Connect with us

Berita Deiyai

KKB.Mayawa Provinsi Papua Tengah Gelar Mubes I, Pengakuan & Pengukuhan

Published

on

Ir.J.Maniani Resmi Pimpin KKB.Mayawa Papua Tengah

Nabire, Papua Tengah –  Kerukunan Keluarga Besar Masyarakat Yapen Waropen (KKB.MAYAWA) Provinsi Papua Tengah menggelar Musyawarah Besar (Mubes) I, Jum’at (28/11/2025).
Mubes Perdana dipusatkan di Pantai Manase Kalibobo Nabire Papua Tengah.
Seperti kerukunan /paguyuban di Provinsi Papua Tengah, KKB.MAYAWA juga menyelenggarakan Mubes untuk mencari Kepala Suku sesuai Intruk Gubernur Papua Tengah Meki F.Nawipa, S.H.
Sebelum acara dimulai, dilakukan penjemputan Kepala Suku dan Wakil Kepala Suku KKB.MAYAWA oleh kelompok tradisi adat menuju arena Mubes.
Acara Mubes  diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdt.Mbaudari, dilanjutkan laporan ketua panitia.
Sebelum dilaksanakan pengukuhan Kepala Suku KKB.MAYAWA, terlebih dahulu dibacakan Surat Keputusan Mubes oleh Ketua Steriing Comite (SC) Daniel Maipon, SSTP.

Gubernur Papua Tengah Apresiasi Mubes dan Pengukuhan Kepala Suku Besar KKB.Mayawa

Pemerintah  Apresiasi terselenggaranya Mubes dan Pengukuhan Kepala Suku KKB.MAYAWA
Besar Yapen–Waropen yang digelar di Nabire.
Dalam sambutan tertulis Gubernur Papua Tengah dibacakan oleh Wakil Kepala Kesbangpol Provinsi Papua Tengah Erna Rumsaur menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan kepada seluruh masyarakat adat Yapen–Waropen yang telah berhasil menyelenggarakan Mubes serta proses pengukuhan yang  berlangsung hidmat dan penuh persatuan.

“Momentum ini bukan sekadar seremonial, tetapi wujud komitmen kita bersama untuk menjaga persatuan, melestarikan adat, dan memperkuat peran masyarakat adat dalam pembangunan Provinsi Papua Tengah,”  ungkap Gubernur.

Pemerintah provinsi menegaskan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian adat dan budaya yang menjadi identitas masyarakat Papua. Mubes kali ini diharapkan dapat melahirkan kebijakan adat, gagasan, serta keputusan penting yang membawa kesejahteraan dan kemajuan bagi masyarakat Yapen–Waropen maupun Papua Tengah secara keseluruhan.

Kerukunan Sebagai Rumah Besar

Gubernur menitipkan pesan khusus kepada seluruh anggota KKB.Mayaws di Nabire dan Papua Tengah seraya mengingatkan tentang pentingnya menjadikan kerukunan sebagai “rumah besar” bagi semua keluarga Yapen–Waropen yang merantau maupun bermukim di Papua Tengah.

Advertisement

“Dalam keluarga kita memiliki kamar-kamar kecil, tetapi kerukunan adalah rumah besar tempat kita kembali. Dalam sakit, persoalan hidup, hingga duka yang terdalam sekalipun, kerukunanlah yang akan berdiri bersama kita,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk membangun rasa cinta dan tanggung jawab terhadap kerukunan, sejalan dengan program “Papua Tengah Bersatu” yang terus digencarkan oleh Pemerintah Provinsi.

Gubernur berharap Mubes dan pengukuhan Kepala Suku Besar Yapen–Waropen menjadi titik awal yang memperkuat persaudaraan, menjaga nilai-nilai kultural, dan menciptakan harmoni antarkomunitas adat di Papua Tengah.

Ir.J.Maniani Resmi Nahkodai KKB.MAYAWA

Hasil Mubes Kerukunan Keluarga Besar Perdana Masyarakat Yapen-Waropen dan pengukuhan Kepala Suku KKB.MAYAWA menjadikan Ir.J.Maniani didampingi Alpius Gandeguai sebagai Nahkoda dan wakil Kepala Suku KKB.MAYAWA Provinsi Papua Tengah.

