Connect with us

Berita Deiyai

DPW PPP Papua Tengah Selenggarakan Rakerwil II 2025

Published

on

Gub Nawipa “Kehadiran PPP di Papua Tengah Memberi Warna Tersendiri dalam Perjalanan Politik Lokal”

PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA NEWS- Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Papua Tengah r
menyelenggarakan Rapat Kerja Wilayah (Rakelwil) II Tahun 2025 Sabtu (13/9/2025) di Auditorium RRI Nabire Papua Tengah.

Rakerwil II PPP Papua Tengah dihadiri langsung dan dibuka Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, S.H., secara resmi.
Tentunys, kehadiran orang nomor satu Papua Tengah tersebut menambah bobot acara sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa PPP di Papua Tengah memiliki peran strategis dalam perjalanan demokrasi dan pembangunan daerah.

Rakerwil II DPW PPP juga dihadiri oleh jajaran pengurus DPW PPP Papua Tengah, Pimpinan DPC PPP dari seluruh kabupaten/kota di Papua Tengah, perwakilan partai politik lainnya, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta unsur pemerintah daerah.
Dalam catatan panitia setidaknya ada 16 pimpinan partai di Papua Tengah turut hadir memberikan dukungan, menjadikan Rakelwil II ini semakin ramai dan bermakna.

Gubernur Meki Nawipa menyampaikan sambutan panjang yang mengharukan. Dengan suara bergetar, ia menegaskan bahwa kehadiran PPP di Papua Tengah telah memberi warna tersendiri dalam perjalanan politik lokal.

Dinyatakan Gubernur Nawipa, partai politik tidak boleh hanya dipandang sebagai mesin perolehan suara semata, melainkan harus hadir dalam keseharian masyarakat, memperjuangkan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi rakyat kecil.

Advertisement

“Kalau jadi politikus, jadilah politikus yang benar. Menang atau kalah dalam kontestasi politik, setelahnya kita harus tetap bersatu membangun negeri. Perbedaan politik jangan menjadi tembok pemisah, melainkan menjadi kekayaan demokrasi kita,” tuturnya.

Gubernur Nawipa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPW PPP Papua Tengah.
Meski PPP hanya memiliki satu kursi DPRP di Papua Tengah, namun keberadaannya justru menjadi penopang penting dalam pencalonannya bersama Deinas Geley pada Pilkada serentak 2024 lalu,” ungkap Gubernur Meki.

“Sekalipun hanya satu kursi, PPP telah mengusung saya dan wakil saya hingga akhirnya kami dipercaya rakyat memimpin Papua Tengah periode 2024–2029. Terima kasih banyak, ini adalah sejarah dan bukti nyata kekuatan kebersamaan,” imbuh Nawipa dengan mata berkaca-kaca.

Gubernur Meki Nawipa memberikan pesan politik yang cukup mendalam bagi DPW PPP seraya mengatakan bahwa kekuatan partai tidak semata-mata diukur dari banyaknya atribut, baliho, atau spanduk di jalanan, tetapi dari kekuatan konsolidasi internal.

“Bendera boleh tidak ada, baliho boleh tidak ada, tetapi konsolidasi harus kuat. Itu yang membuat partai bertahan dan bisa menang dalam kontestasi politik,” katanya penuh penekanan,” katanya.

Gubernur mengingatkan bahwa politik modern menuntut partai lebih fokus pada konsolidasi kader, penguatan struktur, serta kedekatan dengan masyarakat, bukan sekadar simbol.

Gubernur Meki Nawipa tidak hanya berbicara soal politik, tetapi juga menyentuh isu-isu krusial pembangunan di Papua Tengah.

Di bidang pendidikan, ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi telah menetapkan program pendidikan gratis untuk SMA dan SMK, dan pada tahun mendatang akan diperluas hingga SMP dan SD.

Advertisement

“Anak-anak kita harus sekolah penuh, jangan hanya bermain tanpa arah. Pendidikan adalah kunci masa depan Papua Tengah,” tegasnya.

