CENTRAL MEDIA NEWS

Gerebek Sampah, Operasi Trisila TNI AL, Bersihkan Sampah Pantai Nabire

NABIRE- papuatengah.info – TNI Angkatan Laut (AL), melalui Operasi Trisila 2025, bekerja sama dengan Lanal Nabire dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nabire melaksanakan Gerebek Sampah di Pantai Nabire, Selasa (8/7).
Wakil Komandan Satgas Trisila 2025 dengan jabatanya sebagai Komandan Satuan Kapal Amfibi Koarmada III Kolonel Laut Yohanes Upang yang datang di Nabire mengatakan bahwa kedatangan nya ke Nabire dalan rangka pembersihan sampah di Pantai Nabire.


“Kami datang di Nabire dan melaksanakan kegiatan Gerebek Sampah, dimana kita membersihkan Pantai Nabire ini,” tuturnya.
Menurut Kolonel Laut Yohanes Upang, kegiatan pembersihan pantai bukan kegiatan jhusud, namun merupakan kegiatan rutin yang dilakukan TNI AL.
“Kami melaksanakan kegiatan ini rutin dalam kurun waktu 3 (tiga) bulan dalam 1 tahun,” terangnya.
Menurut Komandan Satuan Kapal Amfibi Koarmada III itu, bukan hanya di Nabire, tetapi ada beberapa kota yang menjadi target kegiatan Trisila 2025 berupa kegiatan-kegiatan kemasyarakatan bersama dengan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) dan pemerintah setempat.
“Kemarin kita sudah melaksanakan penanaman 1.500 bibit pohon mangrove di Pantai Nabire, dan hari ini kita laksanakan Gerebek Sampah,” tuturnya.
“Dengan keterbatasan waktu sandar di Nabire, kami hanya melakukan Gerebek Sampah satu kali ini saja.Kami hanya 3 hari di Nabire dan besok kami meneruskan berlayar menuju Manokwari Papua Barat dengan kegiatan yang lain,” ungkapnya.
Kolonel Y.Upang berharap agar kegiatan Gerebek Sampah ini dapat dijadikan contoh dan dapat diikuti dan dilanjutkan oleh warga masyarakat Kabupaten Nabire.
“Kami bersama Lanal dan Dinas Lingkungan Hidup berusaha memberikan contoh kepada masyarakat agar semakin peduli dengan bumi kita, pantai dan laut kita, peduli dengan tanah Papua ini,” katanya.
“Ini hanya bagian kecil yang kita lakukan dengan harapan warga masyarakat bisa meneruskan kegiatan ini dengan membuang sampah bukan pada tempatnya,” pungkasnya.
Dalam melaksanakan tugasnya, Kolonel Yohanes Upang membawa peralatan dan cxzss khusus untuk Satgas, yakni KRI tipe LST KRI Teluk Wondama 527, 1 unit Kapal Cepat KRI Panah 626, 1 unit Pesawat CN 125 Patmar, dan 1 Peleton Satuan Tugas Marinir.
Sedangkan dalam Gerebek Sampah di Pantai Nabire didukung penuh oleh Pangkalan Laut Nabire.
Sementara itu, Komandan Pangkalan Angkatan Laut Nabire mengatakan dukungan penuh atas program Trisila AL 2025, khususnya kegiatan Gerebek Sampah di Pantai Nabire.
Ia mengatakan bahwa kegiatan Gerebek Sampah sangat baik karena Pantai Nabire yang merupakan salah satu tempat rekreasi, berkumpulnya banyak orang, tempat kuliner banyak dipenuhi sampah, sehingg dengan. Kegiatan Gerebek Sampah dari Program Trisila AL 2025 tentu sangat baik sebagai contoh bagi warga masyarakat Nabire untuk peduli sampah.
“Siapa lagi kalau bukan kita.Warga Nabire bisa memulai kepedulian ajan kebersihan khususnya terkait sampah,” ujarnya.
Komandan Pangkalan Laut Nabire menyatakan terkait banyaknya pantai di dalam dan luar Nabire,pihaknya terus melakukan pemantauan dan pembersihan,
Salah satunya adalah Pantai Here yang sudah banyak dikunjungi wisatawan dari dalam dan kuar Nabire.Pihaknya telah menempatkan personel untuk melakukan kegiatan pembersihan khususnya sampah, seraya meminta agar pengelola pantai menyediakan tempat-tempat sampah.
Terkait kedatangan Satgas Trisila AL 2025 dengan 2 KRI, a menyatakan rasa bangga karena telah menjaga perairan wilayah Teluk Cenderawasih khususnya di wilayah Kabupaten Nabire sehingga lebih aman untuk kegiatan-kegiatan dilaut. (ing elsa)

Exit mobile version