Connect with us

Berita Daerah

DPD Barisan Merah Putih Papua Tengah Gelar Pawai Natal Merah Putih 2025, Teguhkan Komitmen Papua Tengah Aman, Damai, dan Bersatu

Published

on





PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA NEWS – Suasana Kota Nabire tampak berbeda pada pelaksanaan Pawai Natal Merah Putih 2025 yang digelar oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD) Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) Provinsi Papua Tengah. Ratusan peserta tumpah ke jalan, membawa bendera Merah Putih dan pesan perdamaian, sebagai simbol persatuan dan kebersamaan dalam menyambut Natal.

Kegiatan yang digelar Selasa (16/12/2025) ini menjadi puncak rangkaian program sosial dan kemasyarakatan BMP RI Papua Tengah yang telah berlangsung sejak Januari hingga Desember 2025. Pawai Natal Merah Putih tidak hanya dimaknai sebagai bentuk dukungan terhadap perayaan Natal umat Kristiani, tetapi juga sebagai seruan moral kepada seluruh elemen masyarakat Papua Tengah untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap aman, kondusif, damai, dan nyaman.


Ketua DPD BMP RI Provinsi Papua Tengah, Melkizedek Rumawi, menyampaikan bahwa Barisan Merah Putih hadir sebagai organisasi kemasyarakatan yang berkomitmen mendukung program pemerintah pusat dan daerah serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya di wilayah Papua Tengah.
Menurut Melky, kehadiran negara tentunya untuk melindungi sebegap bangsa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam seluruh sektor/bidang seperti ekonomi, pendidikan, kesehatan, infrastuktur dan lain-lain.
“BMP RI Papua Tengah hadir tidak ada nilai politis.BMP hadir untuk ikut mendukung Pemerintah Pusat, mengawal bahwa program sampai kepada masyarakat Papua khususnya Papua Tengah yang belum terjangkau,” tegasnya.

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0;
module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: 0;weatherinfo: null;temperature: 39;



“Pawai Natal Merah Putih ini adalah wujud kehadiran Barisan Merah Putih bersama masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa BMP RI hadir untuk menjaga ketertiban, mendukung pembangunan, dan menciptakan suasana damai di tengah masyarakat, terutama dalam memasuki bulan suci Natal,” ujar Melky.

Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan yang dilakukan BMP RI Papua Tengah merupakan bagian dari upaya memperkuat kepercayaan negara terhadap peran organisasi kemasyarakatan sebagai mitra strategis pemerintah. Menurutnya, program pemerintah pusat akan berjalan efektif apabila mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat.

“Program pemerintah pusat turun ke daerah melalui gubernur, kemudian ke kabupaten melalui para bupati. Di sinilah kami mengambil peran untuk ikut mengawal dan mendukung agar pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama di delapan kabupaten di Papua Tengah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Melky mengajak seluruh masyarakat Papua Tengah untuk menolak kekerasan dan provokasi yang dapat memecah belah persatuan. Ia menekankan pentingnya menghormati nilai-nilai agama, adat, dan hukum negara sebagai fondasi hidup bersama.

“Kami menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk menghentikan segala bentuk kekerasan. Mari kita hidup rukun, saling menghargai hak asasi manusia, dan menjaga tanah ini sebagai rumah bersama yang telah dipercayakan kepada kita sebagai warga negara Republik Indonesia,” tegasnya.

Pawai Natal Merah Putih 2025 dipimpin oleh Wakil Ketua I DPD BMP RI Papua Tengah, Sanuel Sauwyar, yang turut berjalan bersama peserta pawai dari awal hingga akhir rute. Menurut Sanuel, pawai ini merupakan simbol persatuan lintas latar belakang dan wujud nyata komitmen menjaga stabilitas keamanan di Papua Tengah.

“Inti dari pawai ini adalah menjaga situasi Papua Tengah agar tetap aman dan damai. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa semangat Natal adalah semangat kasih, persatuan, dan kedamaian,” ungkap Sanuel.

Rute pawai dimulai dari halaman kediaman Ketua DPD BMP RI Papua Tengah, kemudian bergerak melalui Jalan Sisingamangaraja, berbelok menuju Pantai Nabire, melintasi depan Gereja Tabernakel Kotalama, kembali ke Pantai Nabire menuju Taman Gizi Oyehe. Selanjutnya rombongan bergerak melalui Jalan Bosowa, Lampu Merah Jalan Kusuma Bangsa, berbelok ke Jalan Pemuda, dan akhirnya kembali ke titik awal sebagai garis finis.


