Berita Nabire

GMKI Nabire Kecam Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, Desak Aparat dan Pemerintah Usut Tuntas

Published

on

NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Nabire mengecam keras aksi penembakan terhadap warga sipil di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, yang merenggut tiga nyawa.

Salah satu korban tewas diketahui merupakan kader aktif GMKI atas nama Wilim Buig. Tragedi kekerasan yang dinilai melanggar berat hak asasi manusia (HAM) tersebut memicu sorotan tajam dari civitas akademika dan organisasi kepemudaan di wilayah Papua.

Advertisements

​Ketua GMKI Cabang Nabire Masa Bakti 2024–2026, Firgo Jitmau, menegaskan bahwa penembakan misterius terhadap warga sipil merupakan tindakan keji yang tidak dapat ditoleransi.

“Peristiwa ini merupakan tindakan keji yang telah melanggar nilai-nilai kemanusiaan dan hak asasi manusia. Atas nama seluruh civitas GMKI Cabang Nabire, kami menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya Saudara Wilim Buig beserta dua rekannya,” ujar Firgo saat memberikan keterangan pers di Student Center GMKI Nabire, Sabtu (12/9/2026).

GMKI Cabang Nabire pun mendesak aparat TNI-Polri dan pemerintah daerah untuk segera mengusut tuntas penembakan ini serta mengungkap para pelaku secara transparan demi penegakan hukum dan keadilan bagi keluarga korban.

Advertisements

Selain penegakan hukum, GMKI juga meminta Pemerintah Pusat untuk mengambil langkah strategis yang konkret dalam menghentikan eskalasi konflik di Tanah Papua.

Pemerintah dan aparat keamanan diharapkan tidak hanya menggunakan pendekatan militer, melainkan hadir membawa solusi substantif yang mampu menjamin keamanan, kedamaian, serta menciptakan situasi yang kondusif agar tragedi kemanusiaan serupa tidak terus berulang. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Trending Now

Exit mobile version