Connect with us
Deskripsi Gambar

Published

on

Berita Daerah

KONI Papua Tengah Pastikan Hanya Tiga Cabor Dilantik Besok, Sisanya Bertahap Hingga Oktober

Published

on

By

WhatsApp Image 2026 09 21 At 20.07.37

NABIRE, Central Media News – KONI Provinsi Papua Tengah memastikan pelantikan Pengurus Provinsi (Pengprov) cabang olahraga akan dilakukan secara bertahap. Untuk tahap awal yang akan digelar besok, Selasa (22/9/2026), hanya tiga cabang olahraga (cabor) yang akan dilantik.

Kepastian tersebut berdasarkan tiga surat mandat resmi dari Pengurus Besar/Pengurus Pusat masing-masing induk organisasi yang diterima KONI Papua Tengah. Ketiga cabor tersebut adalah PERTINA, PBVSI dan POSSI di samapaikan oleh Sekretaris KONI Papua Tengah Yeki Tobay, S.Hi., M.KP.

Pelantikan tahap pertama akan dipusatkan di Restoran Jakarta, Jl. Jakarta, Karang Mulia Nabire, Papua Tengah Selasa 22 September 2026, Pukul 15.00 WIT s/d selesai.

Pelantikan akan dilakukan langsung oleh Ketua PB dan Ketua Umum KONI Papua Tengah Yosua Tipagau didampingi Sekretaris KONI Papua Tengah Yeki Tobay, S.Hi., M.KP, serta disaksikan oleh Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, S.H dan Wakil Gubernur Deinas Geley, S.Sos., M.Si.

Sekretaris KONI Papua Tengah Yeki Tobay, S.Hi., M.KP, pelantikan empat cabor ini merupakan gelombang awal dari percepatan pembentukan dan pelantikan seluruh cabor di Papua Tengah.

“KONI Papua Tengah akan mempercepat seluruh cabor untuk segera dilantik menyusul di gelombang berikutnya. Ini urgent, mengingat kita sedang mempersiapkan diri menghadapi PraPON menuju PON XXII 2028. Papua Tengah tidak boleh terlambat, semua mesin organisasi harus sudah panas dari sekarang,” Yeki Tobay.

Adapun mekanisme pelantikan sesuai mandat berbeda-beda untuk masing-masing cabor:

  1. PERTINA Dilantik Langsung Utusan PP PERTINA
    Pengprov PERTINA Papua Tengah masa bakti 2026-2030 akan dilantik oleh Ir. Simon P. Nanulaita, M.Si, selaku Wakil Sekretaris Jenderal I PP PERTINA. Hal ini tertuang dalam Surat Tugas PP PERTINA Nomor 120/KU/PP.PERTINA/IX/2026 tanggal 18 September 2026 yang ditandatangani Ketua Umum Dr. Hillary Brigitta Lasut, SH, LL.M, mewakili Ketua Umum untuk memenuhi permohonan KONI Papua Tengah.
WhatsApp Image 2026 09 21 At 21.00.40

  1. 1. POSSI Dilantik Utusan PB POSSI
    Sementara Pengprov POSSI Papua Tengah masa bakti 2024-2028 akan dilantik oleh Dr. Sugiharto, M.Kes selaku Wakabid Binpres PB POSSI. Mandat tersebut diberikan langsung oleh Ketua Umum PB POSSI Komjen. Pol. Makhruzi Rahman, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla melalui Surat Mandat Nomor 266/PB.POSSI/IX/2026 tanggal 21 September 2026.
WhatsApp Image 2026 09 21 At 21.00.41

  1. 2. PBVSI Dilantik Ketua Umum KONI Papua Tengah
    Berbeda dengan dua cabor sebelumnya, Pengprov PBVSI Papua Tengah masa bakti 2025-2029 akan dilantik langsung oleh Ketua Umum KONI Provinsi Papua Tengah. Hal ini berdasarkan Surat Mandat PP PBVSI Nomor 493/PP.PBVSI/IX/2026 tanggal 17 September 2026 dari Ketua Umum Drs. Imam Sudjarwo, M.Si. Dalam surat tersebut disebutkan karena kesibukan pimpinan PP PBVSI, mandat pelantikan diserahkan kepada KONI Papua Tengah.
WhatsApp Image 2026 09 21 At 21.00.40 1

Sekretaris KONI Papua Tengah Yeki Tobay, S.Hi., M.KP, pelantikan bertahap ini dilakukan demi tertib administrasi organisasi.

