Connect with us

Berita Daerah

SMPN 2 Nabire Terapkan Kurikulum Merdeka Deep Learning dengan Tiga Paradigma Pembelajaran

Published

on

Papua Tengah – enagoNews –
Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Nabire kembali menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar 2022 pada Semester Dua (genap) Tahun Ajaran 2025–2026. Penerapan kurikulum ini menitikberatkan pada konsep pembelajaran mendalam (deep learning) dengan tiga paradigma utama, yakni bermakna, sadar, dan menyenangkan.
Kepala SMPN 2 Nabire, Oping Ardino Tandaju, mengatakan bahwa pendekatan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas proses belajar mengajar agar murid tidak hanya menghafal, tetapi mampu memahami konsep secara utuh.


“Kami masih menggunakan Kurikulum Merdeka Belajar 2022 di semester dua ini dengan penekanan pada pembelajaran mendalam melalui tiga paradigma, yaitu bermakna, sadar, dan menyenangkan,” ujar Oping saat ditemui enagonews, Rabu (7/1/2026).

Kurikulum Merdeka Fokus Pemahaman Konsep dan Berpikir Kritis
Menurut Oping, Kurikulum Merdeka 2025–2026 bukanlah kurikulum baru secara total, melainkan penguatan dari kurikulum sebelumnya yang berfokus pada deep learning. Tiga paradigma tersebut meliputi meaningful (pembelajaran bermakna), mindful (pembelajaran sadar), dan joyful (pembelajaran menyenangkan).


Pendekatan ini menekankan pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta penyelesaian masalah, bukan sekadar hafalan materi pelajaran.
SMPN 2 Nabire Terapkan Coding dan Artificial Intelligence
Sejalan dengan perkembangan digitalisasi pendidikan, SMPN 2 Nabire juga mulai mengintegrasikan pembelajaran coding dan Artificial Intelligence (AI), tahun ajaran 2025/2026 dimulai kelas VII, Kelas VIII, dan IX Thn ajaran 2026/2027 bertahap.
“Di era digital, keterampilan teknologi menjadi keharusan. Jika tidak mengikuti perkembangan, kita akan tertinggal. Saat ini sudah ada dua guru kami yang mengikuti pelatihan khusus coding dan AI,” jelas Oping.
Pembelajaran coding dan AI tersebut dibimbing oleh guru yang telah memiliki lisensi resmi, sebagai bagian dari upaya peningkatan literasi digital di lingkungan sekolah.
Pembelajaran E-Learning Didukung Internet Starlink dan IndiHome
Selain pembelajaran tatap muka, SMPN 2 Nabire juga telah menjalankan sistem e-learning berbasis internet selama kurang lebih dua tahun. Kegiatan ini didukung jaringan internet dari Starlink dan IndiHome, sehingga akses internet dapat dimanfaatkan di setiap ruang kelas.
SMPN 2 Nabire Dukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, pihak sekolah menyatakan siap mendukung dan telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk orang tua murid, komite sekolah, pengelola dapur MBG, serta ahli gizi.
“Kami telah mengumpulkan orang tua murid, komite sekolah, pemilik dapur, dan ahli gizi untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya program MBG ini,” kata Oping.
Ia menilai program MBG memberikan dampak positif terhadap kegiatan belajar mengajar (KBM), karena asupan gizi yang baik dapat meningkatkan konsentrasi, kecerdasan, dan daya pikir murid.
Komite Sekolah Minta Orang Tua Tidak Khawatir
Menanggapi kekhawatiran sebagian orang tua terkait isu keracunan MBG di beberapa daerah, Oping menegaskan bahwa program ini dikawal oleh tenaga dapur profesional dan ahli gizi yang memastikan keamanan serta kandungan nutrisi makanan.