Pada sektor kesehatan, Nawipa menjelaskan bahwa pemerintahannya telah mengirim dokter dan tenaga medis hingga ke daerah-daerah terpencil, seperti Mulia dan Ilaga. Tujuannya untuk memastikan masyarakat di pelosok pun bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak.

“Negara harus hadir di setiap sudut tanah Papua Tengah. Rakyat di pedalaman berhak mendapatkan pelayanan yang sama dengan mereka yang tinggal di kota,” ujarnya.

Dibidang ekonomi, Gubernur menekankan pentingnya kolaborasi dengan partai politik untuk memperkuat UMKM. Nawipa mencontohkan bagaimana kegiatan Car Free Day (CFD) di Nabire mampu meningkatkan pendapatan pedagang kecil hingga Rp3 juta per hari.

“Bayangkan kalau kita perkuat UMKM, maka rakyat pasti lebih sejahtera. Partai politik juga harus hadir mendorong ekonomi rakyat, bukan hanya bicara soal kursi,” pintanya.

Gubernur Meki Nawipa menyampaikan pesan mengharukan yang membekas di hati seluruh peserta Rakelwil.

“Semua jabatan ini akan berakhir pada waktunya, tetapi yang abadi adalah warisan kebaikan untuk rakyat kecil,” tuturnya.
“Mari kita bergandeng tangan, pemerintah dan partai politik, untuk menghadirkan Papua Tengah yang damai, sejahtera, dan bermartabat,” Pungkas Gubernur Meki dengan suara bergetar.

Rakelwil II DPW PPP Papua Tengah resmi dibuka, menandai babak baru perjalanan partai menuju masa depan politik yang lebih matang dan kontributif di Papua Tengah.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Papua Tengah, Freny Anouw, dalam sambutannya menerangkan, Rakelwil II merupakan tindak lanjut dari Rakelwil I sekaligus persiapan menuju agenda nasional PPP.

Advertisement

“Rakerwil ini kami laksanakan untuk menyolidkan kebersamaan pengurus dari tingkat pusat hingga daerah. Kami ingin memastikan PPP Papua Tengah semakin solid menghadapi pesta demokrasi 2029,” ujarnya.

Freny menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Papua Tengah yang hadir langsung membuka Rakelwil, sebagai bukti dukungan nyata pemerintah terhadap aktivitas partai politik di Papua Tengah.

“Sinergitas bersama sangat penting. Kami juga berpesan kepada seluruh pengurus agar tetap konsisten berkonsolidasi secara matang,” ajaknya.

Ketua PanitianAlbertus Keiya
juga memberikan apresiasi kepada Gubernur dan Para Bupati yang hadir dan mendukung suksesnya Rakelwil II 2025 DPW PPP.

Rakerwil II DPW PPP Papua Tengah bukan hanya forum internal partai, tetapi juga menjadi sarana menunjukkan identitas PPP sebagai partai Islam moderat, terbuka, dan inklusif.

PPP Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk tetap hadir sebagai kekuatan politik yang tidak hanya mengejar kekuasaan, tetapi juga berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah. (Red)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Daerah

DinKes Papua Tengah Gelar OJT di Deiyai, Isak Waine : Layanan Harus Sesuai Standar

Published

on

PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA – Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah melalui Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) menggelar On the Job Training (OJT) Program Kusta, Filariasis, Hepatitis, dan ISPA/Pneumonia di Kabupaten Deiyai pada Rabu (5/8/2026).

Pelatihan berbasis tempat kerja yang melibatkan pengelola program dari Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai serta seluruh Puskesmas setempat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi tenaga kesehatan dalam surveilans, penemuan kasus secara dini, tata laksana pasien, hingga perbaikan sistem pencatatan dan pelaporan pelayanan dasar.

