Samuel Sauwyar : “Negara Hadir untuk Lindungi Rakyat”
Nabire, Papua Tengah – enagoNews — Dewan Pengurus Daerah Barisan Merah Putih Republik Indonesia (DPD BMP RI) Provinsi Papua Tengah terus memperkuat konsolidasi internal organisasi. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penguatan Organisasi dan Silaturahmi dalam bingkai Wawasan Kebangsaan dan Pendalaman Ideologi Pancasila yang digelar di Nabire, Sabtu (6/12/2025), bertempat di Rumah Makan Sari Kuring.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua I DPD BMP RI Papua Tengah Samuel Sauwyar, yang sekaligus menjadi pemateri utama dalam penyampaian materi Wawasan Kebangsaan dan Ideologi Pancasila.
Acara juga dihadiri Sekretaris DPD BMP RI Papua Tengah, Ketua DPC BMP Kabupaten Nabire, Ketua DPC BMP Kabupaten Intan Jaya Viktor Belaw, tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta kader dari berbagai wilayah termasuk Dogiyai dan Intan Jaya.
Perkuat Struktur, BMP RI Siap Bentuk Pengurus di 8 Kabupaten
Mengawali pemaparannya, Samuel Sauwyar menyampaikan bahwa BMP RI berkomitmen memperluas struktur organisasi hingga mencakup seluruh kabupaten di Provinsi Papua Tengah.
“Kita akan terus memperkuat organisasi kita. Setelah kegiatan ini, kita akan turun ke lapangan untuk membentuk struktur kepengurusan di delapan kabupaten. Bukan hanya Nabire, tetapi juga Intan Jaya, Dogiyai, Deiyai, Paniai, Mimika, Puncak, dan Puncak Jaya. Semua wilayah akan kita sentuh,” tegasnya.
Sauwyar menegaskan bahwa BMP RI bukan sekadar organisasi, tetapi merupakan wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan yang menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi Papua Tengah.
“Organisasi ini mendidik kita untuk menjadi pemimpin. Di sini kita belajar menghargai sesama, menjaga martabat, dan mengembangkan kemampuan untuk melayani masyarakat. Kita tidak boleh terlambat menyambut peluang yang ada di depan mata. Kalau tidak dimulai sekarang, kapan lagi kita mau berkembang,” ujarnya.
“Negara Hadir Untuk Lindungi Rakyat”
Dalam sesi materinya, Samuel Sauwyar juga menegaskan peran negara dalam melindungi rakyat. Ia menjelaskan struktur negara dari pusat hingga daerah yang menjalankan fungsi pelindungan masyarakat melalui Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan/Distrik, hingga pemerintahan tingkat kampung, serta TNI dan Polri.
“Negara hadir untuk melindungi rakyat. Bagaimana bisa dikatakan sebuah negara jika tidak ada rakyatnya? Karena itu, keberadaan negara beserta seluruh unsurnya adalah untuk menjamin perlindungan kepada masyarakat sesuai amanat UUD 1945,” tandasnya.
Sinergi dan Kekompakan Jadi Kunci
Sekretaris DPD BMP RI Papua Tengah, yang bertindak sebagai moderator, menegaskan pentingnya sinergi antarstruktur organisasi. Menurutnya, kekuatan BMP RI terletak pada kekompakan dan kerja nyata seluruh kader di lapangan.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Penguatan organisasi seperti ini menjadi ruang untuk bersama-sama membangun tanah dan negeri yang kita cintai, khususnya Papua Tengah,” ujarnya.
Acara berlanjut dengan penyampaian materi inti dari Samuel Sauwyar, yang fokus pada arah gerak organisasi, pengembangan struktur, serta kesiapan kader menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat di berbagai daerah.
Penyerahan Dua SK DPC BMP RI
Dalam kesempatan tersebut, DPD BMP RI Papua Tengah juga menyerahkan dua Surat Keputusan (SK) DPC BMP RI kepada:
DPC BMP RI Kabupaten Nabire, dan DPC BMP RI Kabupaten Intan Jaya.
Kegiatan yang dihadiri lebih dari 100 peserta ini diakhiri dengan rapat terbatas antara DPD BMP RI Papua Tengah, DPC BMP RI Kabupaten Nabire, DPC BMP RI Kabupaten Intan Jaya, serta panitia pelaksana. Rapat dipimpin oleh Samuel Sauwyar untuk melakukan evaluasi dan membahas rencana pembentukan DPC BMP RI di kabupaten-kabupaten lainnya di wilayah Papua Tengah.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam meningkatkan konsolidasi, memperkuat jaringan organisasi, serta meneguhkan peran BMP RI dalam pembangunan daerah dan pembinaan generasi muda di Papua Tengah. (Red)