“Untuk besok Selasa, yang kami lantik hanya tiga cabor sesuai mandat yang sudah kami terima, yaitu PERTINA, PBVSI dan POSSI. Kami mohon rekan-rekan media dan seluruh insan olahraga dapat memahami,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk cabor-cabor lain yang mandatnya sudah berproses akan dilantik susulan pada Hari Sabtu, 27 September 2026. Sedangkan sisa cabor lainnya yang masih dalam tahap verifikasi di pusat, akan dijadwalkan pelantikannya pada bulan Oktober 2026.

Dengan sistem bertahap ini, KONI Papua Tengah berharap pembinaan prestasi olahraga di wilayah DOB Papua Tengah dapat berjalan lebih tertib dan terorganisir. (*)

Continue Reading

Berita Daerah

Mediasi Lahan GOR Kota Lama, Bupati Mesak Magai Tegaskan Dasar Historis Aset Pemkab Nabire

Published

on

By

Screenshot 2026 09 21 202440

NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Persoalan lahan Gedung Olahraga (GOR) Kota Lama Nabire memasuki tahap mediasi antara Pemerintah Kabupaten Nabire dan pihak gereja. Bupati Nabire Mesak Magai menyampaikan bahwa pemerintah daerah memiliki dasar historis terkait keberadaan dan penggunaan kawasan tersebut sebagai bagian dari aset pemerintah daerah.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Nabire Mesak Magai saat ditemui di Ruang Birokrasi Polri, Polres Nabire, dalam rangkaian proses mediasi terkait persoalan lahan GOR Kota Lama, Senin (21/9/2026).

Ia menjelaskan, keberadaan GOR memiliki riwayat sejarah yang tidak hanya dilihat dari perspektif pemerintah daerah, tetapi juga dari pihak gereja. Dari sisi pemerintahan, ia menyebut dirinya sebagai Bupati Nabire definitif ke-9 sejak pemerintahan Bupati pertama, Surojotanojo.

Menurut Bupati Nabire, secara historis kawasan tersebut sebelumnya merupakan Lapangan Trikora yang pada masa pemerintahan terdahulu digunakan untuk berbagai kegiatan dan upacara kenegaraan. Kawasan itu kemudian berkembang menjadi lokasi GOR Kota Lama.

“Secara historis pemerintahan, Bupati pertama, Surojotanojo, melakukan upacara-upacara kenegaraan tertentu di Lapangan Trikora, yang sekarang menjadi Gedung GOR. Sehingga menurut kami, Gedung GOR ini merupakan aset Pemerintah Kabupaten Nabire,” katanya.

Ia menegaskan, pemerintah daerah dan pihak gereja pada dasarnya memiliki tujuan yang sama dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia menyebut GOR selama ini digunakan untuk berbagai kegiatan, termasuk pengembangan potensi dan talenta generasi muda Nabire di bidang olahraga.

Dalam proses mediasi tersebut, sejumlah tokoh adat turut hadir menyaksikan jalannya pembicaraan. Bupati Nabire menyampaikan bahwa proses mediasi berlangsung dengan baik.

Selain membahas status dan riwayat lahan, Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak GKI atas pernyataan yang sebelumnya ia sampaikan.

“Saya pribadi, atas nama keluarga dan Pemerintah Kabupaten Nabire, menyampaikan permohonan maaf kepada Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Ketua Sinode Wilayah V Papua di Nabire, Ketua Klasis Nabire, pengurus Jemaat GKI Imanuel Kota Lama, serta seluruh warga GKI,” ujarnya. (*)

Continue Reading

Berita Daerah

DP3AKB Papua Tengah: “Perempuan Papua Harus Mandiri Secara Ekonomi”

Published

on

By

WhatsApp Image 2026 09 21 At 15.03.00

NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Papua Tengah menggelar Pembinaan Ibu Rumah Tangga dan Ekonomi Keluarga UKM di Hotel JDF Karang Mulia, Senin (21/9/2026).

Agenda yang melibatkan perwakilan peserta dari tujuh kabupaten ini berfokus pada peningkatkan kapasitas wirausaha perempuan berbasis potensi daerah.

WhatsApp Image 2026 09 21 At 15.03.29

Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, Anike Mote, S.E., menegaskan peran vital perempuan sebagai penggerak kesejahteraan keluarga.

“Perempuan tidak hanya bertugas mengurus rumah tangga, tetapi juga menjadi kunci utama dalam memperkuat ketahanan dan ekonomi keluarga,” tegas Anike

WhatsApp Image 2026 09 21 At 15.03.33

Melalui pelatihan yang dijadwalkan berlangsung hingga Rabu 24 September 2026 ini, DP3AKB optimistis dapat memicu lahirnya para wirausahawan baru dari kelompok perempuan.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi pijakan nyata agar ibu rumah tangga mampu mencetak usaha produktif sendiri dan lepas dari ketergantungan ekonomi,” pungkas Anike.

