Connect with us

Berita Daerah

Sambut Idul ‘Adha 1447 H, Gubernur Nawipa Salurkan Hewan Kurban Presiden & Pemprov Papua Tengah di Nabire

Published

on


PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA NEWS – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyalurkan hewan kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta bantuan kurban dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Penyaluran hewan kurban tersebut dipusatkan di Masjid Agung Al-Falah Nabire, Minggu (24/5/2026), dan dipimpin langsung oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Meki Nawipa menyerahkan bantuan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto yang diperuntukkan bagi masyarakat di wilayah Papua Tengah. Selain itu, Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga menyalurkan puluhan ekor sapi kurban ke sejumlah kabupaten dan masjid di Papua Tengah sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan terhadap perayaan Iduladha.


Adapun hewan kurban tersebut disalurkan ke sejumlah masjid di wilayah Papua Tengah, di antaranya Masjid Agung Al-Falah Nabire, Masjid Al-Anshor SP3 Wadio, Masjid Nurul Bahri Smoker Nabire, Masjid Al-Mubaraq Enarotali Kabupaten Paniai, Masjid Al-Kautsar Moanemani, Masjid As-Shiddiq Waghete Kabupaten Deiyai, Masjid Al-Ikhlas Ilaga Kabupaten Puncak, Masjid Al-Mujahiddin Mulia Kabupaten Puncak Jaya, serta Masjid Al-Huda Sugapa Kabupaten Intan Jaya. Kabupaten Mimika juga menerima dua ekor sapi kurban.
Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian dan kepeduliannya kepada masyarakat Papua Tengah, khususnya menjelang Hari Raya Iduladha.
Menurutnya, Hari Raya Iduladha bukan hanya menjadi momentum ibadah dan perayaan keagamaan, tetapi juga mengandung nilai kepedulian sosial, kebersamaan, keikhlasan, dan semangat berbagi kepada sesama.
“Hari Raya Iduladha mengajarkan nilai kepatuhan, kepedulian sosial, kebersamaan, dan keikhlasan untuk berbagi kepada sesama. Karena itu pelaksanaan kurban bukan hanya kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga sarana memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat,” ujar Meki Nawipa.
Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus berupaya hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga lewat kegiatan sosial dan keagamaan yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyerahkan sebanyak 26 ekor sapi kurban, dengan rincian 11 ekor untuk Kabupaten Nabire dan 15 ekor untuk Kabupaten Mimika. Sementara bantuan hewan kurban Presiden RI sebanyak 11 ekor sapi akan disalurkan ke sejumlah wilayah di Papua Tengah.


Gubernur juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membangun Papua Tengah secara merata dan berkeadilan, baik melalui sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat, maupun penguatan kehidupan keagamaan dan kerukunan antarumat beragama.
Dalam bidang pendidikan, Meki Nawipa mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Tengah tahun ini mulai membebaskan biaya pendidikan tingkat SMP di seluruh Papua Tengah, setelah sebelumnya program serupa diterapkan untuk tingkat SMA.
“Tahun ini SMP kita bebaskan seluruhnya. Jadi sudah tidak ada alasan anak-anak di Papua Tengah tidak sekolah,” tegasnya.
Selain itu, mahasiswa yang melanjutkan pendidikan di Nabire juga akan mendapat dukungan biaya kuliah dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah dengan syarat memenuhi standar akademik tertentu.
Gubernur Meki Nawipa juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keamanan, kedamaian, dan kerukunan di Papua Tengah. Ia menegaskan bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat pemerintah maupun TNI-Polri.
“Kita harus menjaga Papua Tengah sebagai daerah yang aman, damai, dan saling menghargai perbedaan suku, agama, budaya, dan latar belakang. Kalau daerah aman, maka pembangunan bisa berjalan dengan baik,” katanya.
Selain penyaluran hewan kurban, Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga mulai mendorong pengembangan peternakan sapi guna memenuhi kebutuhan daging di daerah. Menurut Gubernur, Pemerintah Provinsi telah menyiapkan lahan peternakan di Timika yang nantinya mampu menampung hingga sekitar seribu ekor sapi.
“Kedepan kita harus pelihara sapi lebih banyak di negeri ini supaya kebutuhan daging bisa terpenuhi. Di Timika kita sudah siapkan kandang besar, dan di Nabire juga akan kita kembangkan,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menyampaikan ucapan selamat menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah, serta berharap momentum Iduladha dapat mempererat persaudaraan dan kebersamaan antar masyarakat di Papua Tengah. (Red)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Daerah

