{"id":5435,"date":"2026-04-01T11:53:15","date_gmt":"2026-04-01T02:53:15","guid":{"rendered":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/?p=5435"},"modified":"2026-04-01T11:53:15","modified_gmt":"2026-04-01T02:53:15","slug":"kapolda-baru-papua-tengah-jermias-rontini-amanah-jabatan-ini-adalah-kehendak-tuhan-dan-siap-lanjutkan-pengabdian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/kapolda-baru-papua-tengah-jermias-rontini-amanah-jabatan-ini-adalah-kehendak-tuhan-dan-siap-lanjutkan-pengabdian\/","title":{"rendered":"Kapolda Baru Papua Tengah Jermias Rontini: Amanah Jabatan Ini Adalah Kehendak Tuhan dan Siap Lanjutkan Pengabdian"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/news.papuatengah.info\/wp\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000091338-1024x460.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5438\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br><strong>Nabire, Papua Tengah \u2013enagoNews<\/strong> -Kapolda Papua Tengah yang baru, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., menyampaikan sambutan penuh makna dalam acara pisah sambut Kapolda Papua Tengah yang digelar di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Nabire, Selasa (31\/3\/2026).<br>Dalam sambutannya, Brigjen Jermias Rontini mengungkapkan kedekatan perjalanan kariernya dengan Kapolda sebelumnya, Irjen Pol. Alfred Papare. Ia menjelaskan bahwa meskipun mereka merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) dengan selisih satu tahun, keduanya memiliki rekam jejak pendidikan dan penugasan yang serupa, termasuk mengikuti pendidikan Sespim pada tahun 2010.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/news.papuatengah.info\/wp\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000091312-2-1024x460.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5439\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>\u201cBeliau bahkan pernah merekomendasikan saya untuk menggantikan posisi Kapolresta Jayapura Kota. Jadi ketika saya mendengar tentang Telegram Rahasia (TR) penugasan ini, beliau langsung menghubungi saya dan memastikan apakah saya sudah mengetahuinya,\u201d ungkapnya.<br>Ia menuturkan, dirinya sempat tidak menyangka akan dipercaya mengemban jabatan sebagai Kapolda Papua Tengah. Setelah membuka Sistem Informasi Personel (SIP), ia baru menyadari bahwa dirinya benar-benar ditunjuk menggantikan Irjen Pol. Alfred Papare.<br>\u201cSaya percaya ini adalah jalan Tuhan. Saya tidak pernah bermimpi bisa langsung menggantikan beliau dalam posisi ini,\u201d ujarnya.<br>Lebih lanjut, Brigjen Jermias juga menyoroti perjalanan kariernya yang dinilai cukup singkat menuju posisi Kapolda. Berbeda dengan pendahulunya yang melalui tahapan sebagai Wakapolda sebelum menjabat Kapolda, dirinya langsung melompat dari jabatan Irwasda ke Kapolda.<br>\u201cSaya ini bisa dibilang \u2018potong kompas\u2019, dari Irwasda langsung menjadi Kapolda. Tapi semua ini tentu tidak lepas dari dukungan banyak pihak,\u201d katanya.<br>Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur yang telah memberikan dorongan dan dukungan besar sehingga dirinya dapat mengemban amanah tersebut.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/news.papuatengah.info\/wp\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/1000091308-1024x460.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5430\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>\u201cSaya sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur atas dukungannya yang luar biasa. Tanpa itu, mungkin saya tidak berdiri di tempat ini hari ini,\u201d tambahnya.<br>Mengawali tugas di Papua Tengah, Brigjen Jermias memohon dukungan doa dari seluruh elemen masyarakat agar dapat menjalankan tugas dengan baik. Ia menegaskan bahwa prinsip hidup yang dipegangnya adalah \u201capa yang ditabur, itulah yang akan dituai.\u201d<br>Ia juga membagikan pengalaman spiritualnya saat bertugas di daerah operasi di Aceh, di mana ia telah tujuh kali menjalankan penugasan. Dalam salah satu pengalaman, ia mengisahkan bagaimana dirinya berdoa di sebuah masjid, meskipun bukan untuk beribadah secara formal, melainkan sebagai bentuk refleksi dan permohonan perlindungan kepada Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/news.papuatengah.info\/wp\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG_20260331_191537-1-1024x460.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5423\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>\u201cSaat itu saya belum menemukan gereja, tetapi saya berdoa di masjid. Saya minta kepada Tuhan agar melindungi dan memberkati saya dalam menjalankan tugas dengan sepenuh hati,\u201d tuturnya.<br>Menurutnya, nilai-nilai ketulusan, doa, dan pengabdian yang ia pegang selama ini akan terus ia terapkan dalam menjalankan tugas sebagai Kapolda Papua Tengah.<br>Di akhir sambutannya, Brigjen Jermias menegaskan komitmennya untuk melanjutkan serta mewarisi berbagai program dan capaian yang telah dirintis oleh Kapolda sebelumnya, demi menjaga stabilitas keamanan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat di wilayah Papua Tengah.<br>\u201cSaya akan melanjutkan apa yang sudah beliau bangun. Ini adalah tanggung jawab bersama untuk menjaga Papua Tengah tetap aman dan kondusif,\u201d pungkasnya. (<strong>Red)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nabire, Papua Tengah \u2013enagoNews -Kapolda Papua Tengah yang baru, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., menyampaikan sambutan penuh makna dalam acara pisah sambut Kapolda Papua Tengah yang digelar di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Nabire, Selasa (31\/3\/2026).Dalam sambutannya, Brigjen Jermias Rontini mengungkapkan kedekatan perjalanan kariernya dengan Kapolda sebelumnya, Irjen Pol. Alfred Papare. Ia menjelaskan bahwa meskipun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5440,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[560,409,417,388,396,397,405,398,565,570,399,400,561,569,401,402,566,403],"tags":[],"class_list":["post-5435","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-daerah","category-berita-deiyai","category-berita-dogiyai","category-berita-intan-jaya","category-berita-nabire","category-berita-nasional","category-berita-paniai","category-berita-papua-tengah","category-ekonomi","category-hankam","category-headlines","category-hukum-dan-kriminal","category-mimika","category-pemerintahan","category-pendidikan","category-politik","category-religi","category-sosial-budaya"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5435","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5435"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5435\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5440"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5435"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5435"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5435"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}