Berita Daerah

Deinas Geley Ambil Estafet PSSI Papua Tengah, Targetkan Pembinaan dan Kompetisi Berkelanjutan

Published

on

NABIRE, CENTRAL MEDIA NEWS – Kepemimpinan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Provinsi Papua Tengah resmi beralih dari Pelaksana Tugas (Plt) Ketua, Vivin Cahyani Sungkono, kepada Deinas Geley, S.Sos., M.Si., yang terpilih sebagai Ketua Umum PSSI Papua Tengah periode 2026–2030. Peralihan kepemimpinan tersebut ditandai dengan pengukuhan 21 pengurus baru melalui Kongres Luar Biasa (KLB) yang berlangsung di RRI Nabire, Jumat (6/11/2026).

Deinas Geley terpilih untuk memimpin organisasi sepak bola tingkat provinsi tersebut selama empat tahun ke depan, menggantikan kepemimpinan sementara yang sebelumnya dijalankan oleh Vivin Cahyani Sungkono.

Sebanyak 21 pengurus yang dikukuhkan akan menjalankan tugas organisasi dengan struktur kepengurusan yang mencakup bidang organisasi dan asosiasi anggota, kompetisi, perwasitan, teknik dan pengembangan, serta sepak bola usia muda.

Dalam susunan kepengurusan baru, Deinas Geley didampingi Noak Gobai sebagai Wakil Ketua/Ketua Harian, Alfred F. Anouw sebagai Sekretaris Jenderal, Natan Wonda sebagai Wakil Sekretaris Jenderal, dan Misel Gobai sebagai Bendahara.

Dalam sambutannya, Ia menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa jabatan ketua bukan sekadar posisi organisasi, melainkan amanah besar untuk membawa sepak bola Papua Tengah berkembang dan berprestasi.

“Bagi saya, kepercayaan ini bukan sekadar sebuah jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk membangun dan membawa sepak bola Papua Tengah menuju arah yang lebih baik,” ujarnya.

Di bawah kepemimpinan baru, Ketua PSSI Provinsi Papua Tengah berkomitmen memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan pembinaan sepak bola usia dini, mendorong kompetisi yang teratur, serta meningkatkan kualitas pelatih, wasit, dan perangkat pertandingan. Salah satu program prioritasnya adalah mendatangkan pelatih profesional dari tingkat nasional untuk meningkatkan kapasitas pelatih lokal.

“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak Papua, baik yang berada di wilayah pesisir maupun pegunungan, memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan bakat dan meraih prestasi melalui sepak bola,” katanya.

Pengukuhan tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Papua Tengah, KONI, Dispora, pengurus PSSI dari delapan kabupaten, organisasi kepemudaan, serta perwakilan dunia usaha.

Dengan terbentuknya kepengurusan periode 2026–2030, PSSI Papua Tengah memasuki babak kepemimpinan baru. Deinas berharap seluruh pengurus dan pemangku kepentingan dapat mengesampingkan perbedaan serta memperkuat kerja sama demi memajukan sepak bola Papua Tengah. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Trending Now

Exit mobile version