Berita Daerah

Lelang Aset Kasus Kredit Fiktif Bank Papua Cabang Enarotali, Kejari Nabire Pulihkan Keuangan Negara Rp917 Juta

Published

on

​NABIRE, CENTRAL MEDIA NEWS – Kejaksaan Negeri (Kejari) Nabire menggelar pemusnahan barang bukti dari berbagai perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde) di halaman kantor Kejari Nabire, Papua Tengah, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kejari Nabire, Muhammad Yuris Rawando, S.H., M.H., didampingi Plt. Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti, Ema Kristina Dogomo, S.H., serta Kepala Seksi Tindak Pidana Umum, Theophilos Kleopas Auparay, S.H.

Kegiatan strategis penegakan hukum ini turut dihadiri oleh Bupati Nabire, Kapolres Nabire, Dandim 1705/Nabire, perwakilan Bank Papua, serta unsur insan pers. Sejumlah barang bukti yang dimusnahkan berasal dari puluhan perkara pidana, mulai dari kasus narkotika jenis ganja dan sabu (seperti atas nama terdakwa Sefnat Kakori dan Joni), bahan peledak, obat-obatan terlarang jenis Trihexyphenidyl dan Excimer, hingga barang bukti senjata tajam serta atribut perkara pidana umum lainnya yang tercatat dalam putusan Pengadilan Negeri Nabire sepanjang tahun 2025 hingga 2026.

Selain pemusnahan barang bukti, Kejari Nabire juga mengumumkan keberhasilan pengoptimalan pemulihan aset melalui lelang benda sita eksekusi perkara korupsi fasilitas kredit fiktif Bank Papua Cabang Enarotali senilai Rp188 miliar yang bermula sejak 2020.

Lelang yang bekerja sama dengan KPKNL Biak tersebut berhasil menjual dua aset terpidana berupa sebidang tanah di Giriboso dan satu unit ruko di Kalibobo dengan total perolehan mencapai Rp917.497.000 untuk pembayaran uang pengganti kerugian negara.

“Kami berkomitmen untuk melaksanakan pengelolaan dan pemulihan aset secara profesional, transparan, serta akuntabel sebagai bagian dari penegakan hukum dan upaya mengembalikan kerugian keuangan negara,” tegas Yuris Rawando.

Keberhasilan penegakan hukum dan pemulihan aset negara tersebut mendapat apresiasi tinggi dari manajemen Bank Papua yang diwakili oleh Karolus Mnsen selaku RM Kredit Recovery Divisi Pengelolaan Aset Khusus. Ia menyampaikan terima kasih atas sinergi yang terjalin dalam penyelesaian kewajiban debitur bermasalah.

Menutup rangkaian kegiatan ini, Kejari Nabire menyampaikan harapan besar agar kolaborasi dan koordinasi lintas sektoral yang kokoh dapat terus ditingkatkan ke depan. Kajari Nabire mengajak seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI-Polri, serta peran aktif media massa untuk terus mengawal penegakan hukum yang transparan demi menjaga stabilitas, keamanan, dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Nabire. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Trending Now

Exit mobile version