Connect with us

Berita Daerah

Kapolres Nabire Hadiri Gerakan Pangan Murah, Bantu Stabilkan Harga Bahan Pokok Jelang Idul Fitri 1447 H

Published

on


Nabire, Papua Tengah– enagoNews – Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K. menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kamis (12/03/2026).
Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00 WIT tersebut berlangsung di Taman Praduta Kodim 1705/Nabire yang berlokasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Karang Tumaritis, Kabupaten Nabire. Program Gerakan Pangan Murah ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri.


Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pimpinan instansi terkait turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Bupati Nabire Burhanuddin Pawenari, S.Sos, Kasi Ter Korem 173/PVB Kolonel Inf. Fajar Wibawa Angkasa, Dandim 1705/Nabire yang diwakili Kasdim Mayor Inf. Prihatin, Danlanal Nabire yang diwakili Pjs. Pasmin Log Suplai Letda Laut Andika Bayu, Plt. Sekretaris Daerah Nabire Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd, Kasat Intelkam Polres Nabire IPTU Sugiarto, S.H, perwakilan Kejaksaan Negeri Nabire Donny, S.H, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire Vikto Sawo, S.Pi., M.Si, serta para distributor bahan pangan dan pelaku usaha di wilayah Kabupaten Nabire.


Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire, Vikto Sawo, S.Pi., M.Si. Dalam sambutannya ia menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada umat Muslim serta selamat menjalani Minggu Sengsara bagi umat Kristiani. Ia menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan program yang dilaksanakan berdasarkan kebijakan Badan Pangan Nasional serta program kerja Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire Tahun 2026.
Menurutnya, program ini bertujuan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan menjelang hari besar keagamaan sekaligus menjadi langkah konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan serta harga bahan pokok di daerah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah, khususnya pada komoditas utama seperti beras, daging sapi, telur ayam ras, minyak goreng, dan gula pasir.
Sementara itu, sambutan Bupati Nabire yang dibacakan oleh Wakil Bupati Nabire Burhanuddin Pawenari menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan stok pangan serta menstabilkan harga bahan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.


Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam ras, daging sapi, ayam, sayur-mayur, buah-buahan hingga gas elpiji dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar, karena adanya subsidi yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Nabire.
Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi dalam memanfaatkan program tersebut. Sejak kegiatan dimulai, warga sudah memadati lokasi untuk membeli berbagai kebutuhan pokok yang dijual dengan harga lebih murah. Program ini dinilai sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga, khususnya menjelang perayaan hari besar keagamaan.
Kehadiran Kapolres Nabire dalam kegiatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat. Selain itu, Polres Nabire turut memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut berakhir pada pukul 12.00 WIT dan berlangsung dengan lancar. Pemerintah daerah berharap program ini dapat membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Kabupaten Nabire menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. (Red)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Daerah

DinKes Papua Tengah Gelar OJT di Deiyai, Isak Waine : Layanan Harus Sesuai Standar

Published

on

PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA – Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah melalui Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) menggelar On the Job Training (OJT) Program Kusta, Filariasis, Hepatitis, dan ISPA/Pneumonia di Kabupaten Deiyai pada Rabu (5/8/2026).

Pelatihan berbasis tempat kerja yang melibatkan pengelola program dari Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai serta seluruh Puskesmas setempat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi tenaga kesehatan dalam surveilans, penemuan kasus secara dini, tata laksana pasien, hingga perbaikan sistem pencatatan dan pelaporan pelayanan dasar.

Kegiatan teknis ini diselenggarakan sebagai langkah nyata mewujudkan visi dan misi Gubernur Papua Tengah dalam menghadirkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera melalui penguatan mutu sumber daya manusia kesehatan hingga ke tingkat distrik dan kampung.

Kepala Seksi P2PM Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, Isak Waine, S.KM., M.Kes., menegaskan pentingnya pembinaan berkelanjutan bagi garda terdepan fasilitas kesehatan. “Melalui OJT ini, kami berkomitmen meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan agar mampu memberikan pelayanan yang profesional dan sesuai standar, utamanya dalam memperkuat deteksi dini serta menghapus stigma penyakit kusta di tengah masyarakat,” ujar Isak Waine.

Melalui sinergi yang makin kokoh antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan seluruh Puskesmas, kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat upaya pengendalian penyakit menular dan berdampak langsung pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Deiyai secara berkelanjutan. (Red)

Continue Reading

Berita Daerah

Menuju Kepengurusan Definitif, Asprov PSSI Papua Tengah Siap Gelar Musda di Nabire

Published

on

PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA – Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Papua Tengah bersiap menggelar musyawarah daerah guna memilih ketua dan membentuk kepengurusan definitif sebelum tenggat waktu Agustus 2026 yang ditetapkan PSSI Pusat. Langkah ini diambil usai jajaran pengurus Asprov PSSI Papua Tengah menghadiri Kongres Biasa PSSI di Jakarta yang dibuka langsung oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Senin (3/8/2026).

Musda tersebut rencananya akan dihadiri langsung oleh PSSI Pusat di Nabire serta mengundang seluruh pengurus Asosiasi Kabupaten (Askab) dari delapan kabupaten se-Papua Tengah demi memastikan legitimasi tata kelola organisasi di daerah.

