PAPU TENGAH, CENTRAL MEDIA – Komandan Yonif TP 804/DBAY turut menghadiri kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Garuda yang berlangsung di Kampung Kimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Kamis (4/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya pembangunan infrastruktur yang diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Pembangunan jembatan yang berada di wilayah binaan Kodim 1705/Nabire ini mendapat dukungan dari pemerintah bersama TNI Angkatan Darat sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan di Papua Tengah. Sebelum prosesi ground breaking dilaksanakan, seluruh peserta mengikuti doa bersama sebagai bentuk harapan agar proses pembangunan berjalan lancar, aman, dan selesai sesuai rencana.
Acara dipimpin oleh Danrem 173/Praja Vira Braja, Brigjen TNI Vivin Alivianto, S.I.P., serta dihadiri sejumlah pejabat TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga Kampung Kimi. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan sinergi yang kuat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Danrem 173/PVB menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan salah satu langkah strategis untuk membuka konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung aktivitas ekonomi dan pelayanan publik di daerah.
Prosesi peletakan batu pertama menjadi momentum penting yang menandai dimulainya pekerjaan konstruksi secara resmi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap warga sekitar.
Melalui pembangunan Jembatan Garuda, diharapkan akses transportasi masyarakat semakin mudah dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan serta perkembangan wilayah Kampung Kimi dan sekitarnya di masa mendatang. (Red)