Kegiatan teknis ini diselenggarakan sebagai langkah nyata mewujudkan visi dan misi Gubernur Papua Tengah dalam menghadirkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera melalui penguatan mutu sumber daya manusia kesehatan hingga ke tingkat distrik dan kampung.

Kepala Seksi P2PM Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, Isak Waine, S.KM., M.Kes., menegaskan pentingnya pembinaan berkelanjutan bagi garda terdepan fasilitas kesehatan. “Melalui OJT ini, kami berkomitmen meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan agar mampu memberikan pelayanan yang profesional dan sesuai standar, utamanya dalam memperkuat deteksi dini serta menghapus stigma penyakit kusta di tengah masyarakat,” ujar Isak Waine.

Melalui sinergi yang makin kokoh antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan seluruh Puskesmas, kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat upaya pengendalian penyakit menular dan berdampak langsung pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Deiyai secara berkelanjutan. (Red)

Continue Reading

Berita Daerah

Sekda Buka Seminar SSH Secara Resmi

Published

on

Gubernur Meki : “SSH, Tingkatkan Mutu Pendidikan Papua Tengah “

PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA NEWS – Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, diwakili Sekda dr.Silwanus Sumule secara resmi membuka Seminar Pelaksanaan Sekolah Sepanjang Hari (SSH) tingkat Provinsi Papua Tengah yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah, Senin (20/7/2026).


Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat implementasi program SSH sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk generasi Papua Tengah yang cerdas, berkarakter, disiplin, serta berintegritas.
Seminar dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah Nurhalida, para kepala sekolah, tenaga pendidik, serta pemangku kepentingan di bidang pendidikan dari berbagai kabupaten di Papua Tengah.
Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa Sekolah Sepanjang Hari tidak boleh dipahami hanya sebagai penambahan jam belajar bagi peserta didik. Menurutnya, pelaksanaan SSH harus menjadi sarana untuk memperkuat kualitas proses pembelajaran, pembinaan karakter, pengembangan minat dan bakat, serta memberikan pendampingan yang lebih terarah kepada siswa.
“SSH harus menjadi instrumen untuk meningkatkan mutu pendidikan. Sekolah yang menerapkan program ini harus menjadi contoh dalam penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, menghadirkan pembelajaran yang inovatif, menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, serta menghasilkan lulusan yang cerdas, tangguh, dan berdaya saing,” tegas Gubernur.


Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan SSH sejalan dengan Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah. Karena itu, implementasinya harus dilakukan secara terencana dengan melibatkan seluruh unsur pendidikan, mulai dari kepala sekolah, guru, orang tua, hingga peserta didik melalui sistem evaluasi yang berkelanjutan.
Selain membahas peningkatan mutu pembelajaran, Gubernur juga menyoroti pentingnya dukungan anggaran bagi sektor pendidikan. Ia mengingatkan seluruh pemerintah daerah agar mematuhi ketentuan dalam Surat Penegasan Nomor 38/VII/2026/BP3OKP.PT mengenai pengalokasian minimal 30 persen Dana Otonomi Khusus bidang pendidikan mulai Tahun Anggaran 2027.
Menurutnya, alokasi anggaran tersebut harus benar-benar digunakan untuk memenuhi Standar Nasional Pendidikan sekaligus mendukung operasional Program Sekolah Sepanjang Hari di seluruh wilayah Papua Tengah.
“Saya meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah Provinsi maupun pemerintah kabupaten untuk menaati ketentuan tersebut dalam penyusunan APBD. Dinas Pendidikan di setiap kabupaten juga harus mengawal pelaksanaan program ini agar berjalan efektif di setiap sekolah,” ujarnya.
Gubernur Meki juga menegaskan bahwa keberhasilan Program SSH membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Ia meminta Dinas PUPR mendukung pembangunan dan renovasi gedung sekolah, penyediaan sanitasi yang layak, akses air bersih, hingga perlindungan sekolah-sekolah yang berada di wilayah pesisir.
Sementara itu, Dinas Komunikasi dan Informatika diminta memastikan tersedianya akses internet yang andal sebagai penunjang proses pembelajaran digital, sedangkan PT PLN diharapkan memprioritaskan penyediaan listrik dan penerangan bagi sekolah-sekolah di seluruh Papua Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga memberikan perhatian khusus terhadap pemerataan layanan pendidikan, khususnya di Kabupaten Nabire. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan Program Sekolah Sepanjang Hari tidak boleh hanya terpusat di kawasan perkotaan, tetapi harus diperluas secara bertahap hingga menjangkau wilayah Topo, Siriwo, dan daerah-daerah pedalaman lainnya.
“Pemerataan mutu pendidikan adalah komitmen kita bersama. Setiap anak Papua Tengah, di mana pun berada, harus mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas dan kesempatan belajar yang sama,” katanya.
Lebih lanjut, Gubernur menginstruksikan Dinas Pendidikan bersama BKPSDM baik di tingkat provinsi maupun kabupaten untuk segera melakukan pemetaan dan redistribusi tenaga pendidik berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.
Ia menegaskan tidak boleh ada lagi sekolah yang mengalami kelebihan guru, sementara sekolah di wilayah pedalaman masih mengalami kekurangan tenaga pengajar.
Selain itu, para kepala sekolah dan guru diminta mampu mengelola kegiatan akademik secara seimbang dengan pembinaan karakter, olahraga, seni, budaya, serta kegiatan keagamaan tanpa mengabaikan kesehatan dan kenyamanan peserta didik.