Senada dengan itu, Ketua Komite SMPN 2 Nabire, Donatus Degei, meminta orang tua dan wali murid agar tidak merasa khawatir berlebihan.
“Ini program pemerintah yang sangat baik untuk membantu kebutuhan makan murid. Jangan terlalu takut dengan isu yang berkembang,” ujar Donatus.
Ia menambahkan, komite sekolah akan terus mendorong keberhasilan pelaksanaan MBG di SMPN 2 Nabire yang direncanakan mulai berjalan pada Kamis (8/1/2026), demi peningkatan mutu pendidikan dan kesehatan murid. (Mus)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Daerah

DinKes Papua Tengah Gelar OJT di Deiyai, Isak Waine : Layanan Harus Sesuai Standar

Published

on

PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA – Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah melalui Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) menggelar On the Job Training (OJT) Program Kusta, Filariasis, Hepatitis, dan ISPA/Pneumonia di Kabupaten Deiyai pada Rabu (5/8/2026).

Pelatihan berbasis tempat kerja yang melibatkan pengelola program dari Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai serta seluruh Puskesmas setempat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi tenaga kesehatan dalam surveilans, penemuan kasus secara dini, tata laksana pasien, hingga perbaikan sistem pencatatan dan pelaporan pelayanan dasar.

Kegiatan teknis ini diselenggarakan sebagai langkah nyata mewujudkan visi dan misi Gubernur Papua Tengah dalam menghadirkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera melalui penguatan mutu sumber daya manusia kesehatan hingga ke tingkat distrik dan kampung.

Kepala Seksi P2PM Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, Isak Waine, S.KM., M.Kes., menegaskan pentingnya pembinaan berkelanjutan bagi garda terdepan fasilitas kesehatan. “Melalui OJT ini, kami berkomitmen meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan agar mampu memberikan pelayanan yang profesional dan sesuai standar, utamanya dalam memperkuat deteksi dini serta menghapus stigma penyakit kusta di tengah masyarakat,” ujar Isak Waine.

Melalui sinergi yang makin kokoh antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan seluruh Puskesmas, kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat upaya pengendalian penyakit menular dan berdampak langsung pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Deiyai secara berkelanjutan. (Red)

Continue Reading

Berita Daerah

Menuju Kepengurusan Definitif, Asprov PSSI Papua Tengah Siap Gelar Musda di Nabire

Published

on

PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA – Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Papua Tengah bersiap menggelar musyawarah daerah guna memilih ketua dan membentuk kepengurusan definitif sebelum tenggat waktu Agustus 2026 yang ditetapkan PSSI Pusat. Langkah ini diambil usai jajaran pengurus Asprov PSSI Papua Tengah menghadiri Kongres Biasa PSSI di Jakarta yang dibuka langsung oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Senin (3/8/2026).

Musda tersebut rencananya akan dihadiri langsung oleh PSSI Pusat di Nabire serta mengundang seluruh pengurus Asosiasi Kabupaten (Askab) dari delapan kabupaten se-Papua Tengah demi memastikan legitimasi tata kelola organisasi di daerah.

Ketua Harian Asprov PSSI Papua Tengah, yang juga merupakan Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menegaskan bahwa konsolidasi ini krusial mengingat status kepengurusan daerah masih dipegang oleh pelaksana tugas (Plt) sejak 2022. Selain penataan struktur organisasi, Asprov Papua Tengah juga memfokuskan agenda pada pembinaan usia dini melalui rencana pembentukan Sekolah Sepak Bola (SSB) terstruktur serta persiapan kompetisi Liga 4 zona daerah.

“Papua adalah gudangnya pemain sepak bola, namun selama ini kita belum memiliki SSB yang terstruktur sesuai jenjang usia. Inilah mimpi besar kita: ke depan di Papua Tengah pun berdiri SSB khusus yang membina bakat sejak dini,” ujar Deinas Geley.

Restrukturisasi di tingkat daerah ini sejalan dengan kebijakan PSSI Pusat yang menjadwalkan pemilihan ketua Asprov secara serentak pada Oktober hingga November 2026, sebelum berlanjut ke Kongres Pemilihan Pengurus PSSI periode 2027–2031 pada Juli 2027. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menekankan pentingnya transparansi dalam proses transisi kepemimpinan daerah tersebut untuk menyelaraskan program kerja nasional.