DinKes Papua Tengah Gelar OJT di Deiyai, Isak Waine : Layanan Harus Sesuai Standar

Published

on

PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA – Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah melalui Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) menggelar On the Job Training (OJT) Program Kusta, Filariasis, Hepatitis, dan ISPA/Pneumonia di Kabupaten Deiyai pada Rabu (5/8/2026).

Pelatihan berbasis tempat kerja yang melibatkan pengelola program dari Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai serta seluruh Puskesmas setempat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi tenaga kesehatan dalam surveilans, penemuan kasus secara dini, tata laksana pasien, hingga perbaikan sistem pencatatan dan pelaporan pelayanan dasar.

Kegiatan teknis ini diselenggarakan sebagai langkah nyata mewujudkan visi dan misi Gubernur Papua Tengah dalam menghadirkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera melalui penguatan mutu sumber daya manusia kesehatan hingga ke tingkat distrik dan kampung.

Kepala Seksi P2PM Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, Isak Waine, S.KM., M.Kes., menegaskan pentingnya pembinaan berkelanjutan bagi garda terdepan fasilitas kesehatan. “Melalui OJT ini, kami berkomitmen meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan agar mampu memberikan pelayanan yang profesional dan sesuai standar, utamanya dalam memperkuat deteksi dini serta menghapus stigma penyakit kusta di tengah masyarakat,” ujar Isak Waine.

Melalui sinergi yang makin kokoh antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan seluruh Puskesmas, kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat upaya pengendalian penyakit menular dan berdampak langsung pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Deiyai secara berkelanjutan. (Red)

Continue Reading

Berita Daerah

Menuju Kepengurusan Definitif, Asprov PSSI Papua Tengah Siap Gelar Musda di Nabire

Published

on

PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA – Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Papua Tengah bersiap menggelar musyawarah daerah guna memilih ketua dan membentuk kepengurusan definitif sebelum tenggat waktu Agustus 2026 yang ditetapkan PSSI Pusat. Langkah ini diambil usai jajaran pengurus Asprov PSSI Papua Tengah menghadiri Kongres Biasa PSSI di Jakarta yang dibuka langsung oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Senin (3/8/2026).

Musda tersebut rencananya akan dihadiri langsung oleh PSSI Pusat di Nabire serta mengundang seluruh pengurus Asosiasi Kabupaten (Askab) dari delapan kabupaten se-Papua Tengah demi memastikan legitimasi tata kelola organisasi di daerah.

Ketua Harian Asprov PSSI Papua Tengah, yang juga merupakan Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menegaskan bahwa konsolidasi ini krusial mengingat status kepengurusan daerah masih dipegang oleh pelaksana tugas (Plt) sejak 2022. Selain penataan struktur organisasi, Asprov Papua Tengah juga memfokuskan agenda pada pembinaan usia dini melalui rencana pembentukan Sekolah Sepak Bola (SSB) terstruktur serta persiapan kompetisi Liga 4 zona daerah.

“Papua adalah gudangnya pemain sepak bola, namun selama ini kita belum memiliki SSB yang terstruktur sesuai jenjang usia. Inilah mimpi besar kita: ke depan di Papua Tengah pun berdiri SSB khusus yang membina bakat sejak dini,” ujar Deinas Geley.

Restrukturisasi di tingkat daerah ini sejalan dengan kebijakan PSSI Pusat yang menjadwalkan pemilihan ketua Asprov secara serentak pada Oktober hingga November 2026, sebelum berlanjut ke Kongres Pemilihan Pengurus PSSI periode 2027–2031 pada Juli 2027. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menekankan pentingnya transparansi dalam proses transisi kepemimpinan daerah tersebut untuk menyelaraskan program kerja nasional.

