{"id":2207,"date":"2025-12-02T09:28:12","date_gmt":"2025-12-02T00:28:12","guid":{"rendered":"https:\/\/my.enagonews.com\/front\/?p=2207"},"modified":"2025-12-02T09:28:12","modified_gmt":"2025-12-02T00:28:12","slug":"2207-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/2207-2\/","title":{"rendered":"Peringati Hari AIDS Sedunia, Pemkab Nabire Tegaskan Komitmen Bebas Stigma, Dorong Sinergi Komunitas dalam Upaya Penanggulangan HIV\/AIDS"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Yulianus Pasang : Komunitas adalah Kunci Penghentian HIV di Nabire<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"643\" height=\"387\" src=\"https:\/\/news.papuatengah.info\/wp\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/1000117018.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2210\" srcset=\"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/1000117018.png 643w, https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/1000117018-300x181.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 643px) 100vw, 643px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">NABIRE, Papua Tengah &#8211; enagoNews &#8211; Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa peringatan Hari AIDS Sedunia harus menjadi momentum refleksi, evaluasi, dan konsolidasi semua pihak dalam menghadapi tantangan HIV\/AIDS yang masih menjadi isu kesehatan serius di tingkat global, nasional, maupun di Kabupaten Nabire.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengusung tema internasional \u201cLet Communities Lead\u201d atau \u201cBiarkan Komunitas Menjadi Pemimpin\u201d, Yulianus menekankan pentingnya peran komunitas dalam percepatan upaya penghentian HIV. \u201cKomunitas berada di garis depan \u2014 memberikan edukasi, mendorong pemeriksaan dini, mendampingi pengobatan, memerangi stigma, dan menyediakan ruang aman bagi saudara-saudara kita yang hidup dengan HIV,\u201d ujarnya saat menghadiri peringatan Hari AIDS Sedunia di Kantor Bupati Nabire, Senin (1\/11\/2025).<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"643\" height=\"387\" src=\"https:\/\/news.papuatengah.info\/wp\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/1000117019.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2211\" srcset=\"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/1000117019.png 643w, https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/1000117019-300x181.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 643px) 100vw, 643px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Yulianus, peran komunitas di Nabire selama ini sangat signifikan, baik sebagai pendamping lapangan, kader kesehatan, organisasi keagamaan, maupun kelompok masyarakat yang menjembatani layanan kesehatan dengan warga yang membutuhkan. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja tanpa lelah dalam penanggulangan HIV di daerah ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, ia mengingatkan bahwa perjalanan menuju \u201cNabire Bebas Stigma dan Bebas HIV\u201d masih panjang. Tantangan yang masih ditemui antara lain stigma dan diskriminasi, minimnya pemahaman tentang HIV terutama di wilayah pedalaman, akses layanan kesehatan yang belum merata, serta munculnya kasus-kasus baru yang memerlukan penanganan komprehensif.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"643\" height=\"387\" src=\"https:\/\/news.papuatengah.info\/wp\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/1000117017.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2213\" srcset=\"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/1000117017.png 643w, https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/1000117017-300x181.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 643px) 100vw, 643px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemerintah Kabupaten Nabire, kata Yulianus, terus memperkuat strategi penanggulangan HIV\/AIDS melalui peningkatan edukasi berbasis budaya, memperluas layanan tes dan konseling HIV hingga ke kampung-kampung, memastikan keberlanjutan pengobatan ARV bagi ODHA, serta mempererat kemitraan dengan gereja, masjid, sekolah, komunitas pemuda, dan organisasi perempuan. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor karena HIV tidak hanya menjadi persoalan kesehatan, tetapi juga masalah sosial dan pembangunan manusia.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"690\" height=\"460\" src=\"https:\/\/news.papuatengah.info\/wp\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/1000117016.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2214\" srcset=\"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/1000117016.png 690w, https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/1000117016-300x200.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 690px) 100vw, 690px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kepada generasi muda Nabire, Yulianus berpesan agar selalu melindungi diri melalui informasi yang benar, tidak takut memeriksakan diri, dan berani menjadi agen perubahan. \u201cMasa depan Kabupaten Nabire ada di tangan kalian,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di akhir sambutannya, Yulianus mengajak seluruh stakeholder untuk berjalan bersama dengan semangat sinergi, kasih, dan ketulusan hati. Ia optimis bahwa kolaborasi berbagai pihak akan mempercepat terwujudnya target Nabire sehat tanpa stigma.(Red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yulianus Pasang : Komunitas adalah Kunci Penghentian HIV di Nabire NABIRE, Papua Tengah &#8211; enagoNews &#8211; Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa peringatan Hari AIDS Sedunia harus menjadi momentum refleksi, evaluasi, dan konsolidasi semua pihak dalam menghadapi tantangan HIV\/AIDS yang masih menjadi isu kesehatan serius di tingkat global, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2213,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[396,398,400,401,402,403,1],"tags":[],"class_list":["post-2207","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nabire","category-berita-papua-tengah","category-hukum-dan-kriminal","category-pendidikan","category-politik","category-sosial-budaya","category-uncategorized"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2207","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2207"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2207\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2213"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2207"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2207"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2207"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}