PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA NEWS – Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus memperkuat tata kelola administrasi kependudukan (Adminduk) hingga tingkat kampung sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Penguatan Kapasitas Pengelolaan Administrasi Kependudukan bagi aparat Kampung Waroki dan Kampung Gerbang Sadu yang digelar di Aula Kali Semen, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Selasa (14/7/2026). Dalam sambutan tertulis Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa yang dibacakan Kepala Dinas Administrasi Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Pemberdayaan Masyarakat Kampung Provinsi Papua Tengah, Albertus Iyai, SE, ditegaskan bahwa administrasi kependudukan memiliki peran strategis dalam menjamin hak-hak masyarakat terhadap berbagai layanan pemerintah. Menurutnya, setiap warga perlu memiliki dokumen kependudukan yang lengkap, seperti Kartu Keluarga (KK), KTP elektronik, akta kelahiran, akta perkawinan, akta perceraian hingga akta kematian. Dokumen tersebut tidak hanya menjadi identitas hukum, tetapi juga menjadi syarat utama memperoleh akses pendidikan, layanan kesehatan, bantuan sosial, layanan perbankan, ketenagakerjaan, hingga perlindungan hukum. Selain bermanfaat bagi masyarakat, data kependudukan yang akurat juga menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan, merancang program pembangunan, mengalokasikan anggaran, serta memastikan bantuan disalurkan kepada penerima yang tepat. Albertus Iyai mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan serius dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam penyelenggaraan administrasi di kampung masing-masing agar pelayanan kepada masyarakat semakin tertib, cepat, dan efektif. Sosialisasi menghadirkan dua narasumber. Sekretaris Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Pemberdayaan Masyarakat Kampung Provinsi Papua Tengah, Yermias Mote, S.STP., M.IP., memaparkan materi mengenai pentingnya data dan dokumen kependudukan bagi masyarakat maupun pemerintah kampung.
Sementara Kepala Seksi Pengolahan dan Penyajian Data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nabire, Christian Paul Raymond, S.T., menjelaskan prosedur serta persyaratan penerbitan berbagai dokumen administrasi kependudukan. Kegiatan yang dipandu Kepala Seksi Evaluasi dan Monitoring, Herman Anou, S.Sos., M.IP., tersebut juga dihadiri Kepala Distrik Nabire Barat bersama aparat Kampung Waroki dan Kampung Gerbang Sadu. Ketua Panitia Pelaksana, Roni Abidondifu, S.STP., M.Si., mengatakan keberhasilan pembangunan kampung sangat bergantung pada validitas data kependudukan. Karena itu, ia mengajak aparat kampung terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar tertib administrasi dapat terus terjaga. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap kapasitas aparatur kampung semakin meningkat sehingga mampu mendorong kesadaran masyarakat melengkapi dokumen kependudukan serta menghasilkan data yang valid, akurat, dan mutakhir sebagai fondasi pembangunan Papua Tengah yang lebih maju dan sejahtera. (Red)