Connect with us

Berita Deiyai

Danrem Fritz Pelamonia Sulap Hutan Menjadi Lahan Agrobisnis Menuju Sarana Agrowisata

Published

on

Brigjen Pelamonia “Wujud Nyata Sukseskan Pilar Asta Cita Presiden “Ketahanan Pangan Nasional”

PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA NEWS- Belum gelap 1 (satu) tahun Markas Komando Komando Resort Militer (Mako Korem) 173 / Praja Vira Braja (PVB) berdiri (perpindahan dari Mako Korem di Biak) mengalami perkembangan yang bukan saja melesat tetapi menurut hemat penulis “ini ibarat sulap- Sim Salabim”.
Komandan Korem (Danrem) 173/PVB Brigjen TNI fritz W.R.Pelamonia telah berhasil menyulap hutan menjadi area Mako yang dipenuhi fasilitas fantastis.


Kurang dari satu tahun, Danrem telah mampu mengubah area hutan menjadi Mako bak tempat rekreasi yang menyenangkan.
Pati lulusan Akmil 1996 dari cabang Infanteri Kopassus itu telah menyuguhkan Mako bukan hanya kantor untuk bekerja para perwira pejabat Korem yang menyenangkan, indah dipandang, tetapi fasilitas pendukung seperti sarana olahraga utamanya lapangan tenis berdiri cukup megah, sarana,ibadah anggota Korem dan sejumlah sarana yang ditata sedemikian rapi.
Menurut Kapten TNI Duriyat, tidak lama lagi akan dibangun sebuah masjid.

Yang lebih mengagumkan (bagi penulis), saat Komandan Detasemen (Danden) 1 Batalyon 32 Group 3/Sandi Kopassus mengajak undangan acara Panen Raya Padi Perdana Korem 173/PVB dan awak media meninjau sebagian fasilitas yang telah dibangun  dan lahan yang diatasnya telah diubah menjadi lahan pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan sebagai Ketahanan Pangan dan Pangan Bergizi sebagai  wujud menyukseskan Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di item “Ketahanan Pangan”.


Jenderal Bintang Satu yang pernah menjabat Danyonif Raider 600/Modang tahun 2012-2014 menunjukkan secara detail sarana Ketahan Pangan dan Pangan Bergizi.
Diawali dari bangunan Sekolah Dasar (SD Kartika VI – 3 Nabire), Danrem Pelamonia menunjukkan setiap ruangan dengan segala fasilitas yang mendukung proses belajar mengajar, fasilitas ruang guru, ruang kelas yang sudah menggunakan infocus, dan ruang dengan peralatan ekstrakurikuler seperti drum band.

Pati TDI AD yang pernah menjabat Dandim 0906/Tenggarong 2014-2015 mengajak berkeliling perkebunan sayur mayur dari yang biasa sampai pada yang organik.Berbagai macam sayur mayur, buah-buahan ditanam dan ditata dengan teratur.Dibagian peternakan ada ayam daging, petelur hingga ayam kampung.
Dibagian perikanan ada lele mulai dari tempat pamijahan sampai kolam pembesaran oriduksi yang siap bahkan sudah menjual setiap hari.


Kandang ternak kambing, ayam pedaging juga telah disiapkan dan segera diisi.
Menurut Asops Kodam XVII/Cenderawasih tahun 2018-2019 itu, lahan seluas 4 hektar, 2 hektar ditanami padi dan lainnya untuk lahan perkebunan, peternakan dan perikanan.
Danrem ingin menjadikan lahan itu sebagai Agrobisnis menuju Agrowisata.
Tidak berlebihan memang, Mako Korem yang seringkali diopinikan masyarakat sebagai tempat angker (markas para prajurit TNI), namun ditangan Kasrem 174/Anim Ti Waninggap sebelum diangkat sebagai Danrem 173/PVB mulai 1 April 2024 disulap menjadi lahan produktif sebagai Ketahanan Pangan dan Pangan Bergizi sebagai wujud nyata menyukseskan Program Ketahanan Pangan Presiden Prabowo dan sarana rekreasi yang menyenangkan sekaligus sebagai lahan edukasi (menimba ilmu) untuk mengolah lahan menjadi produktif dan menghasilkan pendapatan sebagai penopang ekonomi keluarga.