Dalam sambutanya, Kepala Suku KKB.MAYAWA Ir.J.Maniani menyampaikan kronologi dibentuknya KKB.MAYAWA Provinsi Papua Tengah.
Sebelumnya ada dua kerukunan besar yakni Yapen dan Waropen.Setelah berdiri nya Provinsi Papua Tengah ada inisiasi unk menyatukan kedua kerukunan besar itu dan dijadikan satu.
3 orang yang menjadi inisiator berdiri nya KKB.MAYAWA adalah Piter F.Worabay, Barnabas Watopa, dan Kristovel Mara
Sementara dalam Pemilihan Kepala Suku KKB Mayawa melibatkan 11 Kurano Yapen dan 7 Sera Waropen. (Red)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Daerah

DinKes Papua Tengah Gelar OJT di Deiyai, Isak Waine : Layanan Harus Sesuai Standar

Published

on

PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA – Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah melalui Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) menggelar On the Job Training (OJT) Program Kusta, Filariasis, Hepatitis, dan ISPA/Pneumonia di Kabupaten Deiyai pada Rabu (5/8/2026).

Pelatihan berbasis tempat kerja yang melibatkan pengelola program dari Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai serta seluruh Puskesmas setempat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi tenaga kesehatan dalam surveilans, penemuan kasus secara dini, tata laksana pasien, hingga perbaikan sistem pencatatan dan pelaporan pelayanan dasar.

Kegiatan teknis ini diselenggarakan sebagai langkah nyata mewujudkan visi dan misi Gubernur Papua Tengah dalam menghadirkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera melalui penguatan mutu sumber daya manusia kesehatan hingga ke tingkat distrik dan kampung.

Kepala Seksi P2PM Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, Isak Waine, S.KM., M.Kes., menegaskan pentingnya pembinaan berkelanjutan bagi garda terdepan fasilitas kesehatan. “Melalui OJT ini, kami berkomitmen meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan agar mampu memberikan pelayanan yang profesional dan sesuai standar, utamanya dalam memperkuat deteksi dini serta menghapus stigma penyakit kusta di tengah masyarakat,” ujar Isak Waine.

Melalui sinergi yang makin kokoh antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan seluruh Puskesmas, kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat upaya pengendalian penyakit menular dan berdampak langsung pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Deiyai secara berkelanjutan. (Red)

Continue Reading

Berita Daerah

Sekda Buka Seminar SSH Secara Resmi

Published

on

Gubernur Meki : “SSH, Tingkatkan Mutu Pendidikan Papua Tengah “

PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA NEWS – Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, diwakili Sekda dr.Silwanus Sumule secara resmi membuka Seminar Pelaksanaan Sekolah Sepanjang Hari (SSH) tingkat Provinsi Papua Tengah yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah, Senin (20/7/2026).


Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat implementasi program SSH sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk generasi Papua Tengah yang cerdas, berkarakter, disiplin, serta berintegritas.
Seminar dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah Nurhalida, para kepala sekolah, tenaga pendidik, serta pemangku kepentingan di bidang pendidikan dari berbagai kabupaten di Papua Tengah.
Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa Sekolah Sepanjang Hari tidak boleh dipahami hanya sebagai penambahan jam belajar bagi peserta didik. Menurutnya, pelaksanaan SSH harus menjadi sarana untuk memperkuat kualitas proses pembelajaran, pembinaan karakter, pengembangan minat dan bakat, serta memberikan pendampingan yang lebih terarah kepada siswa.
“SSH harus menjadi instrumen untuk meningkatkan mutu pendidikan. Sekolah yang menerapkan program ini harus menjadi contoh dalam penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, menghadirkan pembelajaran yang inovatif, menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, serta menghasilkan lulusan yang cerdas, tangguh, dan berdaya saing,” tegas Gubernur.


Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan SSH sejalan dengan Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah. Karena itu, implementasinya harus dilakukan secara terencana dengan melibatkan seluruh unsur pendidikan, mulai dari kepala sekolah, guru, orang tua, hingga peserta didik melalui sistem evaluasi yang berkelanjutan.
Selain membahas peningkatan mutu pembelajaran, Gubernur juga menyoroti pentingnya dukungan anggaran bagi sektor pendidikan. Ia mengingatkan seluruh pemerintah daerah agar mematuhi ketentuan dalam Surat Penegasan Nomor 38/VII/2026/BP3OKP.PT mengenai pengalokasian minimal 30 persen Dana Otonomi Khusus bidang pendidikan mulai Tahun Anggaran 2027.
Menurutnya, alokasi anggaran tersebut harus benar-benar digunakan untuk memenuhi Standar Nasional Pendidikan sekaligus mendukung operasional Program Sekolah Sepanjang Hari di seluruh wilayah Papua Tengah.
“Saya meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah Provinsi maupun pemerintah kabupaten untuk menaati ketentuan tersebut dalam penyusunan APBD. Dinas Pendidikan di setiap kabupaten juga harus mengawal pelaksanaan program ini agar berjalan efektif di setiap sekolah,” ujarnya.
Gubernur Meki juga menegaskan bahwa keberhasilan Program SSH membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Ia meminta Dinas PUPR mendukung pembangunan dan renovasi gedung sekolah, penyediaan sanitasi yang layak, akses air bersih, hingga perlindungan sekolah-sekolah yang berada di wilayah pesisir.
Sementara itu, Dinas Komunikasi dan Informatika diminta memastikan tersedianya akses internet yang andal sebagai penunjang proses pembelajaran digital, sedangkan PT PLN diharapkan memprioritaskan penyediaan listrik dan penerangan bagi sekolah-sekolah di seluruh Papua Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga memberikan perhatian khusus terhadap pemerataan layanan pendidikan, khususnya di Kabupaten Nabire. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan Program Sekolah Sepanjang Hari tidak boleh hanya terpusat di kawasan perkotaan, tetapi harus diperluas secara bertahap hingga menjangkau wilayah Topo, Siriwo, dan daerah-daerah pedalaman lainnya.
“Pemerataan mutu pendidikan adalah komitmen kita bersama. Setiap anak Papua Tengah, di mana pun berada, harus mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas dan kesempatan belajar yang sama,” katanya.
Lebih lanjut, Gubernur menginstruksikan Dinas Pendidikan bersama BKPSDM baik di tingkat provinsi maupun kabupaten untuk segera melakukan pemetaan dan redistribusi tenaga pendidik berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.
Ia menegaskan tidak boleh ada lagi sekolah yang mengalami kelebihan guru, sementara sekolah di wilayah pedalaman masih mengalami kekurangan tenaga pengajar.
Selain itu, para kepala sekolah dan guru diminta mampu mengelola kegiatan akademik secara seimbang dengan pembinaan karakter, olahraga, seni, budaya, serta kegiatan keagamaan tanpa mengabaikan kesehatan dan kenyamanan peserta didik.


Mengakhiri sambutannya, Gubernur Meki Nawipa mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan transformasi pendidikan sebagai tanggung jawab bersama. Menurutnya, investasi terbaik bagi masa depan Papua Tengah adalah menghadirkan pendidikan yang berkualitas bagi generasi muda.
Ia berharap Seminar Pelaksanaan Sekolah Sepanjang Hari dapat menghasilkan langkah-langkah operasional yang konkret, sistem evaluasi yang efektif, serta memperkuat sinergi seluruh pihak agar program SSH benar-benar memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan dan membuka kesempatan yang lebih luas bagi seluruh anak-anak Papua Tengah. (red)

Continue Reading

Berita Daerah

Bupati Deiyai Serahkan Penghargaan kepada Personel Polres pada HUT Bhayangkara ke-80

Published

on

DEIYAI, enagoNews – Bupati Deiyai, Melkianus Mote, ST, menyerahkan penghargaan kehormatan kepada personel Polres Deiyai, Brigadir Yulianus Douw, pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang berlangsung di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Deiyai, Rabu (1/7/2026).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, disiplin, loyalitas, dan pengabdian Brigadir Yulianus Douw dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.

Dalam sambutannya, Bupati Melkianus Mote mengatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan wujud pengakuan atas profesionalisme anggota Polri yang senantiasa memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas profesionalisme sebagai anggota Polri yang memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Melkianus.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan pesan Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, kepada seluruh personel Polda Papua Tengah dan jajaran agar terus menjaga kehormatan institusi, meningkatkan disiplin, loyalitas, dan profesionalisme, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Jadilah pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang mampu memberikan rasa aman serta menjadi teladan di tengah kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Advertisement

Ia menambahkan, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi Polri untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan. Menurutnya, meningkatnya citra positif Polri berdasarkan berbagai survei harus menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus menjaga integritas dan menghindari tindakan yang dapat mencederai kepercayaan publik.

Selain itu, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah, pemerintah kabupaten, TNI, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia usaha, media massa, serta seluruh elemen masyarakat yang selama ini bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Papua Tengah.

Ia menegaskan, sinergi yang telah terjalin akan terus diperkuat guna mendukung berbagai program pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah.

“Polri siap mengawal setiap program pembangunan agar berjalan aman, tertib, transparan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Papua Tengah,” tutupnya. (Red)

Continue Reading

Trending