“Sesuai dengan statuta, kami sudah menyepakati bahwa pemilihan Ketua Asprov PSSI akan dilakukan secara terbuka,” tegas Erick usai memimpin kongres. (Red)

Advertisement
Continue Reading

Berita Daerah

DENZIPUR 12/OHH Laksanakan Assessment Proyeksi Personel Satgas MONUSCO, Siapkan Prajurit Profesional untuk Misi Perdamaian PBB

Published

on


PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA – Dalam upaya menyiapkan prajurit yang profesional, tangguh, dan siap mengemban tugas operasi pemeliharaan perdamaian dunia, Detasemen Zeni Tempur (Denzipur) 12/OHH melaksanakan kegiatan assessment proyeksi personel Satgas MONUSCO (United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo).
Kegiatan assessment ini merupakan bagian dari tahapan seleksi yang dilaksanakan secara menyeluruh guna memastikan setiap personel yang diproyeksikan mengikuti penugasan internasional memiliki kemampuan, integritas, serta kesiapan yang sesuai dengan standar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Melalui proses seleksi yang objektif dan transparan, Denzipur 12/OHH berkomitmen menghadirkan prajurit terbaik untuk mendukung misi perdamaian dunia.


Dalam pelaksanaannya, assessment mencakup berbagai aspek penilaian, mulai dari kemampuan fisik, kesehatan jasmani dan rohani, kesiapan mental, pengetahuan umum, keterampilan teknis kecabangan zeni, kemampuan berbahasa Inggris, hingga kelengkapan administrasi. Seluruh tahapan tersebut menjadi indikator penting dalam menentukan kelayakan personel yang akan diusulkan mengikuti Satgas MONUSCO.


Selain menguji kemampuan individu, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi untuk mengukur kesiapan prajurit dalam menghadapi tantangan penugasan di wilayah operasi yang memiliki karakteristik berbeda dengan penugasan di dalam negeri. Personel dituntut memiliki disiplin tinggi, kemampuan beradaptasi, kerja sama tim yang baik, serta profesionalisme dalam menjalankan setiap tugas yang diberikan.


Komandan Denzipur 12/OHH menegaskan bahwa setiap personel harus mengikuti seluruh rangkaian assessment dengan penuh kesungguhan dan rasa tanggung jawab. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi kesehatan, meningkatkan kemampuan teknis maupun nonteknis, serta terus mengembangkan kompetensi agar mampu bersaing dan memenuhi standar yang ditetapkan PBB.
“Setiap prajurit harus mempersiapkan diri secara maksimal, baik dari aspek fisik, mental, maupun kemampuan profesional. Penugasan dalam misi perdamaian dunia merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah negara yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan tanggung jawab,” tegasnya.


Indonesia sendiri dikenal sebagai salah satu negara yang secara konsisten berkontribusi dalam operasi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa. Kontribusi tersebut diwujudkan melalui pengiriman berbagai satuan, termasuk unsur Kompi Zeni (Kizi), yang memiliki peran strategis dalam pembangunan infrastruktur, perbaikan jalan dan jembatan, pembukaan akses mobilitas pasukan, pembangunan fasilitas pendukung, serta berbagai pekerjaan rekayasa teknik lainnya di daerah misi.
Keikutsertaan prajurit TNI dalam Satgas MONUSCO tidak hanya menjadi bentuk komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dan stabilitas dunia, tetapi juga menjadi ajang untuk menunjukkan profesionalisme, kemampuan, dan citra positif TNI di mata masyarakat internasional.


Melalui pelaksanaan assessment ini, Denzipur 12/OHH berharap dapat menghasilkan personel terbaik yang memiliki kompetensi, disiplin, integritas, dan semangat pengabdian tinggi sehingga mampu mengemban tugas dengan baik serta mengharumkan nama TNI dan Republik Indonesia dalam setiap pelaksanaan misi perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa. (Red)

Continue Reading

Trending