Dalam sambutan sesaat sebelum Panen Raya Padi Perdana, Danrem Pelamonia mengatakan  Korem ini di tahun 2024 merupakan Korem perpindahan dari Biak ke Nabire. Dan lahan ini merupakan lahan hutan yang belum digarap.
“Setelah kami berdinas di sini, berkantor di sini, kami melihat peluang bahwa ada lahan yang kosong.  Bersama dengan anggota kami, juga berganteng tangan dengan Pemda, Dinas Pertanian, dan Kelompok Tani dari SP1. Kami konsultasi dulu terkait lahan, untuk selanjutnya kami olah,” tuturnya.
“Nemang lahan ini dari awal betul-betul nol, hutan, dan kita bongkar pakai alat berat, kita olah,  kita kerjasama dengan dinas yang ada di sini, kabupaten maupun provinsi, dan kelompok tani yang ada di SP1 di Wonorejo. Dalam pengolahan tanah ini dari awal, dan kita melibatkan instansi terkait,” tambahnya.

Dinyatakan Danrem, ide itu diawali oleh instruksi  Presiden tentang program Ketahanan Pangan yang merupakan program prioritas unggulan Presiden.

“Perintah ini garis lurus, langsung dari garis komando Panglima TNI, KSAD Pangdam, dan kami Korem melaksanakannya,” ungkapnya.

“Sebagai anggota TNI, dimanapun  berada, harus mendukung program Bapak Presiden dalam hal ini ketahanan pangan,” tegasnya.
Ia melihat, lahan yang ada di Korem Nabire memiliki potensi sangat besar untuk diolah itu.
“Ini semua perintah dari komando atas dan kami melihat peluang yang sangat besar. Kami laksanakan itu bersama masyarakat. Saya mellihat lahan ini bukan hanya cocok untuk ditanami padi tetapi juga untuk tanaman hortikultura, sayur-mayur, termasuk ternak, dan perikanan. Segala macam kumpul di sini,” tuturnya.


Menurut Danrem, program unggulan dan prioritas Presiden berupa Ketahanan Pangan dan Pangan Bergizi diwujudkan diatas lahan Makorem 173 ini.
“Ketahanan Pangan bukan hanya oadi/beras tetapi juga menyangkut komoditi lain seperti sayur, buah, telur, ikan dan daging dan itu semua ada disini.Nanti bapak/ibu lihat sendiri,” ungkapnya.
“Bila Ketahanan Pangan ini kuat dan setiap lembaga sampai pada keluarga memiliki ini, itu berarti  Ketahanan Pangan Nasional pun akan kuat,” tandasnya.
Menurut Peraih Juara 1 Lomba Menembak kategori Menembak Executive  Pati ajang Trisula Open Championship 2025 Timika itu salah satu yang mendukung Ketahanan nasional adalah ketahanan pangan yang dilaksanakan di Korem 173.

Jadikan Korem Percontohan
Dikatakan Danrem, apa yang dilakukan Korem 173 supaya menjadi contoh bagi masyarakat utamanya warga masyarakat sekeliling Mako Korem, disamping untuk mengatasi kesulitan dan menambah pendapatan keluarga, secara tidak langsung membantu menyukseskan program Ketahanan Pangan dan Pangan Bergizi Presiden.
Untuk itu, Danrem mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong untuk dijadikan sarana bertani, bertanam, beternak, dan berikan.
“Mari kita manfaatkan lahan sekitar kita, karena program makan siang bergizi gratis membutuhkan banyak sayur, daging, telur, ikan dan buah-buahan,” ajak suami dari Ibu Jeni Fritz Pelamonia itu.

Danrem Pelamonia bukan saja menginginkan Korem 173 sebagai contoh bagi masyarakat tetapi juga menjadikan Korem Percontohan bagi Korem-Korem yang lain. (Red)

Advertisement
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Daerah

DinKes Papua Tengah Gelar OJT di Deiyai, Isak Waine : Layanan Harus Sesuai Standar

Published

on

PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA – Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah melalui Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) menggelar On the Job Training (OJT) Program Kusta, Filariasis, Hepatitis, dan ISPA/Pneumonia di Kabupaten Deiyai pada Rabu (5/8/2026).

