Published
4 bulan agoon
By
Redaksi

PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA NEWS – Komisi IV DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama DPR Provinsi Papua Tengah dan perwakilan masyarakat Kabupaten Mimika untuk mendengarkan secara langsung aspirasi terkait dugaan dampak pengelolaan tailing PT Freeport Indonesia terhadap lingkungan hidup, wilayah pesisir, alur sungai, serta kehidupan masyarakat adat dan nelayan di Kabupaten Mimika.

Rapat dipimpin Ketua Komisi IV DPR RI, Robert Joppy Kardinal, yang menegaskan bahwa forum tersebut menjadi bagian penting dalam menghimpun informasi langsung dari masyarakat sebagai bahan pengawasan DPR RI.
”Melalui forum ini kami berharap memperoleh gambaran yang utuh mengenai kondisi di lapangan, dampak yang dirasakan masyarakat, serta berbagai persoalan yang perlu dipahami dan ditindaklanjuti bersama,” ujar Robert.

DPR Papua Tengah membawa Aspirasi Langsung dari Masyarakat
Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John NR Gobai, hadir bersama sejumlah perwakilan masyarakat, di antaranya Sekretaris Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme Simon Magai, Ketua Lembaga Peduli Wilayah Mimika Timur Adolfina Kum, serta aktivis nelayan Mimika Natalia Yatanea, Simon Magal dari Lemasa Timika, Paulus Kemong dan Odizeus Beanal dari Intelektual asal Mimika.
John mengatakan kehadiran masyarakat dalam forum tersebut bertujuan agar DPR RI dapat mendengar langsung kondisi yang dialami warga di wilayah terdampak.
Menurutnya, berdasarkan laporan yang diterima DPR Papua Tengah, endapan tailing dari kawasan pegunungan hingga pesisir telah mencapai sekitar 25 kilometer dengan luas kurang lebih 23 ribu hektare.
Ia mengingatkan, apabila tidak segera ditangani, timbunan tailing akan terus meningkat dan memperparah kerusakan lingkungan maupun akses transportasi masyarakat.
”Pendangkalan sungai membuat jalur transportasi masyarakat terganggu. Sungai bagi masyarakat pesisir bukan sekadar aliran air, tetapi menjadi sumber kehidupan,” katanya.
John juga menyampaikan bahwa pendangkalan telah menyebabkan berbagai kecelakaan transportasi laut. Masyarakat terpaksa menggunakan jalur laut yang lebih dalam dan berisiko karena jalur sungai tidak lagi dapat dilalui secara normal.
Usulkan Pengerukan Muara Hingga Wilayah Pertambangan Rakyat
Dalam paparannya, John Gobai mengusulkan sejumlah langkah konkret kepada pemerintah pusat.
Usulan tersebut antara lain:
Pengerukan muara dan jalur pelayaran, khususnya di kawasan Pulau Tiga agar kapal perintis kembali dapat melayani masyarakat.
Rehabilitasi lingkungan secara masif pada wilayah terdampak tailing.
Penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di area tailing agar masyarakat adat memperoleh manfaat ekonomi.
Penyediaan air bersih bagi masyarakat pesisir.
Ia juga mengakui kontribusi PT Freeport Indonesia terhadap pendapatan negara maupun program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Namun menurutnya, pertumbuhan ekonomi tidak boleh mengabaikan penderitaan masyarakat adat yang terdampak.
Kerusakan Mangrove dan Hilangnya Mata Pencaharian Nelayan

Ketua Lembaga Peduli Wilayah Mimika Timur, Adolfina Kum, menyampaikan bahwa sedikitnya 23 kampung mengalami dampak serius akibat pendangkalan jalur transportasi laut.
Selain terganggunya akses transportasi, masyarakat juga menghadapi berbagai persoalan lain seperti:
Kerusakan hutan mangrove.
Menurunnya hasil tangkapan ikan.
Kerusakan pulau-pulau keramat.
Kematian sungai.
Sulitnya memperoleh air bersih.
Gangguan kesehatan masyarakat, termasuk penyakit kulit.
Perempuan nelayan kehilangan mata pencaharian hingga beralih menjadi pekerja kasar.
Ia juga menyoroti Sungai Yamaima yang selama ini menjadi jalur utama masyarakat namun kini telah direklamasi sehingga warga harus menempuh jalur laut yang lebih berbahaya.
Menurut Adolfina, pemerintah memang telah membangun sejumlah fasilitas kesehatan, namun pelayanan belum maksimal karena keterbatasan tenaga kesehatan yang kompeten.
Nelayan Keluhkan Penurunan Hasil Tangkapan

