{"id":3621,"date":"2025-08-11T01:38:35","date_gmt":"2025-08-10T16:38:35","guid":{"rendered":"https:\/\/papuatengah.info\/news\/?p=3621"},"modified":"2025-08-11T01:38:35","modified_gmt":"2025-08-10T16:38:35","slug":"resolusi-jihad-ekonomi-hasil-sidang-tahunan-komisi-pemberdayaan-ekonomi-umat-mui","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/news.papuatengah.info\/site\/2025\/08\/11\/resolusi-jihad-ekonomi-hasil-sidang-tahunan-komisi-pemberdayaan-ekonomi-umat-mui\/","title":{"rendered":"Resolusi Jihad Ekonomi, Hasil Sidang Tahunan Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI"},"content":{"rendered":"\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><strong>MUI Papua Tengah Hadir, Sejumlah Point Strategis Dihasilkan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1000005989.jpg?v=1754978444\" alt=\"\" class=\"wp-image-3689\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1000045308.jpg?v=1754843535\" alt=\"\" class=\"wp-image-3623\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>JAKARTA- Resolusi Jihad Ekonomi berhasil dikeluarkan \/dihasilkan dari sidang tahunan Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (MUI).<br>Sejumlah point strategis berhasil disepakati dalam kegiatan yang berlangsung selama 3 (tiga) hari tanggal 8-10 Agustus di Hotel Sultan Jakarta.<br>Point-point strategis itu merupakan Resolusi Jihad Ekonomi Kedaulatan Pangan dan Energi MUI tahun 2025.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1000045309-1024x745.jpg?v=1754843699\" alt=\"\" class=\"wp-image-3625\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><em>Penyerahan Penghargaan Tokoh Inspiratif Pemberdayaan Ekonomi Umat dari Sekjen MUI Buya Amirsyah Tambunan kepada H. Sandiaga Uno yang di Wakili oleh Deva Rachman.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><br>Wakil Ketua Panitia Pelaksana Sidang Tahunan Ekonomi Umat MUI Deva Rachman, mengungkapkan kegiatan yang berlangsung selama 3 (tiga) hari di hotel Sultan&nbsp;Jakarta&nbsp;dari tanggal 8 \u2013 10 Agustus 2025, menghasilkan Resolusi Jihad Ekonomi Kedaulatan pangan dan energi Majelis Ulama&nbsp;Indonesia&nbsp;2025.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1000045301-771x1024.jpg?v=1754843572\" alt=\"\" class=\"wp-image-3624\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Bahwa dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan dan energi sebagai pondasi ketahanan ekonomi nasional dan peningkatan kesejahteraan umat berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 33 ayat (3) yang berbunyi, \u201cBumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat,&#8221; terangnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Point-point strategis hasil keputusan bersama menghasilkan beberapa Keputusan, diantaranya :<br>Pertama, penguatan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) berbasis masjid dan pesantren.<br>Kedua, mepercepat perubahan UU No. 25 Tahun 1992 tentang Koperasi dan memperkuat peran koperasi sebagai ekosistem pemberdayaan ekonomi umat.<br>Ketiga,Mengembangkan sinergi dan kolaborasi antara koperasi, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Lembaga Keuangan Mikro (Baitul Maal wat Tamwil (BMT\/BTM), Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS), Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan (KSPPS) dan pelaku usaha lokal dalam pemberdayaan ekonomi umat.<br>Keempat, Mendorong terbentuknya Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bagi Koperasi Simpan Pinjam, Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS), Baitul Maal wat Tamwil (BMT\/BTM), serta unit simpan pinjam koperasi lainnya, di bawah koordinasi Kementerian Koperasi.<br>Kelima, mendorong penghapusan regulasi yang menghambat pengembangan koperasi dalam membangun ekosistem Bisnis.Keenam,Memperkuat pemberdayaan masjid dan pesantren sebagai pusat ekonomi umat.Ketujuh, penguatan Kedaulatan Pangan.<br>Kedelapan, Mendorong Gerakan Nasional Menanam Tanaman Pangan secara masif di lahan tidak produktif dan pengembangan ekosistem pertanian terpadu (integrated farming) berbasis teknologi dan informasi.<br>Kesembilan, Mendorong regulasi yang berpihak pada rakyat dari hulu hingga hilir dengan memperkuat pendampingan Desa Pangan Mandiri berbasis syariah.<br>Kesepuluh, Mendorong kemandirian pangan melalui penguatan infrastruktur pertanian, pemberdayaan petani dengan dukungan pembiayaan, pembibitan, pupuk, teknologi dan diversifikasi pangan dengan membentuk Lembaga yang fokus pada pembiayaan pertanian<br>Kesebelas, Menggerakkan kegiatan pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, dan olahan pangan halal yang berkelanjutan berbasis kearifan lokal.