Mengakhiri sambutannya, Gubernur Meki Nawipa mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan transformasi pendidikan sebagai tanggung jawab bersama. Menurutnya, investasi terbaik bagi masa depan Papua Tengah adalah menghadirkan pendidikan yang berkualitas bagi generasi muda.
Ia berharap Seminar Pelaksanaan Sekolah Sepanjang Hari dapat menghasilkan langkah-langkah operasional yang konkret, sistem evaluasi yang efektif, serta memperkuat sinergi seluruh pihak agar program SSH benar-benar memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan dan membuka kesempatan yang lebih luas bagi seluruh anak-anak Papua Tengah. (red)

Continue Reading

Berita Daerah

Bupati Deiyai Serahkan Penghargaan kepada Personel Polres pada HUT Bhayangkara ke-80

Published

on

DEIYAI, enagoNews – Bupati Deiyai, Melkianus Mote, ST, menyerahkan penghargaan kehormatan kepada personel Polres Deiyai, Brigadir Yulianus Douw, pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang berlangsung di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Deiyai, Rabu (1/7/2026).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, disiplin, loyalitas, dan pengabdian Brigadir Yulianus Douw dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.

Dalam sambutannya, Bupati Melkianus Mote mengatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan wujud pengakuan atas profesionalisme anggota Polri yang senantiasa memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas profesionalisme sebagai anggota Polri yang memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Melkianus.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan pesan Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, kepada seluruh personel Polda Papua Tengah dan jajaran agar terus menjaga kehormatan institusi, meningkatkan disiplin, loyalitas, dan profesionalisme, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Jadilah pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang mampu memberikan rasa aman serta menjadi teladan di tengah kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Advertisement

Ia menambahkan, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi Polri untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan. Menurutnya, meningkatnya citra positif Polri berdasarkan berbagai survei harus menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus menjaga integritas dan menghindari tindakan yang dapat mencederai kepercayaan publik.

Selain itu, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah, pemerintah kabupaten, TNI, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia usaha, media massa, serta seluruh elemen masyarakat yang selama ini bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Papua Tengah.

Ia menegaskan, sinergi yang telah terjalin akan terus diperkuat guna mendukung berbagai program pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah.

“Polri siap mengawal setiap program pembangunan agar berjalan aman, tertib, transparan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Papua Tengah,” tutupnya. (Red)

Continue Reading

Trending