Dukung Program Kerja Pemerintah, HIPETA Serahkan 541 Dokumen Lahan
NABIRE- centralmedia-Dalam rangka mendukung program kerja pemerintah mulai dari tingkat kampung, kecamatan/distrik, kabupaten, provinsi hingga pemerintah pusat, Perkumpulan Hidup Petani Nyata (HIPETA) menyerahkan 541 dokumen lahan kepada Agraria Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR-BPN) pada Jum’at 1 Agustus lalu, sebagai pra syarat sertifikasi lahan pertanian dan pemukiman Maniwur Land.
Ketua HIPETA, Kristover Mara, A.Md.tek mengatakan penyerahan 541 dokumen lahan itu telah diawali oleh proses Penandatanganan Memorandum off Understanding (MoU ) atau nota kesepahaman pada Desember tahun 2023 lampau untuk dilaksanakan sertifikasi lahan pertanian milik anggota HIPETA guna mendukung program pemerintah mulai tingkat kampung, kecamatan /distrik, kabupaten, provinsi dan pusat. Begitu pula sosialisasi telah dilakukan sebelumnya.
“Pada 20 Desember tahun 2023, HIPETA menandatangani MoU (Memorandum Of Understanding) atau Nota Kesepahaman bersama Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk melaksanakan sertifikasi lahan pertanian milik anggota HIPETA dan mendukung Program ATR/BPN, sosialisasi serta diskusi sudah dilakukan sejak tahun 2024,” terang Kristover Mara.
Menurut Ketua HIPETA, pihaknya telah membentuk Tim Kerja dan Menunjuk Mery C. Yoweni, SH., MH. sebagai Ketua, Julgagarin Numberi, SH. Sekretaris dan Zadrckh M. Yoweni sebagai Anggota Tim Kerja. “Tim ini dibentuk untuk melakukan inventarisasi dan verifikasi lahan-lahan pertanian di kecamatan Makimi,” ujar Kris Mara.
Kris Mara mengatakan, program Hipeta yang telah dilaksanakan oleh Tim Kerja HIPETA sebagai bentuk untuk memotivasi, mengedukasi dan melakukan pendampingan. “Program yang telah dilaksanakan kemudian di usulkan sebagai lahan Ruralisasi atau Perpindahan Penduduk dari kota ke Kampung ” ungkapnya.
Menurut Kristover Mara, penyerahan 541 dokumen sebagai persyaratan sertifikasi lahan pertanian dan pemukim Maniwur Land kepada ATR/BPN merupakan upaya HIPETA untuk mendukung program kerja Pemerintah baik ditingkat kampung, kecamatan/distrik, kabupaten, provinsi dan pemerintah pusat.
Jetua HIPETA, berharap program ini dapat berjalan dengan baik untuk membuka sentra ekonomi baru di Ibu Kota Provinsi Papua Tengah sebagai areal Ketahanan Pangan yang dapat dijadikan Percontohan Model bagi pemerintah. (ing elsa)