Pelatihan berbasis tempat kerja yang melibatkan pengelola program dari Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai serta seluruh Puskesmas setempat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi tenaga kesehatan dalam surveilans, penemuan kasus secara dini, tata laksana pasien, hingga perbaikan sistem pencatatan dan pelaporan pelayanan dasar.

Kegiatan teknis ini diselenggarakan sebagai langkah nyata mewujudkan visi dan misi Gubernur Papua Tengah dalam menghadirkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera melalui penguatan mutu sumber daya manusia kesehatan hingga ke tingkat distrik dan kampung.

Kepala Seksi P2PM Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, Isak Waine, S.KM., M.Kes., menegaskan pentingnya pembinaan berkelanjutan bagi garda terdepan fasilitas kesehatan. “Melalui OJT ini, kami berkomitmen meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan agar mampu memberikan pelayanan yang profesional dan sesuai standar, utamanya dalam memperkuat deteksi dini serta menghapus stigma penyakit kusta di tengah masyarakat,” ujar Isak Waine.

Melalui sinergi yang makin kokoh antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan seluruh Puskesmas, kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat upaya pengendalian penyakit menular dan berdampak langsung pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Deiyai secara berkelanjutan. (Red)

Continue Reading

Berita Daerah

Sekda Buka Seminar SSH Secara Resmi

Published

on

Gubernur Meki : “SSH, Tingkatkan Mutu Pendidikan Papua Tengah “

PAPUA TENGAH, CENTRAL MEDIA NEWS – Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, diwakili Sekda dr.Silwanus Sumule secara resmi membuka Seminar Pelaksanaan Sekolah Sepanjang Hari (SSH) tingkat Provinsi Papua Tengah yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah, Senin (20/7/2026).


Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat implementasi program SSH sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk generasi Papua Tengah yang cerdas, berkarakter, disiplin, serta berintegritas.
Seminar dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah Nurhalida, para kepala sekolah, tenaga pendidik, serta pemangku kepentingan di bidang pendidikan dari berbagai kabupaten di Papua Tengah.
Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa Sekolah Sepanjang Hari tidak boleh dipahami hanya sebagai penambahan jam belajar bagi peserta didik. Menurutnya, pelaksanaan SSH harus menjadi sarana untuk memperkuat kualitas proses pembelajaran, pembinaan karakter, pengembangan minat dan bakat, serta memberikan pendampingan yang lebih terarah kepada siswa.
“SSH harus menjadi instrumen untuk meningkatkan mutu pendidikan. Sekolah yang menerapkan program ini harus menjadi contoh dalam penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, menghadirkan pembelajaran yang inovatif, menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, serta menghasilkan lulusan yang cerdas, tangguh, dan berdaya saing,” tegas Gubernur.


Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan SSH sejalan dengan Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah. Karena itu, implementasinya harus dilakukan secara terencana dengan melibatkan seluruh unsur pendidikan, mulai dari kepala sekolah, guru, orang tua, hingga peserta didik melalui sistem evaluasi yang berkelanjutan.
Selain membahas peningkatan mutu pembelajaran, Gubernur juga menyoroti pentingnya dukungan anggaran bagi sektor pendidikan. Ia mengingatkan seluruh pemerintah daerah agar mematuhi ketentuan dalam Surat Penegasan Nomor 38/VII/2026/BP3OKP.PT mengenai pengalokasian minimal 30 persen Dana Otonomi Khusus bidang pendidikan mulai Tahun Anggaran 2027.
Menurutnya, alokasi anggaran tersebut harus benar-benar digunakan untuk memenuhi Standar Nasional Pendidikan sekaligus mendukung operasional Program Sekolah Sepanjang Hari di seluruh wilayah Papua Tengah.
“Saya meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah Provinsi maupun pemerintah kabupaten untuk menaati ketentuan tersebut dalam penyusunan APBD. Dinas Pendidikan di setiap kabupaten juga harus mengawal pelaksanaan program ini agar berjalan efektif di setiap sekolah,” ujarnya.
Gubernur Meki juga menegaskan bahwa keberhasilan Program SSH membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Ia meminta Dinas PUPR mendukung pembangunan dan renovasi gedung sekolah, penyediaan sanitasi yang layak, akses air bersih, hingga perlindungan sekolah-sekolah yang berada di wilayah pesisir.
Sementara itu, Dinas Komunikasi dan Informatika diminta memastikan tersedianya akses internet yang andal sebagai penunjang proses pembelajaran digital, sedangkan PT PLN diharapkan memprioritaskan penyediaan listrik dan penerangan bagi sekolah-sekolah di seluruh Papua Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga memberikan perhatian khusus terhadap pemerataan layanan pendidikan, khususnya di Kabupaten Nabire. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan Program Sekolah Sepanjang Hari tidak boleh hanya terpusat di kawasan perkotaan, tetapi harus diperluas secara bertahap hingga menjangkau wilayah Topo, Siriwo, dan daerah-daerah pedalaman lainnya.
“Pemerataan mutu pendidikan adalah komitmen kita bersama. Setiap anak Papua Tengah, di mana pun berada, harus mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas dan kesempatan belajar yang sama,” katanya.
Lebih lanjut, Gubernur menginstruksikan Dinas Pendidikan bersama BKPSDM baik di tingkat provinsi maupun kabupaten untuk segera melakukan pemetaan dan redistribusi tenaga pendidik berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.
Ia menegaskan tidak boleh ada lagi sekolah yang mengalami kelebihan guru, sementara sekolah di wilayah pedalaman masih mengalami kekurangan tenaga pengajar.
Selain itu, para kepala sekolah dan guru diminta mampu mengelola kegiatan akademik secara seimbang dengan pembinaan karakter, olahraga, seni, budaya, serta kegiatan keagamaan tanpa mengabaikan kesehatan dan kenyamanan peserta didik.


Mengakhiri sambutannya, Gubernur Meki Nawipa mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan transformasi pendidikan sebagai tanggung jawab bersama. Menurutnya, investasi terbaik bagi masa depan Papua Tengah adalah menghadirkan pendidikan yang berkualitas bagi generasi muda.
Ia berharap Seminar Pelaksanaan Sekolah Sepanjang Hari dapat menghasilkan langkah-langkah operasional yang konkret, sistem evaluasi yang efektif, serta memperkuat sinergi seluruh pihak agar program SSH benar-benar memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan dan membuka kesempatan yang lebih luas bagi seluruh anak-anak Papua Tengah. (red)

Continue Reading

Berita Daerah

Bupati Deiyai Serahkan Penghargaan kepada Personel Polres pada HUT Bhayangkara ke-80

Published

on

DEIYAI, enagoNews – Bupati Deiyai, Melkianus Mote, ST, menyerahkan penghargaan kehormatan kepada personel Polres Deiyai, Brigadir Yulianus Douw, pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang berlangsung di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Deiyai, Rabu (1/7/2026).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, disiplin, loyalitas, dan pengabdian Brigadir Yulianus Douw dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.

Dalam sambutannya, Bupati Melkianus Mote mengatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan wujud pengakuan atas profesionalisme anggota Polri yang senantiasa memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas profesionalisme sebagai anggota Polri yang memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Melkianus.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan pesan Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, kepada seluruh personel Polda Papua Tengah dan jajaran agar terus menjaga kehormatan institusi, meningkatkan disiplin, loyalitas, dan profesionalisme, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Jadilah pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang mampu memberikan rasa aman serta menjadi teladan di tengah kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Advertisement

Ia menambahkan, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi Polri untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan. Menurutnya, meningkatnya citra positif Polri berdasarkan berbagai survei harus menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus menjaga integritas dan menghindari tindakan yang dapat mencederai kepercayaan publik.

Selain itu, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah, pemerintah kabupaten, TNI, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia usaha, media massa, serta seluruh elemen masyarakat yang selama ini bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Papua Tengah.

Ia menegaskan, sinergi yang telah terjalin akan terus diperkuat guna mendukung berbagai program pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah.

“Polri siap mengawal setiap program pembangunan agar berjalan aman, tertib, transparan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Papua Tengah,” tutupnya. (Red)

Continue Reading

Trending