{"id":17527,"date":"2026-10-10T00:17:51","date_gmt":"2026-10-09T15:17:51","guid":{"rendered":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/?p=17527"},"modified":"2026-10-10T00:18:33","modified_gmt":"2026-10-09T15:18:33","slug":"papua-tengah-hadapi-tantangan-besar-puluhan-ribu-pekerja-belum-tercover-jaminan-sosial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/papua-tengah-hadapi-tantangan-besar-puluhan-ribu-pekerja-belum-tercover-jaminan-sosial\/","title":{"rendered":"Papua Tengah Hadapi Tantangan Besar: Puluhan Ribu Pekerja Belum Tercover Jaminan Sosial"},"content":{"rendered":"<?xml encoding=\"utf-8\" ?><p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info<\/strong> &ndash; Sebanyak 30.942 tenaga kerja di Provinsi Papua Tengah masih belum terakomodasi dalam program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Kondisi ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk memperluas perlindungan pekerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Sumber Daya Mineral (Disnakertrans ESDM) Provinsi Papua Tengah, Frets James Borai, menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Gubernur Papua Tengah dan BPJS Ketenagakerjaan, sekaligus pelepasan peserta pelatihan ketenagakerjaan bagi Orang Asli Papua (OAP), di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Jumat (9\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&ldquo;Berdasarkan data kementerian, sebanyak 55.632 tenaga kerja yang harus kita lindungi. Namun, yang sudah terakomodasi baru 24.691 orang, sehingga masih ada kekurangan sekitar 30.942 orang,&rdquo; ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dalam laporannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menjelaskan, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,24 miliar untuk program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Program tersebut mencakup perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja dan kematian serta manfaat jaminan sosial lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain perlindungan pekerja, pemerintah juga mendorong peningkatan keterampilan OAP untuk menjawab persoalan pengangguran. Sebanyak 74 peserta dilepas untuk mengikuti pelatihan keterampilan kerja, meliputi servis telepon seluler, menjahit, barista, perbaikan motor tempel, dan bidang lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&ldquo;Program ini diarahkan untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi khusus bagi Orang Asli Papua, sehingga mampu memasuki dunia kerja maupun menciptakan usaha mandiri,&rdquo; katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menyebutkan, total pembiayaan program pelatihan mencapai Rp6,35 miliar, terdiri atas anggaran pelatihan sebesar Rp4,85 miliar dan dana hibah Rp1,5 miliar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan pelaksanaan pelatihan tersebut, Pemprov Papua Tengah berupaya memperluas perlindungan pekerja sekaligus membuka peluang bagi OAP untuk meningkatkan kompetensi dan kemandirian ekonomi. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info &ndash; Sebanyak 30.942 tenaga kerja di Provinsi Papua Tengah masih belum terakomodasi dalam program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Kondisi ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk memperluas perlindungan pekerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Sumber Daya Mineral (Disnakertrans ESDM) Provinsi Papua Tengah, Frets James [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":17532,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","wpai_generated_summary":"","wpai_meta_description":"","footnotes":""},"categories":[560,398,403,399,1162],"tags":[2095,2096,2097,820,772],"class_list":["post-17527","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-daerah","category-berita-papua-tengah","category-berita-sosial","category-headlines","category-pemprov-papua-tengah","tag-bpjs-ketenagakerjaan","tag-disnakertrans-papua-tengah","tag-jaminan-sosial-ketenagakerjaan","tag-nabire","tag-papua-tengah"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17527","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17527"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17527\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17533,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17527\/revisions\/17533"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17532"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17527"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17527"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17527"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}