Berita Paniai
Pasar Bapouda Dilalap Api, 11 Tewas: Wakapolda Desak Polres Paniai Bekerja Maksimal
Published
2 bulan agoon
By
Redaksi
PANIAI, Papua Tengah | News.papuatengah.info– Wakapolda Papua Tengah Kombes Pol Dr. Gustav R. Urbinas meminta jajaran Polres Paniai bekerja maksimal dan profesional mengungkap penyebab kebakaran maut yang melanda kawasan Pasar Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Senin (7/9/2026). Kebakaran tersebut mengakibatkan 49 bangunan terbakar dan 11 orang meninggal dunia.
Hal itu disampaikan saat mendampingi kunjungan kerja Wakil Gubernur Papua Tengah Denias Geley di Kabupaten Paniai, Kamis (10/9/2026). Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Wakil Gubernur dan Wakapolda meninjau langsung posko korban kebakaran untuk melihat kondisi penanganan korban dan keluarga yang terdampak.

Ia menegaskan, proses penyelidikan harus dilakukan secara menyeluruh dan sesuai ketentuan hukum. Setiap fakta terkait peristiwa tersebut, kata dia, harus didalami untuk memastikan penyebab kebakaran dapat diketahui secara jelas.
“Saya minta Polres Paniai bekerja secara maksimal dan profesional untuk mengungkap penyebab kebakaran ini. Setiap fakta harus didalami dan setiap proses harus dilakukan secara transparan sesuai ketentuan hukum, sehingga masyarakat mendapatkan kepastian atas peristiwa yang terjadi,” tegasnya.
Selain pengungkapan kasus, Wakapolda meminta jajaran Polres Paniai menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama setelah peristiwa yang menimbulkan duka bagi masyarakat tersebut.
“Jaga kamtibmas bersama-sama. Bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dan jangan sampai ada persoalan yang berkembang tanpa penyelesaian. Polisi harus hadir, mendengar dan memberikan solusi bagi masyarakat, terutama ketika masyarakat sedang menghadapi situasi sulit seperti saat ini,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta membantu penanganan pascakebakaran.
Menurutnya, kehadiran Polri tidak hanya dibutuhkan saat terjadi gangguan keamanan, tetapi juga melalui pencegahan, pelayanan, perlindungan, dan komunikasi dengan masyarakat.
“Polri harus hadir untuk masyarakat. Hadir bukan hanya ketika ada masalah, tetapi juga untuk mendengar, melayani, melindungi dan memberikan rasa aman,” tegasnya.
Ia berharap proses penanganan dan penyelidikan kebakaran berjalan profesional, sementara situasi keamanan di Kabupaten Paniai tetap aman dan kondusif.
You may like
-

Festival Kopi Papua Tengah Resmi Ditutup, UMKM dan Potensi Petani Lokal Didorong Tembus Pasar Global
-

Aksi Gen Z Papua Tengah Lawan Stunting dan Jaga Kamtibmas, Marsel Asyerem: “Jauhi Narkoba dan Sebarkan Energi Positif”
-

Wagub Papua Tengah Ajak Tokoh Agama dan Masyarakat Jaga Kondusivitas di Konferensi Sinode IV GKII Timika
-
Kepala Suku Simapitowa Imbau Mahasiswa dan Pelajar di Nabire Tak Mudah Terprovokasi Hoaks
-

Dinas Pertanian Nabire Dorong Kelompok Tani Lokal Masuk Rantai Pasok SPPG
-

Kolektif Lapak Baca Gelar Diskusi Publik di Nabire Soroti Krisis Demokrasi dan Cengkeraman Kapitalisme
-

Karhutla Ancam Pasokan Lokal, Dapur SPPG Kalisusu 001 Tetap Jaga Mutu Gizi di Tengah Lonjakan Harga
-

Rakor Ekonomi Papua Tengah: Target 8 Persen Lewat Kerja Nyata dan Data Valid
-

Aksi Sosial Satgas Habema di Intan Jaya Peringati Hari Kesaktian Pancasila: Menyemai Kado dan Semangat Belajar untuk Anak Titigi
-

KPK Tekankan Papua Tengah Bangun Fondasi Tata Kelola Sejak Awal






































