsi maupun pemerintah kabupaten untuk menaati ketentuan tersebut dalam penyusunan APBD. Dinas Pendidikan di setiap kabupaten juga harus mengawal pelaksanaan program ini agar berjalan efektif di setiap sekolah,” ujarnya.
Gubernur Meki juga menegaskan bahwa keberhasilan Program SSH membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Ia meminta Dinas PUPR mendukung pembangunan dan renovasi gedung sekolah, penyediaan sanitasi yang layak, akses air bersih, hingga perlindungan sekolah-sekolah yang berada di wilayah pesisir.
Sementara itu, Dinas Komunikasi dan Informatika diminta memastikan tersedianya akses internet yang andal sebagai penunjang proses pembelajaran digital, sedangkan PT PLN diharapkan memprioritaskan penyediaan listrik dan penerangan bagi sekolah-sekolah di seluruh Papua Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga memberikan perhatian khusus terhadap pemerataan layanan pendidikan, khususnya di Kabupaten Nabire. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan Program Sekolah Sepanjang Hari tidak boleh hanya terpusat di kawasan perkotaan, tetapi harus diperluas secara bertahap hingga menjangkau wilayah Topo, Siriwo, dan daerah-daerah pedalaman lainnya.
“Pemerataan mutu pendidikan adalah komitmen kita bersama. Setiap anak Papua Tengah, di mana pun berada, harus mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas dan kesempatan belajar yang sama,” katanya.
Lebih lanjut, Gubernur menginstruksikan Dinas Pendidikan bersama BKPSDM baik di tingkat provinsi maupun kabupaten untuk segera melakukan pemetaan dan redistribusi tenaga pendidik berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.
Ia menegaskan tidak boleh ada lagi sekolah yang mengalami kelebihan guru, sementara sekolah di wilayah pedalaman masih mengalami kekurangan tenaga pengajar.
Selain itu, para kepala sekolah dan guru diminta mampu mengelola kegiatan akademik secara seimbang dengan pembinaan karakter, olahraga, seni, budaya, serta kegiatan keagamaan tanpa mengabaikan kesehatan dan kenyamanan peserta didik.


Mengakhiri sambutannya, Gubernur Meki Nawipa mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan transformasi pendidikan sebagai tanggung jawab bersama. Menurutnya, investasi terbaik bagi masa depan Papua Tengah adalah menghadirkan pendidikan yang berkualitas bagi generasi muda.
Ia berharap Seminar Pelaksanaan Sekolah Sepanjang Hari dapat menghasilkan langkah-langkah operasional yang konkret, sistem evaluasi yang efektif, serta memperkuat sinergi seluruh pihak agar program SSH benar-benar memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan dan membuka kesempatan yang lebih luas bagi seluruh anak-anak Papua Tengah. (red)

Continue Reading

Berita Daerah

Bupati Deiyai Serahkan Penghargaan kepada Personel Polres pada HUT Bhayangkara ke-80

Published

on

DEIYAI, enagoNews – Bupati Deiyai, Melkianus Mote, ST, menyerahkan penghargaan kehormatan kepada personel Polres Deiyai, Brigadir Yulianus Douw, pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang berlangsung di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Deiyai, Rabu (1/7/2026).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, disiplin, loyalitas, dan pengabdian Brigadir Yulianus Douw dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.

Dalam sambutannya, Bupati Melkianus Mote mengatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan wujud pengakuan atas profesionalisme anggota Polri yang senantiasa memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas profesionalisme sebagai anggota Polri yang memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Melkianus.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan pesan Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, kepada seluruh personel Polda Papua Tengah dan jajaran agar terus menjaga kehormatan institusi, meningkatkan disiplin, loyalitas, dan profesionalisme, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Jadilah pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang mampu memberikan rasa aman serta menjadi teladan di tengah kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Advertisement

Ia menambahkan, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi Polri untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan. Menurutnya, meningkatnya citra positif Polri berdasarkan berbagai survei harus menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus menjaga integritas dan menghindari tindakan yang dapat mencederai kepercayaan publik.

Selain itu, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah, pemerintah kabupaten, TNI, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia usaha, media massa, serta seluruh elemen masyarakat yang selama ini bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Papua Tengah.

Ia menegaskan, sinergi yang telah terjalin akan terus diperkuat guna mendukung berbagai program pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah.

“Polri siap mengawal setiap program pembangunan agar berjalan aman, tertib, transparan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Papua Tengah,” tutupnya. (Red)

Continue Reading

Trending