Connect with us

Berita Deiyai

Dinilai Bangun Liar, Bangunan Lapak Oyehe Dibongkar

Published

on

Kasat Pol PP “Kami Lakukan Pembongkaran Sesuai Instruksi Bupati”

PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA NEWS- Bangunan Lapak/Los-los pasar di komplek pasar Sayang Mama Papua Oyehe yang masih dalam tahap pembangunan akhirnya dirobohkan alias dibongkar.
Pembongkaran dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Kabupaten Nabire, Senin (29/9/2025) dan dipimpin langsung Kasatpol PP Cyprianus Rahawarin, S.Sos.
Satpol PP yang menerjunkan langsung seluruh personelnya, sehingga hanya dalam hitungan jam, 3 (tiga) bangunan yang terdiri puluhan lapak/los itu roboh.
Ditegaskan Kasatpol PP, pembongkaran itu dilakukan sesuai dengan intruksi / surat perintah Bupati Nabire Mesak Magai.

“Apa yang kita lakukan yakni melakukan pembongkaran bangunan lapak/los-los pasar Ini sesuai dengan Surat Perintah Bapak Bupati untuk penerbitan area yang ada di pasar yang sudah diperuntukkan khusus untuk mama-mama Papua,”

Menurutnya, Surat Intruksi Bupati itu terhitung mulai tanggal 15 Maret 2025.Surat Teguran sudah kami layangkan 3 (kali) dan hari ini sudah sampai batas waktu sehingga hari ini dilakukan pembongkaran.

“Surat Perintah tertanggal 15 September 2025, kami sudah layangkan Surat Teguran sebanyak 3 (tiga) kali dan sudah berakhir, oleh karena itu hari ini kita turun lakukan pembongkaran dan sekali lagi ini sesuai dengan Surat Perintah Bapak Bupati,” tegasnya.
Dikatakan Cyprianus, Bupati dan Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas kinerja yang dilakukan Satpol PP apalagi dilakukan secara bersama, seluruh personel bukan hanya laki-laki tetapi personel perempuan juga turun lapangan.

0-0x0-0-0#


Dalam Surat Perintah Bupati Nabire Mesak Magai, S.Sos., M.Si Nomor : 100.3.4/1646/Set tertanggal 15 September 2025 memerintahkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Nabire untuk melakukan pembongkaran bangunan liar di Oyehe.
Surat itu berbunyi sehubungan dengan berdirinya bangunan baru yang dibangun didepan pasar Mama-mama Papua di Oyehe, maka dengan ini saya selaku Bupati Nabire memberikan intruksi kepada Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Nabire beserta jajarannya agar segera melakukan pembongkaran bangunan tersebut.
Sementara itu dalam Surat Teguran I Sappol PP yang ditujukan kepada pemilik bangunan /lapak diarea Pasar Mama Papua dan berdasar pada sejumlah Undang-undang, Peraturan Pemerintah, Permendagri, Hasil Rapat Wakil Bupati, Dinas Perdagangan, dan Satpol PP, dan Ibtruksi Bupati Nomor : 100.3.4/1646/Set tertanggal 15 September 2025 tentang Pembongkaran Bangunan Liar di Oyehe meminta untuk segera menghentikan pembangunan lapak diarea Pasar Mama-mama Papua, bila tidak diindahkan maka Satpol PP akan menutup/menertibkan kegiatan tersebut.
Teguran lalu disusul dengan Surat Teguran II dengan Nomor : 300.1/361/Satpol PP tertanggal 17 September 2025 yang isinya sama dengan Surat Teguran I.
Dan Surat Teguran III dilayangkan.Berdasarkan hal itu Satpol PP melakukan pembongkaran.
“Bahwa kami melakukan pembongkaran sesuai Instruksi Bupati, siapapun yang menjadi Kasatpol PP tentu akan melakukan tindakan yang sama karena mengikuti intruksi dari atasan dalam hal ini Bapak Bupati,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan Kasatpol PP, bahwa area itu dikhususkan untuk padar Mama-mama Papua.

Dalam kesempatan Kasatpol PP menyampaikan terimakasih kasih kepada,seluruh personel Satpol PP yang telah bersama-sama turun lapangan dan menjaga kekompakan.

“Terimakasih kepada semuanya, Pak Sekretaris dan semua anggota, kita telah menunjukkan kekompakan dan kebersamaan,” ujarnya.
“Kita melasanakan pembongkaran ini bukan semata-mata membuat orang punya rumah kita bongkar, tetapi atas dasar surat resmi dari Bapak Bupati,” imbuhnya.
“ini soal Perintah Bupati dan penegakan Oerda. Siapapun Kasatpol PP nya pasti akan melakukan hal yang sama, karena loyalitas terhadap pimpinan,” tandasnya.

