Berita Daerah
Delion Daniel, Peserta Muda Turnamen Catur di Nabire yang Tampil Percaya Diri
NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Memperingati Hari Perdamaian Dunia, Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Papua Tengah berkolaborasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Tengah menggelar turnamen catur tingkat provinsi.
Berlokasi di Cafe Ahmad Amiin Girimulyo, Nabire, ajang terbuka dan gratis ini diikuti oleh 42 peserta yang bertanding dalam enam babak dengan sistem Swiss, Sabtu (19/9/2026).
Turnamen ini memperebutkan total hadiah senilai Rp 4,5 juta dari sponsor Ketua Percasi Papua Tengah, Tabroni M. Cahya, SH. Adapun rincian hadiah bagi para pemenang adalah:
Juara 1: Rp 1.000.000
Juara 2: Rp 900.000
Juara 3: Rp 800.000
Juara 4: Rp 700.000
Juara 5: Rp 600.000
Juara 6: Rp 500.000
Di tengah dominasi pecatur dewasa, kejuaraan ini menarik perhatian publik dengan hadirnya peserta termuda, Delion Daniel. Siswa kelas 5 SD Inpres Nabarua, Nabire, tersebut tampil percaya diri mengasah otak di atas papan catur menghadapi lawan-lawan yang jauh lebih berpengalaman.
Ibu dari Delion, Natalina Humuri, mengungkapkan bahwa ketertarikan buah hatinya pada olahraga catur berawal dari kebiasaan bermain game catur digital. Selain itu, Delion biasa melihat pamannya bermain catur, dari situ dia tertarik dan belajar otodidak serta sering bermain bersama teman-temannya di rumah. Begitu mendapat informasi mengenai turnamen terbuka ini, Delion secara mandiri meminta didaftarkan guna menguji kemampuan sekaligus mencari pengalaman.
”Ini pertama kalinya dia ikut lomba resmi. Walaupun lawan-lawannya didominasi oleh pemain dewasa, dia memiliki rasa percaya diri yang tinggi untuk mencoba bertanding,” ujar Natalina saat diwawancarai di sela-sela pertandingan.
Kehadiran talenta muda seperti Delion Daniel diharapkan menjadi stimulus pembinaan atlet catur berkelanjutan di Papua Tengah. Perhatian serta dukungan dari Pemerintah Kabupaten Nabire maupun Pemerintah Provinsi Papua Tengah dinilai krusial untuk membina potensi bakat muda agar mampu berprestasi di kancah yang lebih tinggi. (*)