Continue Reading

Berita Daerah

Turnamen Catur Memperingati Hari Perdamaian Dunia Sukses Digelar di Nabire Papua Tengah

Published

on

By

WhatsApp Image 2026 09 20 At 00.09.57

NABIRE, News. papuatengah.info – Turnamen Catur dalam rangka memperingati Hari Perdamaian Dunia sukses digelar, Sabtu (19/9/2026) di Cafe Ahmad Amiin Girimulyo, Nabire, Papua Tengah.

Even perdana yang mengusung jargon “Catur Mempersatukan dan Mengutakan Perdamaian” ini diselenggarakan oleh Percasi Papua Tengah bersama KONI Provinsi Papua Tengah dan diikuti sebanyak 42 peserta dari berbagai daerah di Papua Tengah.

Turnamen yang direncanakan mulai pukul 13.00 WIT dengan Technical Meeting ini, secara resmi dibuka sekitar pukul 15.15 WIT oleh YOMI WANIMBO, Wakil Ketua II KONI Provinsi Papua Tengah.

Dalam sambutannya, Yomi Wanimbo menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen catur perdana ini. Menurutnya, catur bukan hanya olahraga prestasi, tetapi juga media untuk membangun perdamaian, sportivitas dan persatuan.

Turnamen mempertandingkan 6 babak dengan sistem Swiss. Seluruh hadiah disponsori oleh Tabroni M. Cahya, S.H. dengan total hadiah sebesar Rp 4.500.000 dan pendaftaran peserta digratiskan.

Setelah melalui persaingan sengit dan ketat di atas 64 petak, keluar sebagai juara:

DAFTAR JUARA:
Juara 1: Basir – Rp 1.000.000
Juara 2: Ermin – Rp 900.000
Juara 3: Aris – Rp 800.000
Juara 4: Marlon – Rp 700.000
Juara 5: Hanafi – Rp 600.000
Juara 6: Haji Anto – Rp 500.000

Basir tampil dominan dan keluar sebagai juara umum. Sementara perebutan juara 2 hingga 5 berlangsung sangat ketat dengan poin yang sama dan harus ditentukan melalui sistem perhitungan Buchholz.

Panitia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, khususnya kepada sponsor, KONI Papua Tengah dan seluruh peserta. Diharapkan turnamen ini menjadi agenda rutin tahunan dan menjadi wadah pembinaan atlet catur di Papua Tengah menuju event yang lebih besar” Prapon/Kejurda” memepersiapkan altet catur menuju PON 2028.

Acara ditutup dengan penyerahan hadiah yang diserahkan langsung oleh Arfa Hamzah mewakili sponsor, selanjutnya dilakukan foto bersama di depan spanduk Turnamen Catur Provinsi Papua Tengah. (*)

Redakasi

Continue Reading

Berita Daerah

Korwil LMA Papua Tengah Salurkan Baksos, Yona Kogoya Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Kawal Pembangunan

Published

on

By

WhatsApp Image 2026 09 19 At 19.05.11

NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Koordinator Wilayah Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Provinsi Papua Tengah, Yona Kogoya, menyalurkan bantuan sosial (baksos) berupa sembako sekaligus menyosialisasikan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Nabarua, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Sabtu (19/9/2026).

Langkah ini diambil untuk memperkuat sinergi dan mendorong partisipasi aktif warga dalam mengawal percepatan pembangunan di provinsi baru tersebut. Yona menekankan bahwa ruang penyampaian aspirasi dan kritik terhadap kebijakan pemerintah tetap terbuka lebar, selama dilakukan melalui saluran yang tepat dan mengutamakan kedamaian daerah.

“Kita harus bersama-sama menjaga stabilitas keamanan di wilayah. Kalau ada pendapat atau kritik terhadap kebijakan pemerintah, silakan disampaikan dengan baik melalui cara yang tepat, jangan sampai menimbulkan gangguan stabilitas di daerah,” kata Yona di sela-sela kegiatan yang berlangsung aman dan tertib tersebut.

Melalui aksi sosial ini, LMA Papua Tengah berharap program serupa dapat berjalan berkesinambungan demi mempererat komunikasi antara masyarakat adat dan pemerintah. Keterlibatan aktif seluruh elemen warga menjadi kunci utama agar manfaat pembangunan daerah dapat dirasakan secara nyata, merata, dan berkelanjutan di Kabupaten Nabire.

“Pembangunan tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat,” ujar Yona. (*)

Continue Reading

Trending Now

FlipboardTumblr

Share with