Berita Daerah

Aksi Bersih Pantai RRI Fest 2026, Kadis DLH Nabire: “Tanpa Memilah, Masalah Sampah Tak Selesai”

Published

on

Nabire, Papua Tengah | News.papuatengah.info — Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) turut mengambil bagian dalam aksi gerakan bersih pantai yang digelar di Pantai Nabire, Papua Tengah.

Aksi lingkungan ini menjadi pembuka rangkaian kegiatan “RRI Fest 2026” dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Radio Republik Indonesia (RRI), dengan mengusung tema “Harmoni, dalam Aksi, Bersama Membangun Negeri”, Jumat (4/9/2026).

Advertisements

Kegiatan yang diinisiasi LPP RRI Nabire ini berlangsung pada 4, 5, 7, dan 19 September 2026, dengan melibatkan unsur TNI-Polri, Wakil Bupati Nabire, Kadis DLH, serta jajaran Forkopimda.

Selain gerakan bersih pantai yang dimulai pukul 07.30 WIT, RRI Fest 2026 juga diramaikan dengan pembagian bibit pohon, senam sehat, donor darah, bazaar UMKM, pemeriksaan kesehatan gratis, gerakan pangan murah, hingga ajang Bintang Radio.

Advertisements

Di sela-sela aksi pembersihan pantai, Kepala DLH Kabupaten Nabire, Arfan Natan Palumpun, menegaskan bahwa penanganan limbah pesisir tidak boleh berhenti pada aksi pembersihan semata, melainkan harus menyasar kebiasaan warga.

“Yang kami fokuskan adalah kita mulai memilah sampah dari sumbernya, karena tanpa memilah sampah dari sumbernya, kami yakin solusi permasalahan sampah tidak akan pernah selesai,” tegas Arfan.

Ia menjelaskan, sampah plastik yang terkumpul dari Pantai Nabire akan diolah melalui Bank Sampah Noken Lestari milik DLH. Botol dan kemasan plastik akan dipres di fasilitas yang telah disiapkan, lalu dikirim ke Surabaya menggunakan tol laut dalam dua bulan mendatang untuk didaur ulang.

Ke depan, DLH Kabupaten Nabire berkomitmen untuk terus memperluas edukasi pemilahan sampah organik dan anorganik hingga ke sekolah-sekolah agar polusi plastik dapat ditekan secara berkelanjutan.

“Semoga aksi ini terus kita gaungkan ke depan, semoga polusi plastik yang menjadi ancaman untuk manusia akan kita hentikan secara perlahan-lahan,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Trending Now

Exit mobile version