Ketua Harian Asprov PSSI Papua Tengah, yang juga merupakan Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menegaskan bahwa konsolidasi ini krusial mengingat status kepengurusan daerah masih dipegang oleh pelaksana tugas (Plt) sejak 2022. Selain penataan struktur organisasi, Asprov Papua Tengah juga memfokuskan agenda pada pembinaan usia dini melalui rencana pembentukan Sekolah Sepak Bola (SSB) terstruktur serta persiapan kompetisi Liga 4 zona daerah.

“Papua adalah gudangnya pemain sepak bola, namun selama ini kita belum memiliki SSB yang terstruktur sesuai jenjang usia. Inilah mimpi besar kita: ke depan di Papua Tengah pun berdiri SSB khusus yang membina bakat sejak dini,” ujar Deinas Geley.

Restrukturisasi di tingkat daerah ini sejalan dengan kebijakan PSSI Pusat yang menjadwalkan pemilihan ketua Asprov secara serentak pada Oktober hingga November 2026, sebelum berlanjut ke Kongres Pemilihan Pengurus PSSI periode 2027–2031 pada Juli 2027. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menekankan pentingnya transparansi dalam proses transisi kepemimpinan daerah tersebut untuk menyelaraskan program kerja nasional.

“Sesuai dengan statuta, kami sudah menyepakati bahwa pemilihan Ketua Asprov PSSI akan dilakukan secara terbuka,” tegas Erick usai memimpin kongres. (Red)

Advertisement
Continue Reading

Berita Daerah

DENZIPUR 12/OHH Laksanakan Assessment Proyeksi Personel Satgas MONUSCO, Siapkan Prajurit Profesional untuk Misi Perdamaian PBB

Published

on


PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA – Dalam upaya menyiapkan prajurit yang profesional, tangguh, dan siap mengemban tugas operasi pemeliharaan perdamaian dunia, Detasemen Zeni Tempur (Denzipur) 12/OHH melaksanakan kegiatan assessment proyeksi personel Satgas MONUSCO (United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo).
Kegiatan assessment ini merupakan bagian dari tahapan seleksi yang dilaksanakan secara menyeluruh guna memastikan setiap personel yang diproyeksikan mengikuti penugasan internasional memiliki kemampuan, integritas, serta kesiapan yang sesuai dengan standar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Melalui proses seleksi yang objektif dan transparan, Denzipur 12/OHH berkomitmen menghadirkan prajurit terbaik untuk mendukung misi perdamaian dunia.


Dalam pelaksanaannya, assessment mencakup berbagai aspek penilaian, mulai dari kemampuan fisik, kesehatan jasmani dan rohani, kesiapan mental, pengetahuan umum, keterampilan teknis kecabangan zeni, kemampuan berbahasa Inggris, hingga kelengkapan administrasi. Seluruh tahapan tersebut menjadi indikator penting dalam menentukan kelayakan personel yang akan diusulkan mengikuti Satgas MONUSCO.


Selain menguji kemampuan individu, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi untuk mengukur kesiapan prajurit dalam menghadapi tantangan penugasan di wilayah operasi yang memiliki karakteristik berbeda dengan penugasan di dalam negeri. Personel dituntut memiliki disiplin tinggi, kemampuan beradaptasi, kerja sama tim yang baik, serta profesionalisme dalam menjalankan setiap tugas yang diberikan.


Komandan Denzipur 12/OHH menegaskan bahwa setiap personel harus mengikuti seluruh rangkaian assessment dengan penuh kesungguhan dan rasa tanggung jawab. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi kesehatan, meningkatkan kemampuan teknis maupun nonteknis, serta terus mengembangkan kompetensi agar mampu bersaing dan memenuhi standar yang ditetapkan PBB.
“Setiap prajurit harus mempersiapkan diri secara maksimal, baik dari aspek fisik, mental, maupun kemampuan profesional. Penugasan dalam misi perdamaian dunia merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah negara yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan tanggung jawab,” tegasnya.


Indonesia sendiri dikenal sebagai salah satu negara yang secara konsisten berkontribusi dalam operasi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa. Kontribusi tersebut diwujudkan melalui pengiriman berbagai satuan, termasuk unsur Kompi Zeni (Kizi), yang memiliki peran strategis dalam pembangunan infrastruktur, perbaikan jalan dan jembatan, pembukaan akses mobilitas pasukan, pembangunan fasilitas pendukung, serta berbagai pekerjaan rekayasa teknik lainnya di daerah misi.
Keikutsertaan prajurit TNI dalam Satgas MONUSCO tidak hanya menjadi bentuk komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dan stabilitas dunia, tetapi juga menjadi ajang untuk menunjukkan profesionalisme, kemampuan, dan citra positif TNI di mata masyarakat internasional.


Melalui pelaksanaan assessment ini, Denzipur 12/OHH berharap dapat menghasilkan personel terbaik yang memiliki kompetensi, disiplin, integritas, dan semangat pengabdian tinggi sehingga mampu mengemban tugas dengan baik serta mengharumkan nama TNI dan Republik Indonesia dalam setiap pelaksanaan misi perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa. (Red)

Continue Reading

Trending