Berita Daerah
Wabah Skabies di Mewoluk Puncak Jaya Meningkat, Dinkes Papua Tengah Kirim Tim Medis dan Obat
Published
2 bulan agoon
By
Alvira
NABIRE, Central Media News – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Tengah bergerak cepat menanggapi lonjakan kasus infeksi kulit di Distrik Mewoluk, Kabupaten Puncak Jaya. Berkolaborasi dengan Dinkes Kabupaten Puncak Jaya, pemerintah daerah menerjunkan tim medis khusus sekaligus mengamankan bantuan pasokan obat darurat, Rabu (2/9/2026).


Langkah tanggap darurat ini diambil setelah adanya laporan peningkatan kasus parasit skabies yang berkembang menjadi pioderma atau infeksi kulit sekunder bernanah, sehingga sempat memicu lonjakan pasien dan kelangkaan obat pengobatan utama di Rumah Sakit Mulia.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, dr. Agus, menegaskan bahwa penanganan di Distrik Mewoluk menjadi prioritas utama pihak provinsi demi mencegah penularan yang semakin meluas.

“Kami langsung berkoordinasi dengan Dinkes Puncak Jaya untuk memastikan respons cepat di lapangan. Faskes setempat butuh intervensi segera, baik dari sisi pasokan obat maupun tenaga medis tambahan,” ujar dr. Agus saat memberikan keterangan di Nabire.
Guna memutus mata rantai penularan di lapangan, Tim Pelayanan Kesehatan gabungan langsung diterjunkan ke Distrik Mewoluk untuk melakukan skrining ketat dan penanganan dini. Pihak provinsi memastikan ketersediaan salep Permetrin dan logistik medis pendukung telah siap dikirimkan melalui jalur udara untuk mengantisipasi rujukan pasien kritis dari puskesmas.
”Logistik obat-obatan sudah disiapkan dan diikat pihak ekspedisi di kargo. Meskipun hari ini sempat terhalang kendala pembatalan penerbangan, pengiriman dipastikan terbang dengan jadwal penerbangan pertama besok pagi ke Puncak Jaya,” tambah dr. Agus.


Selain pengiriman bantuan obat, dr. Agus juga menekankan pentingnya edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada masyarakat setempat agar infeksi tidak kembali berulang setelah pengobatan massal dilakukan.
Pemerintah mengimbau masyarakat di Distrik Mewoluk dan sekitarnya untuk senantiasa menjaga kebersihan diri serta lingkungan guna mencegah penyebaran parasit kulit. Warga juga diharapkan tidak ragu mendatangi posko kesehatan terdekat jika mengalami gejala gatal-gatal agar penanganan awal dapat segera diberikan sebelum terjadi komplikasi.
”Sinergi cepat ini kami harapkan dapat segera menekan angka infeksi di lapangan. Kami berkomitmen memastikan pelayanan kesehatan masyarakat di Puncak Jaya tetap berjalan optimal tanpa terkendala ketersediaan obat,” tutup dr. Agus.
Penulis : Alvira
You may like
-

Festival Kopi Papua Tengah Resmi Ditutup, UMKM dan Potensi Petani Lokal Didorong Tembus Pasar Global
-

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, SMP Negeri 5 Nabire Gelar Upacara dan Berbagai Lomba Edukatif
-

Peringati Sumpah Pemuda, DPD BMP RI Papua Tengah dan DPC BMP RI Nabire Rangkul Pemuda Merajut Persatuan
-

Aksi Gen Z Papua Tengah Lawan Stunting dan Jaga Kamtibmas, Marsel Asyerem: “Jauhi Narkoba dan Sebarkan Energi Positif”
-

Polres Nabire Musnahkan 3,29 Gram Sabu, AKBP Samuel: Tak Ada Toleransi Bagi Pengedar dan Imbau Anak Muda Tak Terjerumus
-

KONI Papua Tengah Pastikan Hanya Tiga Cabor Dilantik Besok, Sisanya Bertahap Hingga Oktober
-
Turnamen Catur Memperingati Hari Perdamaian Dunia Sukses Digelar di Nabire Papua Tengah
-

Turnamen Catur PERCASI Papua Tengah Digelar Peringati Hari Perdamaian Dunia, Panitia Tekankan Semangat “Untuk Menguatkan Persatuan Dan Perdamaian”
-

Karhutla Landa Bukit di Giri Mulyo Nabire, Api Terlihat Hingga Malam Ini
-

Kadin dan KNPI Papua Tengah Bagi Masker Gratis di Jalan Kusuma Bangsa Nabire, Serukan Stop Bakar Hutan







