“Sesuai dengan statuta, kami sudah menyepakati bahwa pemilihan Ketua Asprov PSSI akan dilakukan secara terbuka,” tegas Erick usai memimpin kongres. (Red)

Advertisement
Continue Reading

Berita Daerah

DENZIPUR 12/OHH Laksanakan Assessment Proyeksi Personel Satgas MONUSCO, Siapkan Prajurit Profesional untuk Misi Perdamaian PBB

Published

on


PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA – Dalam upaya menyiapkan prajurit yang profesional, tangguh, dan siap mengemban tugas operasi pemeliharaan perdamaian dunia, Detasemen Zeni Tempur (Denzipur) 12/OHH melaksanakan kegiatan assessment proyeksi personel Satgas MONUSCO (United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo).
Kegiatan assessment ini merupakan bagian dari tahapan seleksi yang dilaksanakan secara menyeluruh guna memastikan setiap personel yang diproyeksikan mengikuti penugasan internasional memiliki kemampuan, integritas, serta kesiapan yang sesuai dengan standar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Melalui proses seleksi yang objektif dan transparan, Denzipur 12/OHH berkomitmen menghadirkan prajurit terbaik untuk mendukung misi perdamaian dunia.


Dalam pelaksanaannya, assessment mencakup berbagai aspek penilaian, mulai dari kemampuan fisik, kesehatan jasmani dan rohani, kesiapan mental, pengetahuan umum, keterampilan teknis kecabangan zeni, kemampuan berbahasa Inggris, hingga kelengkapan administrasi. Seluruh tahapan tersebut menjadi indikator penting dalam menentukan kelayakan personel yang akan diusulkan mengikuti Satgas MONUSCO.


Selain menguji kemampuan individu, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi untuk mengukur kesiapan prajurit dalam menghadapi tantangan penugasan di wilayah operasi yang memiliki karakteristik berbeda dengan penugasan di dalam negeri. Personel dituntut memiliki disiplin tinggi, kemampuan beradaptasi, kerja sama tim yang baik, serta profesionalisme dalam menjalankan setiap tugas yang diberikan.


Komandan Denzipur 12/OHH menegaskan bahwa setiap personel harus mengikuti seluruh rangkaian assessment dengan penuh kesungguhan dan rasa tanggung jawab. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi kesehatan, meningkatkan kemampuan teknis maupun nonteknis, serta terus mengembangkan kompetensi agar mampu bersaing dan memenuhi standar yang ditetapkan PBB.
“Setiap prajurit harus mempersiapkan diri secara maksimal, baik dari aspek fisik, mental, maupun kemampuan profesional. Penugasan dalam misi perdamaian dunia merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah negara yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan tanggung jawab,” tegasnya.


Indonesia sendiri dikenal sebagai salah satu negara yang secara konsisten berkontribusi dalam operasi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa. Kontribusi tersebut diwujudkan melalui pengiriman berbagai satuan, termasuk unsur Kompi Zeni (Kizi), yang memiliki peran strategis dalam pembangunan infrastruktur, perbaikan jalan dan jembatan, pembukaan akses mobilitas pasukan, pembangunan fasilitas pendukung, serta berbagai pekerjaan rekayasa teknik lainnya di daerah misi.
Keikutsertaan prajurit TNI dalam Satgas MONUSCO tidak hanya menjadi bentuk komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dan stabilitas dunia, tetapi juga menjadi ajang untuk menunjukkan profesionalisme, kemampuan, dan citra positif TNI di mata masyarakat internasional.


Melalui pelaksanaan assessment ini, Denzipur 12/OHH berharap dapat menghasilkan personel terbaik yang memiliki kompetensi, disiplin, integritas, dan semangat pengabdian tinggi sehingga mampu mengemban tugas dengan baik serta mengharumkan nama TNI dan Republik Indonesia dalam setiap pelaksanaan misi perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa. (Red)

Continue Reading

Trending