Berita Daerah

Tepis Isu Intimidasi Pelajar SPWP, Kapolres Nabire Imbau Warga Bijak Bermedia Sosial

Published

on

NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Kepolisian Resor Nabire membantah narasi dalam selebaran digital yang beredar di media sosial Facebook atas nama Solidaritas Pelajar West Papua Wilayah Nabire terkait tuduhan intimidasi dan teror terhadap pelajar penolak program Makan Bergizi Gratis.

Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu menegaskan bahwa narasi yang menuding kepolisian melakukan diskriminasi saat pengamanan aksi di halaman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, sebulan lalu, merupakan informasi bohong.

Langkah pengamanan saat itu justru dilakukan secara humanis dengan mengawal aksi jalan kaki para pelajar dari titik kumpul hingga lokasi tujuan bersama jajaran TNI.

​”Kami sampaikan bahwa selebaran yang beredar di media sosial itu adalah hoaks. Kami tidak pernah melakukan diskriminasi, intimidasi, maupun teror seperti yang dituduhkan,” ujar Samuel saat memberikan klarifikasi resmi di Nabire, Papua Tengah, Senin (12/10/2026).

​Menindaklanjuti penyebaran informasi tersebut, Satuan Intelijen dan Keamanan Polres Nabire akan meminta klarifikasi dari koordinator lapangan aksi guna memverifikasi pembuat selebaran digital serta mengusut oknum penyebar yang dinilai berupaya memprovokasi warga dan mengganggu keamanan.

Kapolres Nabire secara tegas meminta seluruh lapisan masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh pemberitaan yang belum terverifikasi kebenarannya serta bijak dalam menyaring informasi demi menjaga stabilitas wilayah.

“Nabire ini butuh keamanan, kenyamanan, dan kedamaian. Mari kita bijak menerima informasi dan bersama-sama menjaga stabilitas kamtibmas di daerah kita,” pungkas AKBP Samuel.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Trending Now

Exit mobile version