Sepanjang rute, peserta pawai menyuarakan pesan damai dan persatuan, sementara masyarakat yang menyaksikan di sepanjang jalan turut memberikan sambutan positif. Kibaran Merah Putih, atribut Natal, serta yel-yel kebangsaan menjadi pemandangan yang memperkuat semangat kebhinekaan.



Sementara itu, Wakil Ketua I DPD BMP RI Provinsi Papua Tengah Samuel Sauwyar mengatakan, melalui Pawai Natal Merah Putih 2025, DPD Barisan Merah Putih RI Provinsi Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai mitra pemerintah dan penjaga nilai-nilai persatuan, toleransi, serta kedamaian. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajakan terbuka kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Papua Tengah sebagai tanah yang aman, damai, dan sejahtera bagi semua. (Red)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Daerah

DinKes Papua Tengah Gelar OJT di Deiyai, Isak Waine : Layanan Harus Sesuai Standar

Published

on

PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA – Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah melalui Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) menggelar On the Job Training (OJT) Program Kusta, Filariasis, Hepatitis, dan ISPA/Pneumonia di Kabupaten Deiyai pada Rabu (5/8/2026).

Pelatihan berbasis tempat kerja yang melibatkan pengelola program dari Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai serta seluruh Puskesmas setempat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi tenaga kesehatan dalam surveilans, penemuan kasus secara dini, tata laksana pasien, hingga perbaikan sistem pencatatan dan pelaporan pelayanan dasar.

Kegiatan teknis ini diselenggarakan sebagai langkah nyata mewujudkan visi dan misi Gubernur Papua Tengah dalam menghadirkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera melalui penguatan mutu sumber daya manusia kesehatan hingga ke tingkat distrik dan kampung.

Kepala Seksi P2PM Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, Isak Waine, S.KM., M.Kes., menegaskan pentingnya pembinaan berkelanjutan bagi garda terdepan fasilitas kesehatan. “Melalui OJT ini, kami berkomitmen meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan agar mampu memberikan pelayanan yang profesional dan sesuai standar, utamanya dalam memperkuat deteksi dini serta menghapus stigma penyakit kusta di tengah masyarakat,” ujar Isak Waine.

Melalui sinergi yang makin kokoh antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan seluruh Puskesmas, kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat upaya pengendalian penyakit menular dan berdampak langsung pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Deiyai secara berkelanjutan. (Red)

Continue Reading

Berita Daerah

Menuju Kepengurusan Definitif, Asprov PSSI Papua Tengah Siap Gelar Musda di Nabire

Published

on

PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA – Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Papua Tengah bersiap menggelar musyawarah daerah guna memilih ketua dan membentuk kepengurusan definitif sebelum tenggat waktu Agustus 2026 yang ditetapkan PSSI Pusat. Langkah ini diambil usai jajaran pengurus Asprov PSSI Papua Tengah menghadiri Kongres Biasa PSSI di Jakarta yang dibuka langsung oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Senin (3/8/2026).

Musda tersebut rencananya akan dihadiri langsung oleh PSSI Pusat di Nabire serta mengundang seluruh pengurus Asosiasi Kabupaten (Askab) dari delapan kabupaten se-Papua Tengah demi memastikan legitimasi tata kelola organisasi di daerah.

Ketua Harian Asprov PSSI Papua Tengah, yang juga merupakan Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menegaskan bahwa konsolidasi ini krusial mengingat status kepengurusan daerah masih dipegang oleh pelaksana tugas (Plt) sejak 2022. Selain penataan struktur organisasi, Asprov Papua Tengah juga memfokuskan agenda pada pembinaan usia dini melalui rencana pembentukan Sekolah Sepak Bola (SSB) terstruktur serta persiapan kompetisi Liga 4 zona daerah.

“Papua adalah gudangnya pemain sepak bola, namun selama ini kita belum memiliki SSB yang terstruktur sesuai jenjang usia. Inilah mimpi besar kita: ke depan di Papua Tengah pun berdiri SSB khusus yang membina bakat sejak dini,” ujar Deinas Geley.