<br>Keduabelas, Mendesak pemerintah untuk membentuk badan usaha negara pembenihan pertanian dan perkebunan, pembibitan peternakan dan perikanan yang unggul serta berkualitas tinggi bagi Petani, Peternak dan Nelayan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/papuatengah.info\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1000045304.jpg?v=1754843793\" alt=\"\" class=\"wp-image-3626\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><br>Kedaulatan Energi.<br>Pertama, Mendorong penyusunan Road Map Kedaulatan Energi baru dan terbarukan yang memberi peluang bagi ormas Islam, koperasi dan usaha kecil untuk mengelola sumber daya energi.<br>Kedua, mengakselerasi kemandirian energi dengan mengoptimalkan potensi energi lokal dan ramah lingkungan.<br>Ketiga, Mendorong pemanfaatan energi nuklir untuk kemaslahatan umat sebagai energi alternatif melalui regulasi dan tata kelola serta pengendalian risiko yang optimal.<br>Optimalisasi Zakat dan Wakaf.<br>Pertama, Mengoptimalkan Pengumpulan, Pengelolaan, Pemanfaatan Zakat dan Wakaf untuk sebesar-besarnya bagi Penguatan Ekonomi Umat.<br>Kedua, Mengoptimalkan peran masjid sebagai pusat pengumpulan zakat, infak, dan sedekah, sekaligus pusat pemberdayaan ekonomi umat.<br>Distribusi Aset.<br>Pertama, memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada ormas Islam untuk dapat memiliki lahan tambang, perkebunan (sawit) dan hutan bagi karbon kredit.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara  dari MUI Provinsi Papua Tengah hadir Ketua Umum K.Muhammad Rofiq, Sekretaris II Suryono Al-Farizi dan Ketua Komisi Ekonomi Umat MUI Papua Tengah Tabroni M.Cahya (red)<\/p>\n\n\n\n<p>Team Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI, terdiri dari :<br>Team Perumus Resolusi Jihad Ekonomi :<\/p>\n\n\n\n<p>M. Azrul Tanjung, S.E., M.Si (Ketua SC\/wakil Sekjen MUI)<\/p>\n\n\n\n<p>Ir. H. Andi YH Djuwaeli, MRE (Sekretaris SC\/Wakil Ketua KPEU MUI)<\/p>\n\n\n\n<p>Drs. H. Hazuarli Halim, M.A<\/p>\n\n\n\n<p>Dr. H. Fikri Bareng, S.E., M.M<\/p>\n\n\n\n<p>Dr. Ir. Syarifuddin Mabe Parenreng, ST., MT., IPU., CSRS., CRMP (DPP Wahdah Islamiyah)<\/p>\n\n\n\n<p>Hilyatun Nafisah, SE., ME (PP Muslimat NU)<\/p>\n\n\n\n<p>Jumarodin, MM (MUI DI Yogyakarta)<\/p>\n\n\n\n<p>Prof. Dr. Saparuddin Siregar SE.Ak., MA., CA., SAS., QGIA (MUI Sumatera Utara)<\/p>\n\n\n\n<p>Dra. Ferawati, M. Pd, (Komisi Pengkajian, Penelitian dan Pengembangan MUI Pusat)<\/p>\n\n\n\n<p>Raden Achmad Supriatna, ST (Perbankan | PT Bank Syariah&nbsp;Indonesia&nbsp;Tbk)<\/p>\n\n\n\n<p>Abd Majid Umar (BMT\/Pesantren Sidogiri)<\/p>\n\n\n\n<p>Guntur S Mahardika (Lembaga Wakaf MUI)<\/p>\n\n\n\n<p>Dr. Yayat Sujatna, M.Si (Perguruan&nbsp;Tinggi) (red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MUI Papua Tengah Hadir, Sejumlah Point Strategis Dihasilkan JAKARTA- Resolusi Jihad Ekonomi berhasil dikeluarkan \/dihasilkan dari sidang tahunan Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (MUI).Sejumlah point strategis berhasil disepakati dalam kegiatan yang berlangsung selama 3 (tiga) hari tanggal 8-10 Agustus di Hotel Sultan Jakarta.Point-point strategis itu merupakan Resolusi Jihad Ekonomi Kedaulatan Pangan dan Energi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3689,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[175,3,4,178,179,177,173,182,183,185],"tags":[],"class_list":["post-3621","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","category-entertainment","category-fashion","category-headlines","category-hukum","category-lifestyle","category-nasional","category-papua-tengah","category-pendidikan","category-sosial"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/site\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3621","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/site\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/site\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/site\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/site\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3621"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/site\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3621\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/site\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/site\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3621"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/site\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3621"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/site\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3621"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}