NABIRE, Central Media News – Suasana penuh keakraban dan antusiasme terlihat di Cafe Ahmad Kopika, Kelurahan Girimulyo, Kabupaten Nabire. Sebanyak 47 peserta ambil bagian dalam pertandingan catur cepat yang dihelat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Himpunan Keluarga Jawa, Sunda, dan Madura (HKJSM), Minggu (8/11/2026).
Ajang ini tidak hanya menjadi wadah mempererat kebersamaan antarwarga di tanah Papua lewat semangat “Satu Rasa, Satu Saudara”, tetapi juga momentum strategis untuk menjaring bibit-bibit pecatur potensial daerah sekaligus menguji kesiapan Nabire sebagai tuan rumah kejuaraan berskala nasional.
Turnamen ini dibuka secara resmi oleh Ketua HKJSM Papua Tengah yang juga menjabat sebagai Ketua PERCASI Kabupaten Nabire, Dr. H. Muhammad Iskandar, S.IP., M.IP., didampingi oleh Ketua PERCASI Provinsi Papua Tengah, Tabroni M. Cahya, S.H.
Dalam sambutan pembukaannya, Dr. H. Muhammad Iskandar mengucapkan puji syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta menekankan pentingnya menjaga sportivitas.
“Hari Minggu tanggal 8 November 2026 kita bisa melaksanakan turnamen catur ini di Kabupaten Nabire. Saya berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, turnamen saya nyatakan dibuka. Selamat bertanding,” ujar Mohammad Iskandar.
Sementara itu, Ketua PERCASI Provinsi Papua Tengah, Tabroni M. Cahya, S.H., menyampaikan perkembangan penting terkait proyeksi pembinaan atlet serta rencana pelaksanaan Babak Kualifikasi (BK) PON XXII Cabang Olahraga Catur Zona 6 Tanah Papua pada pertengahan tahun 2027.
Tabroni menjelaskan, pada tanggal 23 Oktober 2026 lalu, pihaknya telah mengirim Ketua Harian PERCASI Papua Tengah ke Jakarta untuk mengikuti Rakernas di tingkat nasional. Dalam forum tersebut dibahas rencana pelaksanaan BK PON XXII Tahun 2027 untuk Zona 6 Tanah Papua yang mencakup enam provinsi.
Hingga saat ini, penetapan tuan rumah BK PON XXII masih dalam tahap pembahasan, apakah akan dilaksanakan di Provinsi Papua Induk atau Provinsi Papua Tengah.
“Yang menjadi tuan rumah di tahun 2027 nanti masih dalam perdebatan, apakah mau diambil kesempatan ini oleh Provinsi Papua Induk atau Provinsi Papua Tengah. Kami selaku ketua organisasi berharap Papua Tengah dapat dipercaya menjadi tuan rumah. Hal ini tentu tinggal menunggu keputusan Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa dan KONI Papua Tengah,” jelas Tabroni.
Meski kepengurusan organisasi baru menerima surat keputusan (SK) tanpa menunggu pengukuhan resmi, PERCASI Papua Tengah langsung bergerak aktif menggelar pembinaan dan kompetisi. Pihaknya sangat mengharapkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan KONI agar target tersebut dapat terwujud.
”Kami berharap hasil dan keputusan strategis yang diperoleh dari Rakernas, khususnya penetapan Provinsi Papua Tengah sebagai tuan rumah BK PON XXII Cabor Catur Zona 6 pada pertengahan tahun 2027, dapat segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dan dukungan seluruh pemangku kepentingan. Dengan demikian, kepercayaan tersebut dapat dilaksanakan secara baik sekaligus menjadi momentum kemajuan olahraga catur di Provinsi Papua Tengah dan wilayah Papua Raya,” pungkasnya.
Turnamen HUT ke-4 HKJSM yang menyediakan hadiah bagi sepuluh peserta terbaik ini pun menjadi ajang pemanasan sekaligus pembuktian kesiapan Nabire sebagai calon tuan rumah. Ke depannya, melalui pembinaan yang konsisten serta kolaborasi erat bersama pemerintah daerah, PERCASI Papua Tengah optimistis catur dapat menjadi salah satu cabang olahraga pemersatu bangsa yang efektif merekatkan persaudaraan sekaligus membanggakan nama Papua Tengah di kancah nasional.