NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Tengah sukses menggelar bimbingan teknis (Bimtek) peningkatan kompetensi aparatur dalam penggunaan Microsoft Office bagi ASN pengelola layanan kepegawaian dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Selasa (6/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di Aula BKPSDM Papua Tengah di Nabire, Senin 5 Oktober 2026 hingga Selasa 6 Oktober 2026, tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala BKPSDM Papua Tengah, Denci Meri Nawipa, S.IP,M.IP mewakili Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, dan ditutup oleh Kepala Bidang Pengembangan dan Sumber Daya Manusia pada BKPSDM Papua Tengah, Wanda Joice Tangkere, S.Sos,M.IP.
Pelatihan yang menghadirkan narasumber dari Direktur Lembaga Best Computer Nabire, Alief Muhammad, S.Kom, ini mendapat sambutan antusias dan apresiasi tinggi dari para peserta seperti Marice Yunike Mambor, Arnold Eduard Pasalbessy, serta Cherry R. Yeninar karena metode praktik langsung yang memudahkan penguasaan program Word, Excel, dan Powerpoint.
Keberhasilan kegiatan ini juga dikonfirmasi langsung oleh pihak penyelenggara dan instruktur, di mana para peserta dinilai mampu menyerap materi dengan baik untuk menunjang tugas administrasi perkantoran sehari-hari di instansi masing-masing.
“Ini Bimtek yang kaya manfaat. Pertama, kemampuan mengelola data lebih cepat dan rapi. Kedua, bisa membuat dokumen resmi yang rapi. Ketiga, bisa menyusun materi langsung presentasi. Dengan bekal pelatihan ini, tentu kerja kami ke depan lebih ringan dan menghemat waktu,” tegas Marice Yunike Mambor, mewakili suara para peserta yang merasakan langsung transformasi keterampilan digital di tempat kerja.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Pengembangan dan SDM BKPSDM Wanda Joice Tangkere menegaskan bahwa antusiasme ini membuktikan tingginya kemauan aparatur untuk terus berkembang.
Melalui penguasaan program perkantoran dasar ini, para ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah kini memiliki keunggulan taktis dalam mengelola data secara lebih akurat demi mendongkrak efisiensi birokrasi, mempercepat layanan publik, serta membawa tata kelola pemerintahan yang jauh lebih profesional di bumi Papua Tengah. (*)