
NABIRE- papuatengah.info- Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits Pertama (STWH I) bertujuan untuk menciptakan dan membina Generasi Qur’ani.
Sebanyak 59 peserta se-provinsi Papua Tengah dari 7 Kabupaten akan berkompetisi untuk menunjukkan siapa yang terbaik dan menjadi juara.
Perlombaan dibagi dalam 4 bidang dengan 18 cabang.
Ke-59 peserta dari 7 kafilah akan berkompetisi dalam memperebutkan Piala Bergilir Gubernur Papua Tengah.
Hal itu dikemukakan Ketua,Panitia STQH Ihansari, S.Sos., M.Si dalam laporannya diacara pembukaan STQH I, Jum’at Malam (11/7) di Gedung Islamic Center Kompleks Masjid Agung Al-Falah Nabire.
STQH I diikuti oleh 7 (tujuh) kafilah yaitu Kafilah Mimika, Puncak, Puncak Jaya, Deiyai, Dogiyai, Paniai, dan Kafilah Nabire sebagai tuan rumah, sementara Kafilah Intan Jaya abstain.
Diterangkan Hansari, dasar pelaksanaan STQH Peraturan Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2011 fan Al-Qur’an dan Hadits sebagai pedoman/Kitab Suci orang islam.
Lanjutnya, maksud STQH untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an, hapalan dan pemahaman hadits dikalangan masyarakat untuk membina Generasi Muda Islam yang Qur’ani.
STQH I diikuti 7 kafilah se- Provinsi Papua Tengah, yaitu Kafilah Kabupaten Mimika dengan jumlah terbesar 15, Puncak 8, Puncak Jaya 9, Deiyai 6, Paniai 4, Dogiyai 5, dan Kafilah tuan rumah Nabire 10 peserta.
Sementara ofesial dan pendamping 73 orang, Dewan Hakim 77 orang.(ing elsa)