Nabire, enagonews— Wakil Bupati Nabire, Burhanudin Pawennari, resmi membuka Pameran Produk Kreatif Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) yang berlangsung di Bandara Lama Nabire, Selasa (25/11). Kegiatan tersebut menjadi ruang promosi sekaligus ajang penguatan sektor industri kreatif lokal.
Dalam sambutan Bupati Nabire yang dibacakan Wakil Bupati, ditegaskan bahwa peningkatan kualitas dan daya saing produk UMKM perlu bertumpu pada tiga pilar utama. “Sedikitnya ada tiga pesan yang perlu Pemkab Nabire sampaikan agar sebuah produk memiliki nilai, yaitu menjalin kemitraan, memahami kebutuhan pasar, dan berinovasi,” ujar Burhanudin.
Ia menambahkan, pembangunan identitas daerah dapat dimulai dari upaya memperbaiki lingkungan urban dan menciptakan atmosfer kota yang inspiratif. Salah satu indikator kota ekonomi kreatif adalah kemampuan mengembangkan potensi industri kreatif berbasis komunitas.
“Dalam ekonomi kreatif, kita dapat mengedepankan peran partisipasi komunitas masyarakat serta para pengambil kebijakan publik,” jelasnya.
Menurut Burhanudin, pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia kini memasuki fase baru setelah era pertanian, industri, dan informasi. Hal itu selaras dengan arah pembangunan daerah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Nabire Tahun 2021–2026, yaitu mewujudkan Nabire sebagai kabupaten industri yang mampu mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif.
Melalui pameran IKMA, pemerintah membuka ruang bagi para pelaku industri kecil dan menengah untuk menampilkan produk, berkreasi, berproduksi, serta memperluas peluang usaha hingga mampu menciptakan lapangan kerja baru demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pameran IKMA dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 25–26 November 2025, dengan menghadirkan 24 pelaku IKM yang terdiri dari pengrajin suvenir khas Papua, pengrajin makanan dan minuman, pelaku usaha kue, jasa pangkas rambut, hingga perbengkelan.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Perindustrian, Koperasi, dan Perdagangan Kabupaten Nabire serta dihadiri unsur forkopimda, pimpinan OPD terkait, dan perwakilan perbankan. (Mus)