Perwakilan nelayan Mimika, Natalia Yatanea, mengatakan masyarakat pesisir telah lama menyampaikan tujuh tuntutan sejak tahun 2013 terkait dampak tailing.
Namun hingga kini sebagian besar tuntutan tersebut belum terealisasi secara optimal.
Natalia mengaku para mama nelayan kehilangan kawasan mangrove sebagai lokasi mencari ikan maupun kepiting.
Ia juga menyebut kualitas hasil tangkapan ikan terus menurun sehingga sulit dipasarkan.
Selain itu, keberadaan kapal-kapal nelayan dari luar Papua dinilai semakin memperberat kondisi masyarakat lokal yang ruang tangkapnya semakin terbatas.
Lembaga Adat Minta Negara Lindungi Masyarakat Adat

Sekretaris Lembaga Adat Suku Amungme, Simon Magai, menyatakan persoalan yang dihadapi masyarakat adat di Mimika sangat kompleks.
Menurutnya, keberadaan perusahaan telah memberikan kontribusi besar bagi negara, namun masyarakat adat masih hidup dalam berbagai keterbatasan.
Ia meminta DPR RI memberikan perhatian serius terhadap perlindungan masyarakat adat, termasuk mendorong pengesahan Rancangan Undang-Undang Masyarakat Adat yang masih masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas).
”Kami berharap DPR RI turun langsung ke lapangan agar melihat kondisi masyarakat adat yang sesungguhnya,” ujarnya.
Tokoh Pemuda Soroti Risiko Keselamatan Warga

Tokoh pemuda Mimika, Paulus Kemong, menuturkan persoalan pendangkalan sungai telah berlangsung cukup lama.
Menurutnya, masyarakat kini terpaksa menggunakan jalur laut dengan gelombang mencapai dua hingga tiga meter karena sungai tidak lagi dapat dilalui.
Kondisi tersebut dinilai sangat membahayakan keselamatan masyarakat pesisir.
Tokoh Intelektual Odizeus Beanal, mengajukan Enam Solusi

Perwakilan tokoh intelektual Mimika mengusulkan enam langkah strategis untuk mengatasi persoalan sedimentasi dan pendangkalan, yakni:
Pengerukan (maintenance dredging) secara berkala pada muara sungai.
Survei batimetri rutin menggunakan teknologi hidrografi.
Pembentukan tim terpadu yang melibatkan kementerian terkait, pemerintah daerah, akademisi, tokoh adat, dan PT Freeport Indonesia.
Penyediaan anggaran khusus untuk normalisasi alur sungai.
Pelibatan masyarakat adat dan nelayan dalam kegiatan monitoring.
Pemulihan lingkungan apabila kajian ilmiah membuktikan adanya kontribusi aktivitas industri terhadap sedimentasi.
Menurutnya, persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan lingkungan hidup, tetapi juga menyangkut ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta keselamatan masyarakat pesisir.

Komisi IV DPR RI Catat Seluruh Aspirasi
Menutup rapat, Komisi IV DPR RI menyatakan menerima dan mencatat seluruh aspirasi yang disampaikan DPR Papua Tengah maupun masyarakat Kabupaten Mimika.
Aspirasi tersebut meliputi dugaan dampak pengelolaan tailing PT Freeport Indonesia terhadap pendangkalan sungai dan pesisir, terganggunya akses transportasi masyarakat, penurunan kualitas lingkungan hidup, hingga dampak sosial dan ekonomi yang dirasakan masyarakat adat dan nelayan di Kabupaten Mimika.
Masukan tersebut akan menjadi bahan pembahasan Komisi IV DPR RI dalam menjalankan fungsi pengawasan serta tindak lanjut bersama kementerian dan lembaga Indonesia. (Red)


