Berita Deiyai

Agus Suprayitno Resmi Terpilih sebagai Kepala Suku Madura Jawa Pasundan Papua Tengah

Published

on

Majapahit Menjadi Nama Sekaligus Wadah Warga Madura Jawa Pasundan di Papua Tengah “

Nabire, Papua Tengah – enagoNews – 
Musyawarah Besar (Mubes) Masyarakat Madura–Jawa–Pasundan Provinsi Papua Tengah yang digelar di Padepokan PSHT Bumiwonorejo, Nabire, Papua Tengah, Sabtu (29/11/2025) resmi menetapkan Agus Suprayitno sebagai Kepala Suku dan Dr. H.Tumiran Wakil Kepala Suku terpilih.
Dari 181 suara sah, Agus Suprayitno mengantongi sebanyak 127 suara, sementara H.Tumiran memperoleh 39 suara.

Pasca Mubes, Agus Suprayitno mengucapkan terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang diberikan masyarakat. Ia menegaskan bahwa jabatan kepala suku bukan sekadar posisi, melainkan tugas besar untuk mempersatukan warga serta menjaga keharmonisan antarsuku di Papua Tengah.

“Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya. Ini adalah amanah yang besar. Kami akan berusaha menjaga kebersamaan, merangkul seluruh warga, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dan pemerintah,” ujar Agus Suprayitno.
Dinyatakan Agus, sebagai Kepala Suku Besar mempunyai tugas dan tanggungjawab besar yakni mengurai, memecahkan, serta menyelesaikan masalah yang terjadi di warga Madura Jawa Pasundan.
“Tugas ini tidak ringan karena sebagai Kepala Suku bertugas untuk dapat mengurai, memecahkan dan menyelesaikan masalah yang terjadi,” ungkapnya.

Wakil Kepala Suku juga menyampaikan pernyataan serupa. Ia menegaskan kesiapannya mendukung penuh tugas kepala suku serta memastikan semua program berjalan demi kepentingan warga Madura, Jawa, dan Pasundan di wilayah Papua Tengah.

“Kami akan bekerja bersama. Apa pun program yang direncanakan, akan kami lakukan demi kebaikan warga dan demi menjaga hubungan baik dengan seluruh komponen masyarakat di Papua Tengah,” ucapnya.

Arah Program Kerja yang Ditekankan

Setelah terpilih, keduanya menyoroti beberapa fokus utama yang akan dijalankan :
Memperkuat persatuan warga Madura, Jawa, dan Pasundan melalui kegiatan sosial, budaya, dan kemasyarakatan.

Menjaga kerukunan dengan suku-suku asli Papua serta komunitas perantauan lainnya.

Membangun komunikasi intensif dengan pemerintah daerah, TNI–Polri, dan tokoh-tokoh masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.

Advertisement

Memberdayakan potensi warga perantauan, baik di bidang ekonomi, pendidikan, maupun kegiatan kebudayaan.

Menyelesaikan masalah internal dengan mekanisme musyawarah, sebagai warisan nilai luhur budaya Nusantara.

Momentum Penguatan Komunitas

Mubes ini menjadi tonggak penting bagi masyarakat Madura, Jawa, dan Pasundan di Papua Tengah dalam memperkokoh struktur sosial serta kepemimpinan komunitas perantauan. Dengan terpilihnya Agus Suprayitno dan wakilnya, warga berharap terbangunnya hubungan yang lebih solid—baik internal maupun antar-paguyuban—serta terciptanya iklim kebersamaan yang lebih kuat di tanah rantau.

Mubes ditutup dengan penandatanganan berita acara hasil Mubes Masyarakat Madura Jawa Pasundan Sabtu Tanggal 29 November 2025 oleh Kepala Suku terpilih Agus Supriyanto, 3 orang saksi dsn pimpinan sidang Mubes,Muhammad Thohir.

Majapahit Dipilih Sebagai Nama

Sementa itu nama organisasi yang tadinya HKJSM (Himpunan Kerukunan Jawa Sunda Madura) diubah.
Atas usulan Kepala Suku terpilih dan disetujui oleh peserta Mubes organisasi itu dinamakan MAJAPAHIT (Madura Jawa Pasundan Papua Tengah Inovatif dan Toleran).


Mubes Masyarakat Madura Jawa Pasundan Papua Tengah tahun 2025 itu sendiri dibuka secara resmi oleh Gubernur Papua Tengah diwakili Asisten II Dr. H.Tumiran dengan pemukiman Gong.
(Red)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version