{"id":4800,"date":"2026-03-02T20:43:40","date_gmt":"2026-03-02T11:43:40","guid":{"rendered":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/?p=4800"},"modified":"2026-03-02T20:43:40","modified_gmt":"2026-03-02T11:43:40","slug":"wakapolda-papua-tengah-pimpin-rilis-penindakan-dpo-kkb-di-nabire-561-amunisi-disita","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wakapolda-papua-tengah-pimpin-rilis-penindakan-dpo-kkb-di-nabire-561-amunisi-disita\/","title":{"rendered":"Wakapolda Papua Tengah Pimpin Rilis Penindakan DPO KKB di Nabire, 561 Amunisi Disita"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/news.papuatengah.info\/wp\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/1000052197-1-1024x462.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4804\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>\u200eSatgas Gabungan TNI-Polri Kuasai Markas KKB di Kali Nabarua, Ratusan Amunisi Diamankan<\/strong><br>\u200e<br><strong>\u200ePAPU TENGAH, CENTRAL MEDIA &#8211; <\/strong>Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua Tengah Kombes Pol. Gustav R. Urbinas bersama Komandan Satgas Rajawali, Komandan Satgas Operasi Damai Cartenz dan Komandan Satgas Habema, didampingi Komandan Korem 173\/PVB Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda dan Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, menggelar konferensi pers terkait perkembangan penegakan hukum terhadap target Daftar Pencarian Orang (DPO) Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Kabupaten Nabire.<br>\u200eDalam jumpa pers yang digelar Senin (02\/02\/2026) di Mapolres Nabire, Brigjen Pol. Gustav R. Urbinas menjelaskan bahwa operasi tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata yang diduga terlibat dalam sejumlah tindak pidana kekerasan dan gangguan keamanan di wilayah Papua Tengah.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/news.papuatengah.info\/wp\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/1000052195-1024x462.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4805\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>\u200e\u201cPada kesempatan ini kami menyampaikan perkembangan pelaksanaan upaya penegakan hukum terhadap target DPO Kelompok Kriminal Bersenjata di Kabupaten Nabire. Operasi ini melibatkan unsur Satgas Operasi Damai Cartenz dari Polri serta Satgas Rajawali Nabire dari TNI sebagai bentuk sinergitas dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat,\u201d ujar Wakapolda.<br>\u200eIa menegaskan, dasar penegakan hukum tersebut merujuk pada Laporan Polisi Nomor B-119\/II\/2026 Polres Nabire, Polda Papua Tengah. Para pelaku disangkakan melanggar Pasal 458 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana pembunuhan dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun, serta Pasal 459 KUHP tentang pembunuhan berencana atau pembunuhan yang disertai tindak pidana lain dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun.<br>\u200eBerdasarkan hasil penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan, aparat memperoleh informasi bahwa kelompok bersenjata yang dipimpin DPO berinisial AK bersama anggotanya berpindah dari wilayah Kimi menuju Nabarua dan menempati sebuah kem di area Kalina Barua. Di lokasi tersebut, kelompok diduga melakukan pertemuan internal, penggalangan dukungan logistik, serta merencanakan aksi gangguan keamanan di Kabupaten Nabire.<br>\u200ePemantauan lapangan oleh personel gabungan menemukan adanya aktivitas sejumlah orang bersenjata, keberadaan senjata api laras panjang, serta bangunan yang diduga dijadikan markas kelompok tersebut. Berdasarkan informasi tersebut, tim gabungan menyusun rencana operasi dan strategi penindakan sebelum bergerak menuju lokasi target melalui sejumlah titik penyekatan.<br>\u200eSaat tim mendekati lokasi kem di Kalina Barua, terjadi kontak tembak antara aparat keamanan dan kelompok bersenjata. Dalam situasi tersebut, tim bantuan disiagakan untuk memperkuat personel di lapangan guna memastikan situasi tetap terkendali.<br>\u200eSetelah pelaksanaan tindakan penegakan hukum, aparat gabungan berhasil menguasai lokasi kem dan mengamankan situasi. Sementara itu, kelompok bersenjata melarikan diri ke wilayah hutan dan hingga kini masih dalam pengejaran aparat gabungan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/news.papuatengah.info\/wp\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/1000052196-1024x462.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4806\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>\u200eDari hasil operasi tersebut, aparat mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok kriminal bersenjata, antara lain 561 butir amunisi berbagai kaliber, 10 magazen, 12 unit telepon genggam, lima unit alat komunikasi, uang tunai puluhan juta rupiah, bendera dan perlengkapan lainnya, serta tiga tas berisi perlengkapan kelompok.<br>\u200eSelain itu, kem yang digunakan sebagai lokasi aktivitas dan tempat persembunyian kelompok bersenjata turut dikuasai aparat. Berdasarkan analisa lapangan, kelompok yang menjadi target operasi diperkirakan masih berada di sekitar wilayah Kabupaten Nabire.<br>\u200eWakapolda menegaskan bahwa aparat gabungan TNI-Polri akan terus melakukan pengejaran secara terukur dan profesional guna menjamin keamanan masyarakat di Papua Tengah.<br>\u200e\u201cKami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Aparat keamanan akan terus bekerja maksimal untuk menjaga stabilitas dan memberikan rasa aman kepada seluruh warga,\u201d tegasnya. (<strong>Red)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eSatgas Gabungan TNI-Polri Kuasai Markas KKB di Kali Nabarua, Ratusan Amunisi Diamankan\u200e\u200ePAPU TENGAH, CENTRAL MEDIA &#8211; Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua Tengah Kombes Pol. Gustav R. Urbinas bersama Komandan Satgas Rajawali, Komandan Satgas Operasi Damai Cartenz dan Komandan Satgas Habema, didampingi Komandan Korem 173\/PVB Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda dan Kapolres Nabire AKBP [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4807,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[560,409,417,388,396,397,405,398,399,400,561],"tags":[],"class_list":["post-4800","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-daerah","category-berita-deiyai","category-berita-dogiyai","category-berita-intan-jaya","category-berita-nabire","category-berita-nasional","category-berita-paniai","category-berita-papua-tengah","category-headlines","category-hukum-dan-kriminal","category-mimika"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4800","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4800"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4800\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4807"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4800"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4800"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4800"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}