JAKARTA, CENTRAL MEDIA NEWS – Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah, Deinas Geley, melakukan kunjungan kerja strategis ke Direktorat Jenderal Perikanan...
NABIRE,CENTRAL MEDIA NEWS – Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa secara resmi membuka Festival Kopi Papua Tengah 2026 di Aula Gereja...
TIMIKA, CENTRAL MEDIA NEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah terus memperkuat komitmen menjadikan komoditas perkebunan sebagai motor penggerak kesejahteraan...
Nabire, Papua Tengah, Central Media News – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang jatuh pada Rabu, 28 Oktober...
INTAN JAYA, CENTRAL MEDIA NEWS – Pesawat Caravan PK-LTF milik maskapai Asian One Air tergelincir di Bandara Bilorai, Distrik Sugapa,...
Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah menggelar workshop peningkatan mutu pelayanan dan optimalisasi pelaporan rumah sakit secara online di Timika. Diikuti...
NABIRE, CENTRAL MEDIA NEWS – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Nabire menggelar edukasi tertib berlalu lintas yang dirangkaikan dengan sosialisasi...
NABIRE, CENTRAL MEDIA NEWS – Kejaksaan Negeri (Kejari) Nabire menggelar pemusnahan barang bukti dari berbagai perkara tindak pidana umum yang...
NABIRE, CENTRAL MEDIA NEWS – Kejaksaan Negeri Nabire memusnahkan barang bukti dari 24 perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan...
NABIRE, CENTRAL MEDIA NEWS – Penguatan kesadaran bela negara menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga persatuan, merawat keberagaman, dan...
NABIRE, CENTRAL MEDIA NEWS – Dewan Pimpinan Cabang Barisan Merah Putih Republik Indonesia (DPC BMP RI) Kabupaten Nabire menggelar bakti...
NABIRE, CENTRAL MEDIA NEWS – Aksi penyampaian aspirasi dan longmarch Aliansi Mahasiswa Papua Tengah menuju Kantor DPRPT di Nabire, berlangsung...
NABIRE, CENTRAL MEDIA NEWS – Guna menyikapi masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam melunasi kewajiban pajak kendaraan bermotor, Samsat Keliling UPT...
NABIRE, CENTRAL MEDIA NEWS – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Nabire mengamankan puluhan unit kendaraan bermotor dan melayangkan puluhan teguran...
NABIRE, CENTRAL MEDIA NEWS – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Tengah dari Fraksi Otonomi Khusus (Otsus), Nelius Agapa, menegaskan...
NABIRE, CENTRAL MEDIA NEWS – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Nabire mencatat puluhan pelanggaran kasat mata pada hari kedua pelaksanaan...
NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin memimpin langsung penutupan dan penyegelan aktivitas pertambangan emas...
NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Pemerintah Kabupaten Nabire menggelar sosialisasi antikorupsi di lingkungan pemerintahan daerah sebagai upaya meningkatkan pemahaman...
Nabire, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) berinisial AWS (14) dijatuhi pidana penjara selama 10 tahun...
Nabire, PT | News.papuatengah.info – Keluarga korban dalam sidang ke-6 kasus pembunuhan berencana terhadap siswi SMP berinisial CKC (14) di...
Nabire, Papua Tengah | News.papuatengah.info — Perkara pembunuhan anak perempuan berinisial CKC (14) di Nabire, Papua Tengah, yang melibatkan anak...
NABIRE, Central Media News – Kepolisian Resor (Polres) Nabire menyiagakan ratusan personel pengamanan menjelang pelaksanaan sidang lanjutan kasus penganiayaan terhadap...
NABIRE, News.papuatengah.info – Festival Kopi Papua Tengah Tahun 2026 yang berlangsung meriah resmi ditutup di Aula Gereja KSK Bukit Meriam,...
NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Ketahanan Pangan (TPHKP) Provinsi Papua Tengah menggelar kegiatan Gerakan...
TIMIKA, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah, Deinas Geley melakukan kunjungan kerja ke Timika, Kabupaten Mimika,...
NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Oyehe terus berupaya memperkuat sinergi dengan petani, peternak,...
NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, menghadiri Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) II Kadin...
NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Aparat gabungan TNI-Polri bersama Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) menggelar apel kesiapan di Markas...
JAYAPURA, PAPUA | News.papuatengah.info – Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Biak membuat Pemerintah Provinsi Papua meningkatkan kewaspadaan terhadap...
PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA NEWS – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nabire melalui Unit Resmob bersama Tim Khusus Regu II...
PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA NEWS – Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., CPHR., melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Kejaksaan...
PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA NEWS – Polda Papua Tengah menggelar Apel Siaga Gabungan Kamtibmas, Senin sore (23/2/2026), di Mapolres Nabire....
PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA NEWS – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nabire, Nancy Worabay, mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Nabire...
PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIS NEWS – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfred Papare menggelar silaturahmi bersama insan pers di salah...
PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA NEWS- Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Nabire, Detasemen Zeni...