Berita Daerah
Kesbangpol Papua Tengah Ajak Masyarakat dan Kepala Suku Jaga Kedamaian
Ibadah kesbangpol bersama FKUB. Dok- Efraim
Nabire, Papua Tengah || News.papuatengah.info — Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua Tengah, Albertus Adii, ST, M.Si, mengajak seluruh elemen masyarakat, organisasi, lembaga adat, serta para kepala suku untuk terus memperkuat partisipasi dan menjaga situasi keamanan serta kedamaian di Papua Tengah.
Ajakan tersebut disampaikan Albertus Adii dalam kegiatan ibadah yang berlangsung di Gedung Guest House Nabire, Papua Tengah, Senin (31/8/2026).
Dalam arahannya, Albertus menekankan pentingnya keterlibatan seluruh unsur masyarakat dalam berbagai kegiatan dan kehidupan sosial di Papua Tengah. Menurutnya, partisipasi bersama diperlukan untuk membangun komunikasi, koordinasi, serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
“Keterlibatan tersebut diharapkan mencakup berbagai kelompok dan organisasi, baik organisasi keagamaan, FKUB, organisasi kemasyarakatan, organisasi politik, maupun kelompok-kelompok suku dan lembaga adat,” ujarnya.
Ia berharap seluruh elemen dapat mengambil bagian secara aktif dalam berbagai program dan kegiatan, termasuk dalam upaya menjaga kerukunan serta menciptakan kondisi yang aman dan kondusif.
Dalam kesempatan itu, Albertus juga menyinggung keberadaan para kepala suku, khususnya masyarakat adat di wilayah MEPAGO. Ia mengatakan masyarakat adat telah melalui proses musyawarah dan mufakat dalam memilih serta menetapkan kepala suku berdasarkan hukum adat yang berlaku di wilayah masing-masing.
Menurutnya, pemerintah akan menyiapkan momentum tersendiri untuk memberikan pengakuan dan menyampaikan informasi terkait keberadaan kepala-kepala suku yang telah dipilih melalui mekanisme adat.
“Para kepala suku tersebut telah dipilih dan ditetapkan oleh masyarakat adat sesuai dengan hukum adat yang berlaku di wilayah masing-masing,” katanya.
Selain itu, Albertus mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan situasi keamanan di Papua Tengah. Ia menilai kondisi daerah harus terus dijaga melalui komunikasi dan koordinasi yang baik agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara damai.
“Kita mengetahui bersama bahwa situasi dan kondisi di Papua Tengah masih perlu terus dijaga agar tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mendoakan kedamaian di sejumlah wilayah, termasuk kawasan Paniai Raya dan daerah lainnya.
Albertus berharap seluruh persoalan yang terjadi dapat diselesaikan melalui pendekatan komunikasi dan koordinasi tanpa menimbulkan persoalan baru.
Melalui kebersamaan seluruh elemen masyarakat, pemerintah berharap stabilitas keamanan, kerukunan, dan kedamaian di Provinsi Papua Tengah dapat terus terjaga. (*)