Bupati : Keamanan Menjadi Menu Utama Masyarakat Nabire

NABIRE -papuatengah.info- Polres Nabire, Pemkab, DPRK Nabire, TNI, Lintas Sektoral, Lintas Lembaga, dan Lintas Agama, sejumlah Kepala Suku, serta Dunia Usaha duduk bareng dalam Bingkai Coffee Morning dengan tajuk “Menyikapi Perkembangan Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (SITKAMTIBMAS) di Wilayah Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah.
Coffee Morning berlangsung di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Nabire, Rabu (16/7).
Pembahasan dalam pemaparan Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos., M.Si., dan Kapolres Nabire AKBP.Samuel D.Tatiratu mengerucut pada dua hal pokok yang menjadi momok menakutkan masyarakat Nabire akhir-akhir ini.
Kedua hal itu adalah gangguan Kamtibmas dan Minuman Beralkohol (Minol) atau Minuman Keras (Miras).
Dalam pemaparannya. Bupati Nabire menyatakan bahwa situasi dan kondisi di Kabupaten Nabire saat ini kurang kindusif.
“Selaku pemangku kepentingan, kita duduk bersama, kita diskusi untuk.menyikapinya fan mencari jalan pemecahannya.Peran kita ini sangat menentukan untuk menjawab kebutuhan, keamanan bagi semua,” paparnya.
Dinyatakan Bupati, sekarang, situasi keamanan menjadi kebutuhan utama bagi semua warga,masyarakat Nabire.Keamanan ibarat makan dan minum dan pakaian, keamanan keamanan juga menjadi kebutuhan pokok.
“Bila keamanan terjamin baik, seluruh aktivitas masyarakat akan berjalan baik, masyarakat menjadi tenang, anak-anak bisa ke sekolah, petani bisa kesawah,” ujarnya.
“Peran kita sangat menentukan dan kita berada ditengah-tengah masyarakat, bahkan kita berhadapan langsung dengan mereka, masyarakat bergantung pada kita.Ketiks situasi dan kondisi aman maka semua aktivitas akan terjamin,” imbuhnya.
Menurut Mesak, Nabire menjadi central bahkan sebelum menjadi Ibukota Provinsi Papua Tengah.Beberapa kabupaten dan Nabire menjadi penyuplai hampir semua kebutuhan khususnya kebutuhan pokok, sehingga bila situasi Nabire tidak kondusif maka daerah itu jugabakan terganggu.artinya perekonomian akan tersendat, harga-harga barang akan melonjak.
Bupati Nabire mengajak seluruh yang hadir, Pemerintah, DPRK, TNI, POLRI, tokoh agama untuk memerankan posisinya untuk mengembalikan dan menciptakan situasi dan kondisi Nabire yang aman dan kondusif.
APBD Provinsi Papua Tengah Capai Rp.14 Triyun
Dalam kesempatan itu Bupati Nabire menyampaikan bahwa APBD Papua Tengah mencapai Rp.14 triyun.
“14 triyun sedang lewat didepan kita.Mari kita manfaatkan bersama.Dimanapun, seperti dimimbar-mimbar agama, mari kita bicara soal ekonomi menuju dan agar ada peningkatan kesejahteraan baik skala kecil seperti keluarga maupun skala besar,” tuturnya.
Bangun Karakter Dimulai dari Keluarga
Menyikapi usia kejahatan yang didominasi usia produktif, Ketua DPRK Nabire Nanci Karolin Worabay menyatakan bahwa membangun mental dan moral, membangun karakter anak itu bermula dari keluarga.
Menurut Nanci, peran orangtua sangat vital bagi perkembangan karakter anak. (ing elsa)