Restrukturisasi di tingkat daerah ini sejalan dengan kebijakan PSSI Pusat yang menjadwalkan pemilihan ketua Asprov secara serentak pada Oktober hingga November 2026, sebelum berlanjut ke Kongres Pemilihan Pengurus PSSI periode 2027–2031 pada Juli 2027. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menekankan pentingnya transparansi dalam proses transisi kepemimpinan daerah tersebut untuk menyelaraskan program kerja nasional.

“Sesuai dengan statuta, kami sudah menyepakati bahwa pemilihan Ketua Asprov PSSI akan dilakukan secara terbuka,” tegas Erick usai memimpin kongres. (Red)

Advertisement
Continue Reading

Berita Daerah

DENZIPUR 12/OHH Laksanakan Assessment Proyeksi Personel Satgas MONUSCO, Siapkan Prajurit Profesional untuk Misi Perdamaian PBB

Published

on


PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA – Dalam upaya menyiapkan prajurit yang profesional, tangguh, dan siap mengemban tugas operasi pemeliharaan perdamaian dunia, Detasemen Zeni Tempur (Denzipur) 12/OHH melaksanakan kegiatan assessment proyeksi personel Satgas MONUSCO (United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo).
Kegiatan assessment ini merupakan bagian dari tahapan seleksi yang dilaksanakan secara menyeluruh guna memastikan setiap personel yang diproyeksikan mengikuti penugasan internasional memiliki kemampuan, integritas, serta kesiapan yang sesuai dengan standar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Melalui proses seleksi yang objektif dan transparan, Denzipur 12/OHH berkomitmen menghadirkan prajurit terbaik untuk mendukung misi perdamaian dunia.


Dalam pelaksanaannya, assessment mencakup berbagai aspek penilaian, mulai dari kemampuan fisik, kesehatan jasmani dan rohani, kesiapan mental, pengetahuan umum, keterampilan teknis kecabangan zeni, kemampuan berbahasa Inggris, hingga kelengkapan administrasi. Seluruh tahapan tersebut menjadi indikator penting dalam menentukan kelayakan personel yang akan diusulkan mengikuti Satgas MONUSCO.


Selain menguji kemampuan individu, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi untuk mengukur kesiapan prajurit dalam menghadapi tantangan penugasan di wilayah operasi yang memiliki karakteristik berbeda dengan penugasan di dalam negeri. Personel dituntut memiliki disiplin tinggi, kemampuan beradaptasi, kerja sama tim yang baik, serta profesionalisme dalam menjalankan setiap tugas yang diberikan.


Komandan Denzipur 12/OHH menegaskan bahwa setiap personel harus mengikuti seluruh rangkaian assessment dengan penuh kesungguhan dan rasa tanggung jawab. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi kesehatan, meningkatkan kemampuan teknis maupun nonteknis, serta terus mengembangkan kompetensi agar mampu bersaing dan memenuhi standar yang ditetapkan PBB.
“Setiap prajurit harus mempersiapkan diri secara maksimal, baik dari aspek fisik, mental, maupun kemampuan profesional. Penugasan dalam misi perdamaian dunia merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah negara yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan tanggung jawab,” tegasnya.


Indonesia sendiri dikenal sebagai salah satu negara yang secara konsisten berkontribusi dalam operasi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa. Kontribusi tersebut diwujudkan melalui pengiriman berbagai satuan, termasuk unsur Kompi Zeni (Kizi), yang memiliki peran strategis dalam pembangunan infrastruktur, perbaikan jalan dan jembatan, pembukaan akses mobilitas pasukan, pembangunan fasilitas pendukung, serta berbagai pekerjaan rekayasa teknik lainnya di daerah misi.
Keikutsertaan prajurit TNI dalam Satgas MONUSCO tidak hanya menjadi bentuk komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dan stabilitas dunia, tetapi juga menjadi ajang untuk menunjukkan profesionalisme, kemampuan, dan citra positif TNI di mata masyarakat internasional.


Melalui pelaksanaan assessment ini, Denzipur 12/OHH berharap dapat menghasilkan personel terbaik yang memiliki kompetensi, disiplin, integritas, dan semangat pengabdian tinggi sehingga mampu mengemban tugas dengan baik serta mengharumkan nama TNI dan Republik Indonesia dalam setiap pelaksanaan misi perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa. (Red)

Continue Reading

Trending