Berita Daerah
Pemprov Papua Tengah Dorong Penguatan SDM Usia Dini Lewat RAD PAUD HI
Published
2 bulan agoon
By
Alvira
News.papuatengah.info | Nabire, Papua Tengah – Pemerintah Provinsi Papua Tengah mendorong penguatan sumber daya manusia sejak usia dini melalui penyusunan Rencana Aksi Daerah Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-Integratif (RAD PAUD HI).
Upaya tersebut ditandai dengan pembukaan Kegiatan Sosialisasi dan Penyusunan RAD PAUD HI yang berlangsung di Aula Ballroom Gubernur Papua Tengah, Nabire, Rabu (26/8/2026), sekitar pukul 10.00 WIT.
Kegiatan lintas sektor yang mendapat dukungan hibah dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah itu melibatkan sekitar 50 peserta. Peserta terdiri atas jajaran pemerintah kabupaten, Bapperinda, organisasi perangkat daerah (OPD) teknis dari delapan kabupaten, Pokja Bunda PAUD, serta pemateri dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan UNICEF.
Forum tersebut bertujuan menyamakan persepsi sekaligus menyusun dokumen perencanaan secara partisipatif. Dokumen RAD PAUD HI akan mengintegrasikan berbagai kebutuhan anak, mulai dari pendidikan, kesehatan dan gizi, pengasuhan, hingga perlindungan anak.
Mewakili Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Papua Tengah, Viktor Fun, menegaskan pentingnya perhatian terhadap anak pada periode emas atau golden age sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.


Menurutnya, kondisi geografis Papua Tengah dan belum meratanya akses terhadap layanan dasar membutuhkan perencanaan yang konkret dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.
Karena itu, Gubernur menekankan agar RAD PAUD HI tidak berhenti sebagai dokumen administratif. Pemerintah harus mengintegrasikan rencana aksi tersebut ke dalam perencanaan dan penganggaran daerah agar dapat memberikan manfaat secara nyata.
«“Penyusunan RAD PAUD HI ini harus menjadi dokumen yang benar-benar dapat dilaksanakan, bukan sekadar memenuhi kebutuhan administratif, serta terintegrasi dalam perencanaan dan penganggaran daerah,” tegas Meki Nawipa.»
Selanjutnya, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggandeng kementerian terkait dan UNICEF dalam proses penyusunan RAD PAUD HI. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat regulasi serta membangun payung hukum yang mendukung pelaksanaan program di tingkat provinsi maupun delapan kabupaten.
Selain itu, pemerintah mendorong seluruh perangkat daerah memperkuat koordinasi agar penanganan tumbuh kembang anak tidak berjalan secara sektoral. Dengan pendekatan holistik-integratif, setiap sektor dapat menjalankan peran sesuai kewenangannya dalam memenuhi kebutuhan anak.
Melalui penyusunan RAD PAUD HI yang terukur dan berkelanjutan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap program tersebut dapat menjadi pijakan dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, ceria, terlindungi, dan memiliki daya saing. (*)
You may like
-

Nelius Agapa Soal Lahan PT Kristalin: Jangan Mau Dibodohi, Kembalikan Hak Ulayat!
-

Festival Kopi Papua Tengah Resmi Ditutup, UMKM dan Potensi Petani Lokal Didorong Tembus Pasar Global
-

Wagub Deinas Geley Sambangi KKP: Dorong Cold Storage dan Pemberdayaan Nelayan OAP
-

Gubernur Meki Nawipa Buka Festival Kopi Papua Tengah 2026, Dorong Potensi Lokal Mendunia
-

Dongkrak Ekonomi Petani Lokal, Gubernur Meki Nawipa Serahkan Bantuan Alat Kopi Modern di Mimika
-

Polres Nabire Peringati Sumpah Pemuda ke-98: AKBP Samuel Tegaskan Pentingnya Empati dan Edukasi Kamtibmas
-

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, SMP Negeri 5 Nabire Gelar Upacara dan Berbagai Lomba Edukatif
-

Peringati Sumpah Pemuda, DPD BMP RI Papua Tengah dan DPC BMP RI Nabire Rangkul Pemuda Merajut Persatuan
-

Polres Nabire Peringati Sumpah Pemuda ke-98: AKBP Samuel Tegaskan Pentingnya Empati dan Edukasi Kamtibmas
-

OPS Patuh Noken 2026 di Nabire, Polda Papua Tengah Bidik Delapan Pelanggaran dan Dorong Budaya Tertib Berlalu Lintas
































