Berita Daerah
Insiden Pelemparan di PN Nabire Berakhir Damai, Polisi dan IKT Komitmen Jaga Kondusivitas
Published
2 bulan agoon
By
Alvira
NABIRE, CENTRAL MEDIA NEWS – Langkah cepat diambil jajaran Polres Nabire bersama Pengurus Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Kabupaten Nabire untuk meredam gesekan yang sempat terjadi di Pengadilan Negeri Nabire. Dinamika berupa miskomunikasi hingga aksi pelemparan saat pengamanan sidang perdana kasus viral Waroki resmi diselesaikan secara damai melalui ruang mediasi Satreskrim Polres Nabire. Senin (24/8/2026).

Pertemuan yang berlangsung sejuk tersebut dihadiri Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, Wakapolres Kompol Piter Kendek, Kasat Reskrim Iptu Bogor, serta Wakil Ketua IKT Nabire Ruben Tandi. Kedua belah pihak bersepakat menyudahi perselisihan, saling memaafkan, dan meratifikasinya dalam surat pernyataan bersama.
Suasana tenang kini menyelimuti kedua pihak usai rangkaian pemeriksaan dan dialog terbuka diselesaikan. Wakapolres Nabire Kompol Piter Kendek menyampaikan bahwa evaluasi menyeluruh akan langsung dilakukan demi mencegah terulangnya aksi chaos di area publik.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua IKT Nabire Ruben Tandi meminta seluruh masyarakat IKT untuk menyaring informasi dan tidak memperpanjang bentrokan opini di luar. Pengurus IKT menegaskan komitmennya untuk segera menggelar konsolidasi internal serta memperketat koordinasi pengamanan bersama aparat kepolisian jelang agenda persidangan berikutnya.

“Pemeriksaan sudah selesai dan kita selesaikan secara kekeluargaan. Ada surat pernyataan yang dibuat sebagai pembelajaran ke depan agar tidak terjadi lagi insiden pelemparan. Kami juga mengingatkan seluruh pihak untuk selalu menghormati prosedur hukum yang berlaku dalam proses persidangan,” kata Kapolres AKBP Samuel.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya menahan diri dan mengutamakan musyawarah di tengah pengawalan kasus hukum yang menjadi perhatian publik. Harapan besar tertuju pada seluruh elemen masyarakat di Nabire agar senantiasa menjaga kesejukan suasana daerah.
Dengan komunikasi yang tersambung baik antara tokoh masyarakat dan aparat keamanan, jalannya proses peradilan kasus Waroki ke depan diharapkan dapat berlangsung tertib, aman, dan menghormati koridor hukum yang berlaku.
Penulis : Alvira
You may like
-

Aksi Gen Z Papua Tengah Lawan Stunting dan Jaga Kamtibmas, Marsel Asyerem: “Jauhi Narkoba dan Sebarkan Energi Positif”
-

HUT TNI Ke-81 di Nabire, Gubernur Meki: Apresiasi Sinergi Pengabdian untuk Masyarakat Papua Tengah
-

KONI Papua Tengah Pastikan Hanya Tiga Cabor Dilantik Besok, Sisanya Bertahap Hingga Oktober
-
Turnamen Catur Memperingati Hari Perdamaian Dunia Sukses Digelar di Nabire Papua Tengah
-

Karhutla Landa Bukit di Giri Mulyo Nabire, Api Terlihat Hingga Malam Ini
-

Kadin dan KNPI Papua Tengah Bagi Masker Gratis di Jalan Kusuma Bangsa Nabire, Serukan Stop Bakar Hutan
-

Peringati HUT ke-81, RRI Nabire Teguhkan Semangat Pengabdian dan Kedekatan dengan Masyarakat
-

Sertijab Dandim 1718/Intan Jaya, Danrem 173/PVB: “Jika Wilayah Aman, Sekolah dan Ekonomi Pasti Berjalan”
-

Tiba di Nabire Dini Hari, 11 Korban Kebakaran Bapouda Dimakamkan di Pemakaman Muslim Kampung Kimi
-

Kapolres Nabire Minta Relokasi Pedagang Pantai Dibahas Bersama untuk Cegah Miskomunikasi









































