Berita Daerah

Bukan Hanya Siapkan Kantor Sekretariat, KDI Fokus Kembangkan Ekonomi Warga Sunda Papua Tengah

Published

on

PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA NEWS – Kepala Suku Sunda Papua Tengah, Kang Dadang Irfan atau yang akrab disapa KDI, terus menunjukkan komitmennya setelah dipercaya memimpin warga Pasundan melalui Musyawarah Besar (Mubes) Sunda Ngahiji. Tidak hanya menyiapkan fasilitas kantor sekretariat sebagai pusat kegiatan warga Sunda, KDI juga mulai menyentuh sektor ekonomi kerakyatan yang menjadi kebutuhan mendasar masyarakat Sunda di tanah rantau.

Program penguatan ekonomi ini menjadi prioritas khusus KDI, sejalan dengan visi “Sunda Ngahiji” yang menekankan persatuan, kebersamaan, dan peningkatan kesejahteraan warga Sunda di seluruh wilayah Papua Tengah.

Turun ke Kaladiri II, KDI Tanam Jagung Bersama Warga

Sebagai langkah nyata, KDI tidak hanya memberikan instruksi dari jauh, tetapi turun langsung ke Kampung Kaladiri II, Distrik Wanggar Pantai, untuk bergabung bersama warga Sunda menanam jagung di lahan pertanian setempat.

Kehadiran KDI disambut hangat oleh masyarakat. Ia tidak segan berbincang, mendengar aspirasi warga, hingga turut memegang cangkul dan menanam jagung dalam barisan bersama petani.

Barisan lubang tanam yang lurus seolah menjadi simbol bagaimana warga Sunda harus berjalan seiring, seirama, dan berada dalam satu garis perjuangan yang sama demi masa depan lebih baik di tanah Papua.

Kebersamaan Terjalin dalam Suasana Makan Bersama

Usai menanam jagung, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama yang berlangsung penuh keakraban. Warga Sunda dari berbagai usia berkumpul, bercanda, dan menikmati hidangan yang disajikan.

Tawa dan obrolan ringan mengalir begitu alami, memperlihatkan tidak ada sekat antara pemimpin dan masyarakat. KDI menyatu bersama warga, menguatkan rasa kekeluargaan yang menjadi ciri khas komunitas Sunda di mana pun berada.

Suasana itu semakin menegaskan bahwa “Sunda Ngahiji” bukan hanya slogan, tetapi benar-benar hidup dalam hati warga Pasundan di Papua Tengah.

Advertisement

Dorongan Ekonomi: Bantuan Ternak untuk Kemandirian Warga

Tidak berhenti pada program tanam jagung, KDI juga menyampaikan rencana pemberian bantuan ternak ayam kampung bagi warga Sunda di Kaladiri II. Setiap kepala keluarga akan menerima 5 ekor ayam kampung (1 jantan dan 4 betina) yang sudah siap berkembang biak.

KDI meminta Ketua PAC Sunda Ngahiji Distrik Wanggar Makmur untuk segera mendata seluruh warga Sunda penerima bantuan.

Meski jumlah awalnya tidak besar, KDI optimistis ayam kampung dapat berkembang cepat apabila dipelihara dengan benar. Program ini juga diharapkan menjadi pintu masuk untuk mengembangkan ternak skala rumahan sebagai sumber pendapatan tambahan.

“Kalau dirawat baik, ayam kampung cepat bertelur dan berkembang. Kita mulai dari kecil, tapi hasilnya bisa besar untuk warga kita,” ujar KDI dalam pertemuan tersebut.

Fasilitas Sekretariat Tetap Diprioritaskan

Di samping penguatan ekonomi, pembangunan Kantor Sekretariat Sunda Ngahiji tetap menjadi salah satu fokus utama. Gedung sekretariat nantinya akan digunakan sebagai pusat konsolidasi, kegiatan budaya, musyawarah warga, serta pengembangan program sosial dan ekonomi.

KDI menegaskan bahwa keberadaan sekretariat akan menjadi simbol persatuan, tempat belajar, tempat berkumpul, sekaligus ruang diskusi warga Pasundan di tanah Papua.

Warga Apresiasi Kepedulian KDI

Program-program yang dimulai KDI ini mendapat sambutan positif dari warga Sunda di Wanggar Pantai. Mereka menilai langkah KDI tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan nyata masyarakat.
Kehadiran KDI di lapangan dianggap sebagai bentuk kepemimpinan yang membumi dan mengayomi. (Red)

Advertisement

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version