Ia mengaku bahwa selama dua bulan mendapat tekanan, namun sekali lagi karena harus loyal terhadap aturan dan perintah atasan.
Dinyatakan Rahawarin, bila,dalam pembongkaran ini ada komplain sebaiknya berhubung dengan Dinas Perdagangan Kabupaten Nabire karena Satpol PP bertindak sesuai dengan Intruksi Bupati.
Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari Dinas,Perdagangan Kabupaten Nabire terkait pembongkaran ini.(Red)

Advertisement

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Daerah

DinKes Papua Tengah Gelar OJT di Deiyai, Isak Waine : Layanan Harus Sesuai Standar

Published

on

PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA – Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah melalui Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) menggelar On the Job Training (OJT) Program Kusta, Filariasis, Hepatitis, dan ISPA/Pneumonia di Kabupaten Deiyai pada Rabu (5/8/2026).

Pelatihan berbasis tempat kerja yang melibatkan pengelola program dari Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai serta seluruh Puskesmas setempat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi tenaga kesehatan dalam surveilans, penemuan kasus secara dini, tata laksana pasien, hingga perbaikan sistem pencatatan dan pelaporan pelayanan dasar.

Kegiatan teknis ini diselenggarakan sebagai langkah nyata mewujudkan visi dan misi Gubernur Papua Tengah dalam menghadirkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera melalui penguatan mutu sumber daya manusia kesehatan hingga ke tingkat distrik dan kampung.

Kepala Seksi P2PM Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, Isak Waine, S.KM., M.Kes., menegaskan pentingnya pembinaan berkelanjutan bagi garda terdepan fasilitas kesehatan. “Melalui OJT ini, kami berkomitmen meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan agar mampu memberikan pelayanan yang profesional dan sesuai standar, utamanya dalam memperkuat deteksi dini serta menghapus stigma penyakit kusta di tengah masyarakat,” ujar Isak Waine.

Melalui sinergi yang makin kokoh antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan seluruh Puskesmas, kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat upaya pengendalian penyakit menular dan berdampak langsung pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Deiyai secara berkelanjutan. (Red)

Continue Reading

Berita Daerah

Sekda Buka Seminar SSH Secara Resmi

Published

on

Gubernur Meki : “SSH, Tingkatkan Mutu Pendidikan Papua Tengah “

PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA NEWS – Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, diwakili Sekda dr.Silwanus Sumule secara resmi membuka Seminar Pelaksanaan Sekolah Sepanjang Hari (SSH) tingkat Provinsi Papua Tengah yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah, Senin (20/7/2026).


Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat implementasi program SSH sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk generasi Papua Tengah yang cerdas, berkarakter, disiplin, serta berintegritas.
Seminar dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah Nurhalida, para kepala sekolah, tenaga pendidik, serta pemangku kepentingan di bidang pendidikan dari berbagai kabupaten di Papua Tengah.
Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa Sekolah Sepanjang Hari tidak boleh dipahami hanya sebagai penambahan jam belajar bagi peserta didik. Menurutnya, pelaksanaan SSH harus menjadi sarana untuk memperkuat kualitas proses pembelajaran, pembinaan karakter, pengembangan minat dan bakat, serta memberikan pendampingan yang lebih terarah kepada siswa.
“SSH harus menjadi instrumen untuk meningkatkan mutu pendidikan. Sekolah yang menerapkan program ini harus menjadi contoh dalam penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, menghadirkan pembelajaran yang inovatif, menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, serta menghasilkan lulusan yang cerdas, tangguh, dan berdaya saing,” tegas Gubernur.


Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan SSH sejalan dengan Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah. Karena itu, implementasinya harus dilakukan secara terencana dengan melibatkan seluruh unsur pendidikan, mulai dari kepala sekolah, guru, orang tua, hingga peserta didik melalui sistem evaluasi yang berkelanjutan.
Selain membahas peningkatan mutu pembelajaran, Gubernur juga menyoroti pentingnya dukungan anggaran bagi sektor pendidikan. Ia mengingatkan seluruh pemerintah daerah agar mematuhi ketentuan dalam Surat Penegasan Nomor 38/VII/2026/BP3OKP.PT mengenai pengalokasian minimal 30 persen Dana Otonomi Khusus bidang pendidikan mulai Tahun Anggaran 2027.
Menurutnya, alokasi anggaran tersebut harus benar-benar digunakan untuk memenuhi Standar Nasional Pendidikan sekaligus mendukung operasional Program Sekolah Sepanjang Hari di seluruh wilayah Papua Tengah.
“Saya meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah Provinsi maupun pemerintah kabupaten untuk menaati ketentuan tersebut dalam penyusunan APBD. Dinas Pendidikan di setiap kabupaten juga harus mengawal pelaksanaan program ini agar berjalan efektif di setiap sekolah,” ujarnya.
Gubernur Meki juga menegaskan bahwa keberhasilan Program SSH membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Ia meminta Dinas PUPR mendukung pembangunan dan renovasi gedung sekolah, penyediaan sanitasi yang layak, akses air bersih, hingga perlindungan sekolah-sekolah yang berada di wilayah pesisir.
Sementara itu, Dinas Komunikasi dan Informatika diminta memastikan tersedianya akses internet yang andal sebagai penunjang proses pembelajaran digital, sedangkan PT PLN diharapkan memprioritaskan penyediaan listrik dan penerangan bagi sekolah-sekolah di seluruh Papua Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga memberikan perhatian khusus terhadap pemerataan layanan pendidikan, khususnya di Kabupaten Nabire. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan Program Sekolah Sepanjang Hari tidak boleh hanya terpusat di kawasan perkotaan, tetapi harus diperluas secara bertahap hingga menjangkau wilayah Topo, Siriwo, dan daerah-daerah pedalaman lainnya.
“Pemerataan mutu pendidikan adalah komitmen kita bersama. Setiap anak Papua Tengah, di mana pun berada, harus mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas dan kesempatan belajar yang sama,” katanya.
Lebih lanjut, Gubernur menginstruksikan Dinas Pendidikan bersama BKPSDM baik di tingkat provinsi maupun kabupaten untuk segera melakukan pemetaan dan redistribusi tenaga pendidik berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.
Ia menegaskan tidak boleh ada lagi sekolah yang mengalami kelebihan guru, sementara sekolah di wilayah pedalaman masih mengalami kekurangan tenaga pengajar.
Selain itu, para kepala sekolah dan guru diminta mampu mengelola kegiatan akademik secara seimbang dengan pembinaan karakter, olahraga, seni, budaya, serta kegiatan keagamaan tanpa mengabaikan kesehatan dan kenyamanan peserta didik.


Mengakhiri sambutannya, Gubernur Meki Nawipa mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan transformasi pendidikan sebagai tanggung jawab bersama. Menurutnya, investasi terbaik bagi masa depan Papua Tengah adalah menghadirkan pendidikan yang berkualitas bagi generasi muda.
Ia berharap Seminar Pelaksanaan Sekolah Sepanjang Hari dapat menghasilkan langkah-langkah operasional yang konkret, sistem evaluasi yang efektif, serta memperkuat sinergi seluruh pihak agar program SSH benar-benar memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan dan membuka kesempatan yang lebih luas bagi seluruh anak-anak Papua Tengah. (red)

Continue Reading

Berita Daerah

Bupati Deiyai Serahkan Penghargaan kepada Personel Polres pada HUT Bhayangkara ke-80

Published

on

DEIYAI, enagoNews – Bupati Deiyai, Melkianus Mote, ST, menyerahkan penghargaan kehormatan kepada personel Polres Deiyai, Brigadir Yulianus Douw, pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang berlangsung di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Deiyai, Rabu (1/7/2026).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, disiplin, loyalitas, dan pengabdian Brigadir Yulianus Douw dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.

Dalam sambutannya, Bupati Melkianus Mote mengatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan wujud pengakuan atas profesionalisme anggota Polri yang senantiasa memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas profesionalisme sebagai anggota Polri yang memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Melkianus.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan pesan Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, kepada seluruh personel Polda Papua Tengah dan jajaran agar terus menjaga kehormatan institusi, meningkatkan disiplin, loyalitas, dan profesionalisme, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Jadilah pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang mampu memberikan rasa aman serta menjadi teladan di tengah kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Advertisement

Ia menambahkan, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi Polri untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan. Menurutnya, meningkatnya citra positif Polri berdasarkan berbagai survei harus menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus menjaga integritas dan menghindari tindakan yang dapat mencederai kepercayaan publik.

Selain itu, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah, pemerintah kabupaten, TNI, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia usaha, media massa, serta seluruh elemen masyarakat yang selama ini bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Papua Tengah.

Ia menegaskan, sinergi yang telah terjalin akan terus diperkuat guna mendukung berbagai program pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah.

“Polri siap mengawal setiap program pembangunan agar berjalan aman, tertib, transparan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Papua Tengah,” tutupnya. (Red)

Continue Reading

Trending