Berita Budaya

Merawat Kampung, Menjaga Budaya: Kodim 1705/Nabire Gelar Lomba Senam Kreasi Berhadiah Rp20 Juta

Published

on

​NABIRE, CENTRAL MEDIA NEWS – Kodim 1705/Nabire menyelenggarakan lomba senam kreasi bertajuk “Kreativitas Tanpa Batas TNI Manunggal Ke-130 Membangun Desa TA 2026: TNI Satukan Langkah Membangun Dari Desa” di aula RRI Nabire, Sabtu (7/11/2026).

Kegiatan yang mempertandingkan kategori pelajar dan umum ini menyediakan total hadiah sebesar Rp20 juta. Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Nabire yang sekaligus membuka kegiatan, serta hadir pula Danlanal Nabire. Ajang ini tidak hanya menjadi wadah unjuk bakat, tetapi juga langkah nyata untuk mendekatkan TNI dengan masyarakat dalam membangun daerah.

​Komandan Kodim (Dandim) 1705/Nabire, Letkol Arh Dwi Palwanto, menjelaskan bahwa pembangunan harus dimulai dari akar rumput di kampung-kampung. Menurutnya, anak-anak di pedesaan merupakan kader-kader penting yang harus dibina sejak dini agar kelak mampu membangun desanya masing-masing.

“Kita tidak bisa membangun langsung kota. Kita mulai dari kampung-kampung dimana anak-anak ini merupakan kader-kader yang perlu kita bina dari awal supaya mereka bisa membangun desanya,” ujar Letkol Arh Dwi Palwanto.

​Berikut adalah daftar pemenang dari ajang perlombaan tersebut:

​Kategori Pelajar

  • ​Juara 1: Bocil Sakti AS (281,5 poin)
  • ​Juara 2: SMA 2 Power Pulse Team 2 (273 poin)
  • ​Juara 3: Wishdom Crew (271 poin)

​Kategori Umum

  • ​Juara 1: AWDC Squad (279,6 poin)
  • ​Juara 2: Sans Studio (275,1 poin)
  • ​Juara 3: Besti Kece (274,3 poin)

​Melalui kegiatan ini, sinergitas yang kuat antara TNI dan masyarakat diharapkan terus terjalin demi menjaga warisan leluhur. Letkol Arh Dwi Palwanto juga berpesan kepada para pelajar dan generasi muda agar senantiasa merawat serta melestarikan budaya dan adat Papua agar tidak punah di tengah gempuran era modern dan masuknya budaya asing.

“Mari kita sama-sama merawat budaya kita biar budaya kita supaya jangan tergerus banyak media-media asing ataupun budaya-budaya asing yang kadang membuat kita lupa akan budaya kita sendiri,” pungkasnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Trending Now

Exit mobile version